Sejarah Perkembangan Bisnis Bank BRI

Profil Bank BRI


Sejarah Bank BRI - Sejarah Bank BRI dimulai sejak 1895. Bank BRI telah berganti nama beberapa kali. Bank BRI pertama kali bernama  De Poerwokertosche Hulpen Spaarbank der Indlandsche Hoofden berubah jadi Hulp en Spaarbank der Indlandsche Bestuurs Ambtenareen, setelah itu mengalami perubahan lagi dengan nama De Poerwokertosche Hulp Spaaren Landbouw Credietbank atau Volksbank.


Pada tahun 1912 berganti nama jadi Centrale Kas Voor Volkscredietwezen Algemene. Pada tahun 1934 kembali berubah nama Algemene Volkscredietbank (AVB). Pada tahun 1942 dengan nama Syomin Ginko. Kemudian, pada tahun 1946 baru memakai nama Bank Rakyat Indonesia (BRI), tetapi pada tahun 1960 berubah lagi dengan nama Bank Koperasi Tani Nelayan (BKTN).  Sampai akhirnya sejak 18 Desember 1968 berdasarkan UU No. 21 tahun 1968 resmi ditetapkan menjadi Bank Rakyat Indonesia.

 

Sejarah Perkembangan Bisnis PT Bank BRI Tbk


  • Tahun 1895

Raden Aria Wiriatmaja pada tanggal 16 Desember 1895, mendirikan De Poerwokertosche Hulp en Spaarbank der Inlandsche Hoofden, sebuah badan pengelola dana masjid di Purwokerto yang bertugas mengelola dan menyalurkan dana kepada masyarakat dengan skema yang sederhana. Lembaga ini sempat mengalami beberapa kali perubahan nama, yakni Hulp en Spaarbank der Inlandshe Bestuurs Ambtenareen (1895), De Poerwokertosche Hulp Spaar-en Landbouw Credietbank atau Volksbank dan kembali mengalami perubahan nama menjadi Centrale Kas Voor Volkscredietwezen Algemene (1912). Tahun 1934 berubah menjadi Algemene Volkscredietbank (AVB), hingga pada masa pendudukan Jepang, AVB berganti nama menjadi Syomin Ginko (1942-1945).


Lihat Juga:

1.    Profil Kode Broker YP (Mirea Sekuritas)

2.    Profil Kode Broker MG (Semesta Indovest Sekuritas)

3.    5 Aplikasi Trading Saham Harian Terbaik

4.    Daftar Broker Forex Terpercaya

5.    Daftar Kode Broker Saham di BEI: Update Terbaru






  • Tahun 1946

Pada tanggal 22 Februari 1946, Pemerintah Indonesia melalui Peraturan Pemerintah No. 1 tahun 1946, mengubah nama Syomin Ginko menjadi Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebagai bank pemerintah yang menjadi ujung tombak dalam mendukung pembangunan perekonomian.

 
  • Tahun 1960
Pemerintah mengubah nama BRI menjadi Bank Koperasi Tani Nelayan (BKTN).

  • Tahun 1968
Sesuai Undang-Undang No. 21 Tahun 1968, Pemerintah kembali menetapkan nama Bank Rakyat Indonesia dengan status sebagai bank umum.
 
  • Tahun 1969
BRI ditunjuk Pemerintah sebagai satu-satunya bank yang bertugas menyalurkan kredit program Bimbingan Masal (Bimas) dan mulai dibentuknya BRI Unit.
 
  • Tahun 1984
Setelah dihentikannya program Bimas oleh Pemerintah, BRI mulai mengelola bisnis mikro secara komersial yang disalurkan melalui BRI Unit.
 
  • Tahun 1992
Sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 21 Tahun 1992, terjadi perubahan status badan hukum BRI menjadi perusahaan perseroan (Persero).
 
  • Tahun 2003
Tanggal 10 November 2003, BRI menjadi PerseroanTerbuka melalui pencatatan saham perdana di Bursa Efek Jakarta (kini Bursa Efek Indonesia/BEI) dengan kode BBRI.
 
  • Tahun 2007
BRI melakukan akuisisi Bank Jasa Artha yang kemudian diubah menjadi PT Bank BRISyariah.
 
  • Tahun 2009
Interkoneksi real time online seluruh jaringan kerja yang pada saat itu berjumlah 6.480 unit kerja.
 
  • Tahun 2011
Tanggal 11 Januari 2011, melaksanakan pemecahan nilai nominal saham dengan perbandingan 1: 2. Tanggal 3 Maret 2011, penandatanganan Akta Akuisisi saham PT Bank Agroniaga Tbk. antara BRI dengan Dana Pensiun Perkebunan (Dapenbun). Tanggal 16 Desember 2011, penandatanganan Instrument of Transfer dan Bought and Sold Notes antara BRI dengan PT Asuransi Jiwa BRIngin Jiwa Sejahtera atas saham BRIngin Remittance Co. Ltd. (Hong Kong).
 
  • Tahun 2013
BRI Hybrid Banking merupakan layanan self- service banking yang pertama di Indonesia.
 
  • Tahun 2014
Jaringan ATM BRI terus bertumbuh mencapai 20.792 unit ATM dan EDC menembus angka 131.204 unit, merupakan jaringan ATM dan EDC terbesar di Indonesia. BRI telah melakukan penandatanganan Kontrak Pengadaan Satelit dan Peluncuran Satelit BRI (BRIsat) dengan Space System/ Loral (SSL) dan Arianespace pada tanggal 28 April 2014.
 
  • Tahun 2015
Pada tahun 2015 BRI membuka Unit Kerja Luar Negeri di Singapura serta mengakuisisi PT Asuransi Jiwa Bringin Jiwa Sejahtera (Bringin Life). Pada tanggal 4 Agustus 2015 BRI resmi meluncurkan Teras BRI Kapal untuk menjangkau masyarakat pesisir kepulauan yang selama ini belum dapat menikmati layanan perbankan. BRI juga meresmikan BRI Corporate University sebagai sarana penunjang yang komprehensif bagi pendidikan pekerja.
 
  • Tahun 2016
Tanggal 18 Juni 2016, pukul 18.38 Waktu Kourou, Guyanan Prancis, satelit milik BRI, BRIsat meluncur dengan sukses. BRIsat menjadi infrastruktur penunjang layanan digital Bank BRI. BRI Mengakuisisi BTMU Finance yang bergerak di bidang multifinance. BTMU Finance berubah nama menjadi BRI Finance.
 
Meluncurkan layanan full-digital branch di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta dan juga program digitalisasi untuk UMKM seperti e-Pasar,Teras BRI Digital. 1 Juta Domain Gratis Untuk UMKM dan Rumah Kreatif BUMN.
 
  • Tahun 2017
Pada tanggal 14 Maret 2017 BRI membuka Unit Kerja Luar Negeri di Timor Leste Pada tanggal 24 Februari 2017 BRI resmi meluncurkan Teras BRI Kapal Bahtera Seva II dan Teras BRI Kapal Bahtera Seva III untuk menjangkau masyarakat pesisir di kepulauan Labuan Bajo dan Halmahera.
 
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”) Perseroan yang diselenggarakan pada tanggal 18 Oktober 2017 telah menyetujui pemecahan nilai nominal saham (stock split) dari semula Rp 250,- (dua ratus lima puluh Rupiah) per saham menjadi Rp 50,- (lima puluh Rupiah) per saham (Rasio 1:5) dan mulai diperdagangkan pada perayaan 14 Tahun Saham BRI melantai dibursa yakni tanggal 10 November 2017.
 
  • Tahun 2018
Dalam rangka meningkatkan layanan kepada nasabah BRI meluncurkan Artificial Intelligence bernama Sabrina sebagai BRI New Assistance yang memudahkan nasabah untuk mendapatkan informasi mengenai Bank BRI. Bank BRI mendorong UMKM Go Digital dengan meluncurkan Indonesia Mall bekerjasama dengan startup-startup market place sehingga memberikan kesempatan kepada UMKM untuk menjual produknya dengan pasar yang lebih luas.
 
BRI telah melakukan penyertaan pada 3 bisnis baru, yaitu 2 (dua) tambahan perusahaan anak, PT BRI Ventura Investama (BRI Venture) dan PT Danareksa Sekuritas (DS), serta penyertaan pada PT Danareksa Investment Management (DIM). Atas penyertaan yang telah dilakukan oleh BRI, maka jumlah Perusahaan Anak
yang dimiliki oleh BRI Group menjadi 7 (tujuh) Perusahaan Anak yaitu Syariah (BRI Syariah), Bank Konvensional (BRI Agro), Remittance (BRI Remittance), Asuransi (BRI Life), Multifinance (BRI Finance), Modal Ventura (BRI Ventures) dan Sekuritas (Danareksa Sekuritas).
 
BRI juga meresmikan BRI Institute sebagai salah satu wujud nyata Bank BRI dalam Membangun Kapasitas Nasional atau National Capacity Building di segmen UMKM.
 
  • Tahun 2019
Bank BRI melalui perusahaan anak BRI Agro meluncurkan PINANG, Digital Lending Perbankan Pertama di Indonesia. Dengan mengkombinasikan teknologi digital, PINANG mempercepat proses pengajuan sampai dengan pencairan kurang dari 10 menit. Pengajuan dapat dilakukan tanpa harus ke bank dan tanpa tatap muka secara langsung. Melalui proses yang cepat, murah, dan aman, serta plafon yang bersaing, PINANG akan memberikan kemudahan ekstra kepada nasabah untuk mengajukan pinjaman.
 
Bank BRI melakukan akuisisi perusahaan yang bergerak di bidang Asuransi Umum yaitu PT. Bringin Sejahtera Artha Makmur (BRINS), akuisisi ini merupakan langkah strategis perseroan untuk menjadi integrated financial solution yang akan semakin melengkapi layanan keuangan yang dimiliki oleh BRI Group.
 
Bank BRI meluncurkan aplikasi BRImo, aplikasi BRI Mobile terbaru berbasis data dengan UI/UX (user interface/ user experience) dan fitur-fitur terbaru yang dapat digunakan oleh nasabah maupun non nasabah BRI tanpa perlu datang ke kantor cabang dengan pilihan sumber dana giro, tabungan dan Uang Elektronik untuk setiap fitur-fiturnya. BRImo memiliki berbagai keunggulan menarik, yakni kemudahan dalam pembukaan rekening Tabungan BRI Britama Muda, login aplikasi menggunakan finger print maupun face id Recognition, cek mutasi rekening hingga 1 tahun kebelakang, penggunaan alias rekening serta akses info promo Bank BRI. Pengguna BRImo hingga Desember 2019 telah mencapai 2,96 juta pengguna.
 
Pada 12 Desember 2019 Bank BRI meluncurkan pinjaman online yang diberi nama CERIA. Melalui peluncuran ini, Bank BRI menjadi bank BUMN pertama yang memiliki aplikasi pinjaman online. Selain berinovasi dengan mengembangkan berbagai produk digital banking, selama periode tahun 2019 Bank BRI juga terus melakukan pemberdayaan UMKM melalui penyaluran KUR senilai Rp 87,9 Triliun kepada lebih dari 4 juta pelaku UMKM. Dari total KUR yang disalurkan selama tahun 2019 oleh Bank BRI tersebut, Rp75,7 Triliun atau 86,1% diantaranya disalurkan khusus di segmen mikro. Dengan demikian, sejak tahun 2015, Bank BRI telah berhasil menyalurkan KUR dengan total nilai mencapai Rp 323,4 Triliun kepada lebih dari 16,6 juta pelaku UMKM diseluruh Indonesia.

Demikianlah sejarah Bank BRI sejak berdiri hingga berkembang menjadi bank terbesar di Indonesia saat ini. Bank BRI juga menjadi bank tertua di Indonesia.

0 comments

Posting Komentar

Berita Utama

5 Aplikasi Jual Beli Saham Terbaik di Indonesia

Aplikasi jual beli saham terbaik di Indonesia – Aplikasi jual beli saham adalah sebuah aplikasi (apk) yang banyak digunakan para trader s...

Pilihan Pembaca