Jadwal IPO Saham BMHS (Bundamedik Tbk)

Saham BMHS

Kuhuni.com
– IPO Bundamedik Tbk dimulai tanggal 30 Juni 2021 dan tanggal 1-2 Juli 2021. PT Bundamedik Tbk memiliki kode saham BMHS dan akan berencana listing di Bursa Efek Indonesia tanggal 5 Juli 2021.

Penawaran awal saham BMHS sudah berlangsung sejak tanggal 17-22 Juni 2021 secara online (E-IPO). Sementara tanggal efektif untuk penawaran umum akan dinformasikan pada tanggal 28 Juni 2021.

11 Saham Ini Bayar Dividen Tunai Juli 2021, No 11 Paling Oke


Kuhuni.com –
Saham bayar dividen tunai Juli 2021 ke pemegang saham diantaranya saham SMAR, MERK, MICE, TPIA, SCCO dan saham lainnya. Berikut daftar saham yang membayar dividen ke investor Juli 2021.

Saham yang Membayar Dividen Tunai Juli 2021

1. Dividen Saham SMAR

Dividen tunai saham SMAR (Smart Tbk) 2021 sebesar Rp 160 per lembar saham. Pembagian dividen ke pemegang saham dibayar tanggal 2 Juli 2021. Sementara yang berhak mendapat dividen yaitu pemegang saham yang masih memiliki sahamnya hingga cum date 23 Juni 2021.

Aplikasi Trader yang Terdaftar di OJK: Paling Aktif Mei 2021

Mirae Sekuritas (YP)

Aplikasi Trader yang Terdaftar di OJK – Paling aktif Mei 2021
yaitu Neo Host Mobile milik Mirae Aset Sekuritas (YP), MOST Mobile Mandiri Sekuritas milik Mandiri Sekuritas (CC) dan CGS-CIMB iTrade milik CGS-CIMB Sekuritas Indonesia (YU). Berikut daftar selengkapnya berdasarkan hasil statistik dari Bursa Efek Indonesia Mei 2021.

Aplikasi Trader yang Terdaftar di OJK: Nilai Transaksi Terbesar Mei 2021

Dividen Bank BUMN 2021 Mencapai Rp 23,21 Triliun


Dividen Bank BUMN 2021 sebesar Rp 23,21 triliun. Dividen Bank BUMN ini berasal dari bank milik negara yaitu Bank BRI, BNI, BTN dan Mandiri.

Jumlah dividen Bank BUMN yang diterima oleh negara mencapai Rp 13,53 triliun atau sebesar 58 persen dari total dividen yang dibagikan ke pemegang saham. Sisanya diterima oleh pemegang saham publik atau sekitar 42 persen.

Dividen Himbara (Bank BUMN) tahun 2021 ini menurun sebesar 43,33% dibanding jumlah dividen tahun 2020 yang mencapai Rp 40,96 triliun. Dengan demikian penerimaan kas negara juga menurun dibanding perolehan dividen tahun 2020 yang mencapai  Rp 23,9 triliun.


Dividen Bank BRI (BBRI) 2021

Dividen BBRI 2021 sebesar Rp 12,12 triliun atau Rp 98,9 per lembar. Jumlah dividen BBRI 2021 ini menurun 41 persen dibanding jumlah dividen tahun 2020 mencapai Rp 20,62 triliun.

Pendapatan negara dari dividen Bank BRI tahun 2021 juga akhirnya turun jadi Rp 6,88 triliun dari sebelumnya mencapai Rp 11,7 triliun di tahun 2020. Turunnya jumlah dividen Bank BRI disebabkan oleh menurunnya laba bersih yang diperoleh perseroan.

LIHAT JUGA: Histori Dividen BRI Sejak IPO

Dividen Bank Mandiri (BMRI) 2021

Dividen Bank Mandiri (BMRI) 2021 sebesar Rp 10,27 triliun atau  Rp 220,27 per lembar. Jumlah dividen BMRI 2021 ini turun sebesar  37 persen dibanding dividen tahun 2020 mencapai Rp 16,48 triliun.

Dividen yang diperoleh negara dari Bank Mandiri akhirnya juga turun menjadi Rp 6,16 triliun dari sebelumnya di tahun 2020 mencapai Rp 9,89 triliun. Turunnya jumlah dividen yang dibagikan juga sama dengan yang dialami Bank BRI yaitu karena turunnya laba yang diperoleh Bank Mandiri.

LIHAT JUGA: Histori Dividen Bank Mandiri Sejak IPO

Dividen Bank BNI (BBNI) 2021

Dividen BBNI 2021 sebesar Rp 820,1 miliar atau Rp 44 per lembar. Jumlah dividen BBNI 2021 turun sebesar 80% dibanding dividen tahun 2020 yang mencapai Rp 3,84 triliun.

Jumlah dividen yang didapatkan negara dari Bank BNI tahun 2021 sebesar Rp 492,58 miliar, turun drastis dibanding dividen tahun 2020 mencapai Rp 2,3 triliun. Penurunan ini juga disebabkan karena turunnya laba bersih Bank BNI di tahun 2020.

Dividen Bank BTN (BBTN) 2021

Bank BTN tahun 2021 tidak membagikan dividen. Alhasil negara tidak mendapat setoran dividen dari bank BUMN yang satu ini. Sementara tahun 2020 Bank BTN masih membagikan dividen sebesar Rp 20,92 miliar dan negara mendapat dividen sebesar Rp 12,55 miliar dari Bank BTN.

LIHAT JUGA: Histori Dividen Bank BTN Sejak IPO

Deposito OCBC NISP: Informasi Suku Bunga Terbaru 2021


Deposito OCBC NISP
adalah simpanan tabungan berjangka yang disediakan oleh Bank OCBC NISP kepada nasabah dengan memberi keuntungan berupa bunga dalam jangka waktu tertentu.

Bunga Deposito OCBC NISP dapat dioptimalkan dengan cara memperpanjang pokok dan bunga. OCBC NISP menawarkan ke nasabah berupa perpanjangan bunga dan pokok, sehingga bunga akan dibungakan kembali saat diperpanjang atau bunga berbunga.

Siap-siap Bagi Dividen, Adira Mau RUPST


Kuhuni.com
- Pembagian dividen Adira Finance (ADMF) tahun 2021 akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)  tanggal 30 Juni 2021. RUPST Adira akan diselenggarakan pukul 14:00 WIB  di Hall Adira Millennium Centennial Center Lantai 60 Jl. Jenderal Sudirman Kav. 25 Jakarta 12920.

Salah satu agenda pembahasan dalam RUPST  Adira adalah penggunaan laba bersih tahun buku 2020. Adira (ADMF) selama tahun 2020 berhasil meraih laba bersih sebesar Rp 1,02 triliun.

Adira Finance sejak tahun 2005 selalu royal membagikan dividen ke pemgang saham. Bahkan Adira pernah membagikan dividen sebesar Rp 2.700 per lembar di tahunn 2014 dan dividen yield mencapai 37 persen.

Dividen Adira tertinggi selanjutnya ada di tahun 2020 mencapai Rp 1.054 per lembar dan dividen yield sebesar 13 persen.

Adira Finane belum pernah absen membagikan dividen ke investor. Tiap tahunnya selalu membagikan dividen hingga 50 persen dari laba bersih.

LIHAT JUGA: Histori Dividen Adira Sejak IPO

Informasi Singkat Adira Finance

Adira Finance adalah perusahaan pembiayaan yang memberikan kredit motor, kredit mobil, kredit elektronik dan furnitur, kredit multiguna, pembiayaan syariah umrah dan Asuransi Adira.

Adira berdiri sejak tahun 1990 dan mulai beroperasi sejak tahun 1991. Per 31 Maret 2021 Adira Finance (ADMF) telah memberikan pembiayaan ke konsumen sebesar Rp 46,59 triliun. Terdiri dari pembiayaan mobil sebesar Rp 25,06 triliun, pembiayaan sepeda motor Rp 17, 66 triliun, pembiayaan barang elektronik dan furniture Rp 182,53 miliar dan pembiyaan lainnya sebesar Rp 3,68 triliun.

Hingga akhir Maret 2021 Adira Finance (ADMF) memiliki total aset sebesar Rp 25,58 triliun dan ekuitas sebesar Rp 8,19 triliun.

LIHAT JUGA: Asuransi Mobil Terbaik 2021, Terbaru!

20 Saham Ini Bagi Dividen Juni 2021, No 20 Paling Oke


Kuhuni.com –
Jadwal dividen Juni 2021 telah diumumkan dan banyak saham yang bagi dividen ke investor. Pembagian dividen ada di bulan Juli 2021 dan sebagian besar di bulan Juni 2021. Sementara untuk cum dividen semuanya di bulan Juni.

Misalnya Telkom akan membagikan dividen tanggal 2 Juli 2021 ke para investor. Unilever, TOWR,MPMX, KINO, WTON, Kalbe Farma dan saham lainnya membagi dividen bulan Juni 2021.

Cara mendapatkan dividen saham. Bagi investor yang ingin mendapatkan dividen saham-saham yang disebutkan di atas. Kamu cukup membeli sahamnya sebelum tanggal cum date. Setelah itu kamu akan mendapatkan dividen dari saham yang sudah kamu beli.

Saham yang bagi dividen perlu diperhatikan berapa dividen yield yang akan diperoleh. Apa itu dividen yield? Dividen yield adalah persentase nilai yang kita dapatkan saat membeli saham. Persentase ini diperoleh dengan cara membagi jumlah dividen per lembar dengan harga saham yang kita beli.

Kredit Macet Bank BRI, BNI, BCA dan Mandari Kuartal I/2021, Siapa Terbesar?


Kuhuni.com
– Kredit macet Bank BCA, BRI, BNI dan Bank Mandiri kuartal 1 tahun 2021. Bank mana yang memiliki kredit macet terbesar? Dan bank mana yang memiliki kredit macet terkecil? Berikut ulasan kredit macetnya.

1. Kredit Macet Bank BNI (BBNI) Kuartal 1 Tahun 2021

Kredit macet Bank BNI (BBNI) hingga kuartal I/2021 tercatat sebesar Rp 12,13 triliun. Meningkat sebesar 2,70% dari sebelumnya Rp 11,81 triliun pada akhir tahun 2020.

Bank BNI memiliki rasio rasio kredit bermasalah (NPL) bruto sebesar 4,12% dan rasio NPL neto 1,03%. Rasio kredit bermasalah (NPL) bruto Bank BNI turun dibandingkan akhir tahun 2020 yang NPL bruto mencapai 4,25%. Sementara rasio kredit bermasalah (NPL) neto mengalami kenaikan dari sebelumnya hanya 0,98%.

Kode Broker Saham Indonesia: Update Terkini


Kuhuni.com
 – Kode broker saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sampai 2021 mencapai 95 broker saham. Pada tahun 2020 masih terdapat 101 broker saham yang aktif di BEI. Namun sepanjang tahun 2020 ada 6 broker saham yang diberhentikan karena melakukan pelanggaran dan juga tidak memenuhi ketentuan yang ditetapkan BEI.

Bagi trader saham maupun para investor pemula di pasar saham. Tentunya harus lebih hati-hati untuk memilih broker saham. Jangan sampai broker yang saham kamu pilih tiba-tiba disaspen. Berikut daftar broker saham di Bursa Efek Indonesia yang masih aktif.

Tidak adil, toh?


Gaji ketua KPK itu berkisar 120 juta sebulan (termasuk tunjangan dll). Gaji staf-staf KPK bervariasi sekitar 20 s/d 50 juta sebulan.  Tinggi? Wajarlah, pekerjaan mereka penting sekali. Melawan korupsi.

Kalian tahu berapa gaji ditambah bonus komisaris BUMN? Kalau yang sekelas Telkom, PLN, Pertamina, Mandiri, itu sebulan bisa 1.000.000.000 s/d 2.000.000.000, alias milyaran.

Nah, nasibnya adalah, untuk jadi PNS KPK, pegawai-pegawai KPK yang sudah belasan tahun mengabdi, sudah nyata sekali prestasi kerja mereka, kongkrit, nangkepin koruptor, mereka harus ikut buanyak sekali test, termasuk Test Wawasan Kebangsaan. Barulah jadi PNS.

Sekarang pertanyaannya, untuk jadi komisaris, testnya apa?

Berita Utama

Jadwal IPO Bukalapak

Kuhuni.com  – IPO Bukalapak (IDX: BUKA) berencana listing di Bursa Efek Indonesia tanggal 6 Agustus 2021. Jadwal IPO Bukalapak dimulai tangg...