Laba Bersih Bank Syariah Indonesia (BRIS) Kuartal 1 2021 Naik 12,84%


Kuhuni.com
– Laba bersih Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) kuartal 1 2021 naik 12,84 persen. Pendapatan pengelolaan dana Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) per 31 Maret 2021 juga meningkat jadi Rp 4,44 triliun dari sebelumnya hanya Rp 4,24 triliun di kuartal I/2020.

Hak bagi hasil milik BRIS sebesar Rp 3,29 triliun, mengalami kenaikan dari sebelumnya hanya Rp 2,92 triliun. Sementara pendapatan operasional BRIS turun sedikit jadi Rp 637,81 miliar dari sebelumnya mencapai Rp 656,40 miliar.

Kerugian Bank Jago (ARTO) Kuartal 1 2021 Melonjak 50,26 Persen


Kuhuni.com
– Laba bersih Bank Jago Tbk (ARTO) kuartal 1 2021 sebesar Rp -38,13 miliar. Kerugian Bank Jago melonjak hingga 50,26% dibandingkan  kuartal 1 2020 kerugiannya hanya Rp -25,37 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan Bank Jago yang diterbitkan di Bursa Efek Indonesia kuartal 1 2021 . Pendapatan bunga Bank Jago Tbk (ARTO) sebesar Rp 41,85 miliar. Mengalami kenaikan dibanding kuartal 1 2020 hanya Rp 18,94 miliar.

Bank BCA Merestrukturisasi Kredit Senilai Rp 99 Triliun hingga Kuartal 1 2021


Kuhuni.com – Bank BCA (BBCA) hingga kuartal 1 2021 telah merestrukturisasi kredit sebesar Rp 99,10 triliun. Dari laporan keuangan Bank BCA kuartal 1 2021, perseroan menyatakan bahwa Bank BCA memberikan fasilitas restrukturisasi dengan modifikasi persyaratan kredit, pengurangan, atau pengampunan sebagian saldo kredit dan/atau keduanya. Bank BCA juga tidak mempunyai komitmen untuk memberikan fasilitas kredit tambahan terhadap kredit yang telah direstrukturisasi.

Kredit yang telah direstrukturisasi terdiri dari kredit lancar sebesar Rp 86,73 triliun. Kredit kategori dalam perhatian khusus sebesar rp 7,53 triliun. Kategori kurang lancar sebesar Rp 923,30 miliar. Diragukan sebesar Rp 773,51 miliar dan kategori macet sebesar Rp 3,13 miliar.

Bank BNI Merestrukturisasi Kredit Senilai Rp 130 Triliun hingga Kuartal 1 2021


Kuhuni.com - Bank BNI Tbk (BBNI) hingga 31 Maret 2021 sudah merestrukturisasi kredit sebesar Rp 130,65 triliun. Fasilitas restrukturisasi kredit ini berupa penurunan suku bunga kresit sebesar Rp 27,79 triliun. Perpanjangan jangka waktu kredit sebesar Rp 40,94 triliun. Penambahan fasilitas kredit, perjanjian penyelesaian hutang dan interest balloon payments (IBP) sebesar Rp 61,91 triliun.

Sementara jumlah kredit yang telah direstrukturisasi dalam kategori kredit bermasalah sebesar Rp11.76 triliun dari total kredit yang direstrukturisasi.

Kredit Macet dan CKPN Bank BCA Kuartal I/2021, Naik Apa Turun?


Dari hasil laporan keuangan Bank BCA (BBCA) kuartal 1 tahun 2021. Sampai tanggal 31 Maret 2021 Bank BCA (BBCA) sudah menyalurkan kredit sebesar
Rp 572,73 triliun. Jumlah kredit hingga kuartal 1 tahun 2021 ini turun 0,32 % dibanding total kredit tahun 2020 yang mencapai Rp 586,93 triliun.

Dari total kredit yang diberikan, Bank BCA menyisihkan cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) kredit mencapai Rp 29,50 triliun. CKPN Bank BCA hingga kuartal 1 tahun 2021 mengalami kenaikan 9,49% dari sebelumnya di akhir tahun 2020 hanya Rp 26,94 triliun. Dengan demikian Bank BCA memiliki kredit bersih sebesar  yang disalurkan sebesar Rp 543,23 triliun.

Jumlah Kredit Macet Bank BNI Meningkat, NPL Mencapai 4,12 Persen Kuartal I/2021

NPL Bank BNI Kuartal 1 2021

Dari hasil laporan keuangan Bank BNI kuartal 1 tahun 2021 yang telah dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia. Bank BNI (BBNI) sampai akhir Maret 2021 sudah menyalurkan kredit dengan total Rp 559,33 triliun. Turun 4,58% dibanding akhir tahun 2020 total kredit yang diberikan mencapai Rp 586,20 triliun. Bank BNI memiliki cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) sebesar Rp 46,23 triliun, sehingga total kredit bersihnya sebesar  Rp 513,10 triliun.

CKPN Bank BNI (BBNI) selama 3 bulan pertama di tahun 2021 mengalami kenaikan sebesar 4,53% jadi Rp 46,23 triliun dari sebelumnya hanya Rp 44,22 triliun di akhir tahun 2020.

Laba Bersih Bank BJB (BJBR) Kuartal 1 Tahun 2021 Naik 15,05 Persen


Kuhuni.com
– Pendapatan bunga dan syariah Bank BJB Tbk (BJBR) kuartal 1 tahun 2021 sebesar Rp 3,17 triliun. Total pendapatan ini meningkat sebesar 6,94% dibanding periode yang sama dengan tahun sebelumnya hanya  Rp 2,97 triliun. Sementara pendapatan operasional Bank BJB turun sedikit menjadi Rp 275,18 miliar dari sebelumnya mencapai Rp 284,42 miliar.

Bank BJB mencatatkan beban bunga dan bagi hasil syariah di kuartal 1 tahun 2021 sebesar Rp 1,40 triliun, mengalami penurunan dari sebelumnya mencapai Rp 1,47 triliun. Sedangkan beban operasional mengalami kenaikan dari sebelumnya hanya Rp 1,23 triliun menjadi Rp 1,46 triliun kuartal 1 tahun 2021. Pos kenaikan terbesar dari beban operasional ada di beban tenaga kerja dan tunjungan mencapai Rp 672,39 miliar dari sebelumnya hanya Rp 571,92 miliar. Kemudian diiikuti beban penyisihan kerugian penurunan nilai aset keuangan mencapai Rp 128,25 miliar, naik dari sebelumnya hanya Rp 55,03 miliar di tahun 2020.

Laba Bersih BTPN Syariah (BTPS) Kuartal 1 2021 Turun 6,74 Persen

Laba Bersih BTPS Kuartal 1 2021

Kuhuni.com
– Tahun 2021 kuartal 1 pendapatan pengelolaan dana Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) sebesar Rp 1,11 triliun. Pendapatan ini turun sebesar 5,77% dibanding kuartal 1 tahun 2020 yang mencapai Rp 1,18 triliun. Hak bagi hasil milik BTPS tercatat sebesar Rp 1,00 triliun setelah dikurangi hak pihak ketiga sebesar Rp 110,45 miliar.

Jumlah Kredit Macet Bank BRI, BNI, BCA dan Mandari, Lihat Kredit Macet Terbesar dan Terkecil!

Kredit Macet Bank Tahun 2020

Kuhuni.com
– Perbankan raksasa di Indonesia telah melaporkan hasil kinerja sepanjang tahun 2020. Rata-rata kinerja bank besar di Indonesia mencatatkan penurunan laba bersih.


Bank besar di Indonesia seperti Bank BRI, Mandiri, BCA dan BNI sepanjang tahun 2020 kompak mengalami penurunan laba bersih. Penurunan laba bersih rata-rata terjadi kerena meningkatnya cadangan kerugian penurunan nilai setiap bank.


Dari laporang keuangan masing-masing bank juga menunjukkan adanya peningkatan terhadap kredit macet. Berikut ini akan diuraikan jumlah kredit macet dari masing-masing bank besar di atas. Bank manakah jumlah kredit macetnya paling besar? Dan bank Mana jumlah kredit macetnya yang paling kecil?

CKPN Kredit Bank BCA Naik 80,80% Ternyata Sektor Ini Penyebabnya!

CKPN Bank BCA

Bank BCA (BBCA) hingga tahun 2020 telah memberikan kredit sebesar Rp 574,58 triliun. Jumlah kredit ini turun 2,10 % dibanding jumlah kredit tahun 2019 yang mencapai Rp 586,93 triliun (perhatikan total perbandingan kredit pada gambar di bawah).

Berita Utama

Bank BCA Merestrukturisasi Kredit Senilai Rp 99 Triliun hingga Kuartal 1 2021

Kuhuni.com – Bank BCA (BBCA) hingga kuartal 1 2021 telah merestrukturisasi kredit sebesar Rp 99,10 triliun. Dari laporan keuangan Bank BCA ...