Dividen Interim SCMA 2025 Meroket 80%, Cek Jadwal pembagiannya!

dividen SCMA dari tahun ke tahun
Ilustrasi pertumbuhan nilai dividen. Foto oleh Tumisu Pixabay


PT Surya Citra Media Tbk (IDX: SCMA) resmi mengumumkan pembagian dividen interim tahun buku 2025 sebesar Rp9 per saham. Angka ini naik 80% dibandingkan dividen interim tahun 2024 yang hanya Rp5 per saham.

Dengan harga penutupan saham SCMA di Rp378 per lembar, maka estimasi dividen yield-nya sekitar 2,38%. Lumayan menarik untuk ukuran dividen interim di sektor media.

29 Daftar Emiten Bank di Bursa Efek Indonesia yang Terdaftar di Papan Utama

Daftar saham Bank di Papan Utama Bursa Efek Indonesia
Ilustrasi gambar sebuah kantor pusat sebuah Bank. Foto Mediasaham.com

Kuhuni.com – Hingga tahun 2025, ada 29 bank tercatat di Papan Utama Bursa Efek Indonesia (BEI). Bank besar seperti BCA, BRI, Mandiri, dan Bank Syariah Indonesia (BSI) memperkuat posisi sektor keuangan. Kehadiran mereka mencerminkan stabilitas, kinerja kuat, dan kepercayaan tinggi dari investor.

Saham bank papan utama juga dikenal memiliki likuiditas tinggi. Investor domestik maupun asing banyak menjadikannya pilihan utama untuk investasi jangka panjang.

Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Interim Dividend 2025: Massive US$250 Million Payout Announced

Adaro

1. Overview of PT Adaro Andalan Indonesia Tbk

1.1 A Leading Energy and Mining Company in Indonesia

PT Adaro Andalan Indonesia Tbk is one of Indonesia’s foremost energy and mining companies, operating under the larger Adaro Group. Known for its integrated business model that spans coal mining, logistics, and power generation, the company plays a crucial role in supporting Indonesia’s energy security. Over the years, Adaro has built a strong reputation for financial prudence, operational efficiency, and a commitment to sustainability.

1.2 Financial Performance and Growth Outlook for 2025

As of 2025, Adaro Andalan Indonesia continues to deliver solid financial results driven by steady coal demand, operational excellence, and cost optimization. The company’s nine-month performance up to September 30, 2025, recorded robust earnings, enabling management to reward shareholders with a generous interim dividend. Analysts expect Adaro to maintain positive momentum through continued investment in value-added energy solutions and green transformation initiatives.


2. Key Highlights of the Interim Dividend Distribution

2.1 Dividend Amount and Payout per Share

Based on the Board of Directors and Board of Commissioners' resolution dated November 7, 2025, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk declared an interim cash dividend of US$250,000,000 (two hundred fifty million US dollars) for the fiscal year 2025.
With a total of 7,786,891,760 outstanding shares, each share will receive US$0.0321, showcasing the company’s consistent commitment to shareholder value creation.

AADI Umumkan Dividen Interim 2025 Senilai US$250 Juta, Investor Berpotensi Raup Yield 4,7%

AADI
Gedung Kantor Adaro. Foto dokumentasi Adaro

Pada tahun 2025, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai interim sebesar US$250.000.000 (dua ratus lima puluh juta dolar Amerika Serikat) yang bersumber dari laba bersih sembilan bulan pertama tahun buku 2025.

Dengan jumlah saham beredar sebanyak 7.786.891.760 lembar, dividen ini setara dengan US$0,0321 per lembar saham.

Mengacu pada kurs tengah Bank Indonesia yang diperkirakan berada di kisaran Rp16.000 per dolar AS pada 19 November 2025, total dividen yang akan diterima investor setara dengan sekitar Rp514 per lembar saham.

Apa itu Deposito? Pengertian, Jenis, Keuntungan, dan Tips Memilih Deposito Terbaik

deposito


Mengelola keuangan di era modern membutuhkan strategi yang matang. Bukan hanya soal menabung, tetapi juga bagaimana dana kita bisa bertumbuh sekaligus aman dari inflasi.

Inflasi membuat nilai uang menurun setiap tahun. Artinya, jika uang hanya disimpan di tabungan biasa, nilainya bisa tergerus seiring waktu.

Salah satu cara efektif untuk mengatasinya adalah dengan menempatkan dana pada instrumen investasi yang aman dan stabil, seperti deposito. Instrumen ini banyak dipilih masyarakat Indonesia karena memberikan bunga lebih tinggi daripada tabungan, tetapi tetap memiliki risiko yang rendah.

Mau Deposito di OCBC NISP? Ini Rincian Bunga Terbaru November 2025 & Cara Buka Online di HP

Bunga Deposito OCBC Valas dan Rupiah
Logo Bank OCBC NISP

Deposito OCBC NISP adalah simpanan tabungan berjangka yang disediakan oleh Bank OCBC NISP kepada nasabah dengan memberi keuntungan berupa bunga dalam jangka waktu tertentu. Deposito OCBC bisa dibuka dalam bentuk reguler langsung di bank dan juga deposito digital.

Deposito Digital OCBC NISP menawarkan kemudahan menabung secara online tanpa harus datang ke kantor cabang. Semua proses dilakukan melalui internet banking, aplikasi OCBC mobile, atau OCBC Business, dengan sistem keamanan tinggi dan jaminan dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Bunga Deposito OCBC NISP juga dapat dioptimalkan dengan cara memperpanjang pokok dan bunga. OCBC NISP menawarkan ke nasabah berupa perpanjangan bunga dan pokok, sehingga bunga akan dibungakan kembali saat diperpanjang atau bunga berbunga.

Profil dan Sejarah Bank BRI: Dari Volksbank 1895 hingga Raksasa UMKM Indonesia

Profil Bank BRI

Profil PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) – Bank Tertua dan Terbesar di Indonesia


Identitas Perusahaan

KategoriKeterangan
Nama PerusahaanPT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Kode SahamBBRI
Bidang Usaha UtamaJasa Perbankan
SektorKeuangan
SubsektorBank
IndustriBank
SubindustriBank
Tanggal Pencatatan di BEI10 November 2003
Papan PencatatanUtama
NPWP0010016087093000
Biro Administrasi EfekDatindo Entrycom

Kantor Pusat dan Kontak

  • Alamat Kantor Pusat:
    Gedung BRI I, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 44–46, Jakarta Pusat 10210

  • Telepon: (021) 575 1966

  • Faksimile: (021) 5752010, 5700916

  • Email Resmi: humas@bri.co.id; corsec@bri.co.id

  • Situs Web: www.bri.co.id

Saham PJHB ARA di Hari Pertama Listing di BEI, Naik ke 412 per Lembar

PJHB ARA

Kuhuni.com —
Saham PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk (PJHB) langsung melesat pada hari pertama pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis, 6 November 2025. Dalam debut perdagangannya, saham emiten pelayaran ini mengalami Auto Rejection Atas (ARA) setelah naik sebanyak 24,84% dari harga penawaran umum perdana (IPO).

Saham PJHB dibuka pada harga Rp330 per saham sesuai harga IPO, dan tak butuh waktu lama untuk menembus batas atas ke level Rp412 per saham, atau naik Rp82 dari harga penawaran dengan jumlah antrian beli mencapai 2 juta lot.

Lonjakan ini menunjukkan minat tinggi investor terhadap sektor pelayaran, terutama di tengah prospek positif logistik dan transportasi laut nasional.

Terbaru

      Konten Pilihan