Kode broker XL – Stockbit: Cek Profil, Modal Kerja dan Nilai Trading Saham Stockbit ( Update Agustus 2026)


Kode Broker XL
– Broker saham adalah perusahaan sekuritas yang menghubungkan para investor ritel dan korporasi dengan Bursa Efek Indonesia (BEI). Broker saham  yang ada di Indonesia hampir mencapai ratusan, baik broker saham lokal maupun broker saham asing.

Broker saham ini semua terdaftar resmi dan mendapat izin dari OJK dan BEI. Salah satu broker saham milik lokal yaitu kode broker XL.

Kode broker XL adalah kode broker saham milik Stockbit Sekuritas atau PT Stockbit Investa Bersama. Broker XL merupakan salah satu broker saham yang banyak digunakan para Gen Z sebab Aplikasi Stockbit sangat ramai digunakan para trader muda.

Kode broker XL – Profil Stockbit Sekuritas

Broker XL didirikan pada tahun 1990 atas nama PT Mahakarya Artha Sekuritas merupakan salah satu perusahaan efek yang terdaftar di OJK dengan nomor izin KEP-132/PM/1992.

Pada tahun 2021 saham Mahakarya Artha Sekuritas diambil alih oleh PT Stockbit Investa Bersama dan resmi berganti nama menjadi Stockbit Sekuritas.

Stockbit Sekuritas menyediakan jasa layanan berupa; riset ekuitas emiten, transaksi perdagangan saham, sebagai perantara perdangan efek dan layanan lainnnya yang terkati dengan pasar modal di Indonesia.

Data Kode Broker XL dari Bursa Efek Indonesia:


1. Identitas Perusahaan

Nama Anggota Bursa : Stockbit Sekuritas Digital
Kode Broker : XL
NPWP : 01.354.417.6-054.000
Nomor Akte : No. 188, tanggal 16 April 1990
Status Perusahaan : Lokal
Status Operasional : Aktif


2. Permodalan

Modal Dasar : Rp100.000.000.000
Modal Disetor : Rp100.000.000.000
Nilai MKBD Terakhir : Rp578 Miliar


3. Izin Usaha & Kegiatan Usaha

Stockbit Sekuritas Digital telah memperoleh izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk menjalankan kegiatan sebagai berikut:

  • Online Trading (Perantara Pedagang Efek) — izin utama untuk melaksanakan transaksi jual beli saham di Bursa Efek Indonesia secara daring.

  • Online AO (Authorized Officer) — memungkinkan aktivitas transaksi langsung melalui sistem yang diawasi oleh petugas berizin.

  • RT AO (Remote Trading Authorized Officer) — memberi keleluasaan bagi nasabah melakukan transaksi saham secara jarak jauh dengan pengawasan penuh dari sistem BEI.


4. Kantor Pusat

RDTX Square, Lantai 33
Jl. Prof. Dr. Satrio No.164, Jakarta Selatan 12930

Telepon : (021) 50959-330
Faks : (021) 50959-339
Situs : www.stockbit.com


5. Dewan Manajemen

Komisaris Utama (Komisaris Independen) : Bacelius Ruru
Komisaris : Wellson Lo
Direktur Utama : Megawati Soewardi
Direktur : Jana Lukito


6. Pemegang Saham

  • PT Stockbit Investa Bersama : 85%

  • PT Cuan Tumbuh Bersama : 15%


Aplikasi Trading Saham Stockbit

Broker saham XL  memiliki aplikasi trading saham bernama Stockbit. Para investor yang buka akun saham di Stockbit Sekuritas Digital biasanya menggunakan aplikasi Stockbit untuk trading saham online. Aplikasi trading saham ini bisa dipakai di ponsel android dan iOS.

Lihat Juga: Tips Trading Saham untuk Pemula Agar Cepat Cuan

Generasi Milenial dan Gen Z sangat familiar dengan aplikasi Stockbit. Mengingat aplikasi Stockbit baru muncul di tahun 2021. Jadi tidak heran pengguna Stockbit didominasi oleh Gen Z dan kalangan kaum muda saat ini.

Jadi tidak heran kalau Broker XL menempati peringkat pertama sebagai broker saham yang paling aktif di Bursa Efek Indonesia. Selain itu Nilai transaksi Stockbit juga sangat besar tiap bulannya.

Lihat Juga: 10 Aplikasi Trading Saham Terbaik

Nilai Transaksi dan MKBD Broker Stockbit 2026 Melonjak Signifikan

Nilai transaksi broker Stockbit di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang Januari hingga Juli 2026 mencapai sekitar Rp669,37 triliun. Angka tersebut melonjak sekitar 216,30% dibandingkan nilai transaksi pada periode yang sama tahun 2025 yang mencapai Rp211,62 triliun.

Nilai transaksi terbesar Stockbit pada 2026 tercatat pada Januari sebesar Rp166,77 triliun, kemudian Februari sebesar Rp107,00 triliun dan April sebesar Rp100,47 triliun.

Nilai Trading Saham Broker Stockbit Januari–Agustus 2026:

Bulan

Nilai Trading Saham 2026 (Rp triliun)

Nilai Trading Saham 2025 (Rp triliun)

Nilai Trading Saham 2024 (Rp triliun)

Januari

166,77

18,16

7,66

Februari

107,00

17,17

6,02

Maret

63,81

14,71

6,07

April

100,47

16,41

6,03

Mei

67,94

23,16

7,27

Juni

81,39

24,95

5,14

Juli

82,00

41,72

9,21

Agustus

55,35

11,68

September

71,11

13,59

Oktober

112,30

15,12

November

90,51

13,89

Desember

111,49

14,64

Catatan: Sumber data diambil dari BEI. Tanda "—" menunjukkan data 2026 belum diterbitkan oleh Bursa Efek Indonesia.

Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, peningkatan aktivitas transaksi Stockbit terlihat sangat tajam. Dalam Januari–Juli 2025, nilai transaksi Stockbit tercatat sekitar Rp155,43 triliun, sedangkan pada periode yang sama 2026 telah mencapai Rp669,37 triliun.

Kenaikan terbesar terjadi pada awal tahun. Pada Januari 2026, nilai transaksi Stockbit mencapai Rp166,77 triliun, atau sekitar sembilan kali lipat dibandingkan Januari 2025 yang sebesar Rp18,16 triliun. Pada Februari 2026, nilai transaksi mencapai Rp107,00 triliun, dibandingkan Rp17,17 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pada Maret 2026, nilai transaksi berada di level Rp63,81 triliun, kemudian kembali meningkat menjadi Rp100,47 triliun pada April. Setelah turun menjadi Rp67,94 triliun pada Mei, nilai transaksi kembali meningkat pada Juni dan Juli masing-masing menjadi Rp81,39 triliun dan Rp82,00 triliun.

Dengan demikian, hingga Juli 2026 Stockbit telah mencatat nilai transaksi lebih dari Rp669 triliun, jauh melampaui total transaksi sepanjang 2025 yang berdasarkan data satu tahun penuh mencapai sekitar Rp676,12 triliun. Artinya, hanya dalam tujuh bulan pertama 2026, nilai transaksi Stockbit sudah mendekati keseluruhan nilai transaksi yang dibukukan sepanjang 2025.

Lihat Juga: Panduan Lengkap Investasi Saham untuk Pemula

Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD) Broker Stockbit Januari–Agustus 2026

Selain peningkatan nilai transaksi, Stockbit juga menunjukkan penguatan yang sangat besar dari sisi Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD).

Rata-rata MKBD Stockbit sepanjang Januari–Agustus 2026 mencapai sekitar Rp607,23 miliar. Angka ini meningkat lebih dari tiga kali lipat dibandingkan rata-rata MKBD pada periode yang sama 2025 sebesar Rp193,43 miliar, serta sekitar enam kali lipat dibandingkan rata-rata Januari–Agustus 2024 yang sebesar Rp99,51 miliar.

Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD) Broker Stockbit Januari–Agustus 2026:

Bulan

MKBD 2026 (Rp miliar)

MKBD 2025 (Rp miliar)

MKBD 2024 (Rp miliar)

Januari

481,05

165,52

96,68

Februari

591,21

171,73

99,52

Maret

627,89

178,99

101,52

April

616,72

184,50

98,90

Mei

660,39

191,39

97,83

Juni

646,87

187,56

99,63

Juli

656,34

202,97

101,12

Agustus

577,36

264,75

100,89

September

302,33

105,80

Oktober

358,93

106,76

November

419,14

103,99

Desember

470,51

129,36


Baca Juga: Cara Trading Saham untuk Pemula agar Untung

MKBD Stockbit mulai berada jauh di atas level tahun-tahun sebelumnya sejak awal 2026. Pada Januari 2026, MKBD tercatat sebesar Rp481,05 miliar, naik hampir tiga kali lipat dibandingkan Januari 2025 sebesar Rp165,52 miliar.

Kenaikan kemudian berlanjut pada Februari menjadi Rp591,21 miliar dan mencapai Rp627,89 miliar pada Maret. Pada April, MKBD sedikit turun menjadi Rp616,72 miliar sebelum kembali meningkat pada Mei menjadi Rp660,39 miliar.

MKBD tertinggi dalam delapan bulan pertama 2026 tercatat pada Mei sebesar Rp660,39 miliar. Setelah itu, MKBD berada di level Rp646,87 miliar pada Juni dan Rp656,34 miliar pada Juli.

Pada Agustus 2026, MKBD Stockbit tercatat sebesar Rp577,36 miliar. Meski turun dibandingkan Juli, angka tersebut masih jauh lebih tinggi dibandingkan Agustus 2025 yang berada di level Rp264,75 miliar. Secara tahunan, MKBD Agustus 2026 meningkat sekitar 118,08% dibandingkan Agustus 2025.

Secara keseluruhan, data tersebut menunjukkan bahwa Stockbit mengalami ekspansi yang sangat besar baik dari sisi nilai transaksi maupun kapasitas modal kerja sepanjang 2026. Nilai transaksi yang telah mencapai Rp669,37 triliun hingga Juli 2026 menunjukkan peningkatan aktivitas perdagangan yang sangat signifikan, sementara rata-rata MKBD Januari–Agustus 2026 yang mencapai Rp607,23 miliar menunjukkan posisi permodalan yang jauh lebih kuat dibandingkan dua tahun sebelumnya.

Namun, peningkatan MKBD tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa seluruh kenaikan nilai transaksi disebabkan oleh peningkatan modal. MKBD merupakan indikator kemampuan modal perusahaan efek dalam menopang aktivitas dan risiko operasionalnya, sehingga perubahan MKBD perlu dibaca bersama dengan perkembangan nilai transaksi dan faktor bisnis lainnya.

0 comments

Posting Komentar

Terbaru

      Konten Pilihan