Laba Bersih Bank BRI Kuartal 3/2021 Meningkat 36,41 Persen

Kantor Pusat BRI


Kuhuni.com – Laporan keuangan Bank BRI Kuartal tiga tahun 2021 telah diterbitkan oleh perseroan. Dari hasil laporan keuangan menunjukkan pendapatan Bank BRI (IDX: BBRI) kuartal 3 tahun 2021 sebesar Rp 90 triliun. Pendapatan ini meningkat dibanding periode yang sama tahun 2020 sebesar Rp 85,85 triliun. Sementara beban bunga dan syariah mengalami penurunan tajam jadi Rp 19,31 triliun dari sebelumnya mencapai Rp 29,80 triliun di kuartal 3 tahun 2020. Dengan demikian pada kuartal 3 tahun 2021 pendapatan bersih bunga dan syariah Bank BRI naik manjadi Rp 71,69 triliun dari sebelumnya hanya Rp 56,04 triliun.

Pada kuartal 3 tahun 2021 pendapatan operasional Bank BRI naik jadi Rp 25,15 triliun dari sebelumnya Rp 21,47 triliun. Pendapatan operasional ini terdiri dari pendapatan provisi dan komisi Rp 12,27 triliun, pendapatan kembali aset yang telah dihapusbukukan Rp 6,52 triliun dan keuntungan dari penjualan efek dan obligasi sebesar Rp 2,88 triliun dan lain-lain sebesar Rp 2,20 triliun.

LIHAT JUGA: Besar Bunga Deposito Bank BRI, Cara Menghitung dan Keuntungannya

Beban penyisihan kerugian penurunan nilai aset keuangan Bank BRI juga mengalami kenaikan di kuartal 3 tahun 2021 menjadi Rp 27,59 triliun sedangkan QIII-2020 hanya Rp 18,58 triliun.

Meningkatnya pendapatan bersih Bank BRI akhirnya membuat laba bersih Bank BRI Tbk (BBRI) jadi naik. Laba bersih BBRI kuartal 3 tahun 2021 sebesar Rp 19.25 triliun, meningkat 36,41% dibandingkan kuartal 3 tahun 2020 laba bersih hanya Rp 14,11 triliun. Dengan demikian laba bersih per saham BBRI pada kuartal 3 tahun 2021 menjadi Rp 154 per lembar saham (Q3-2020  Rp 115 per lembar saham).

LIHAT JUGA: Dividen BBRI dari Tahun ke Tahun

Sampai akhir September 2021 PT Bank BRI Tbk (BBRI) memiliki total aset sebesar Rp 1.619 triliun yang di dalamnya terdapat kredit yang diberikan sebesar Rp 1.017 triliun. Jumlah liabilitas BBRI tercatat sebesar Rp 1.339 triliun yang di dalamnya terdapat  simpanan nasabah sebesar Rp 1.135 triliun.

Pada Laporan Keuangan BRI kuartal 3 tahun 2021  menunjukkan total ekuitas Bank BRI yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 277,28 triliun. Terakhir yang tidak kalah penting yaitu, Bank BRI hingga akhir September 2021 memiliki rasio Non-Performing Loan (NPL) 3,29% (akhir tahun 2020 NPL 2,94%.). Sementara NPL Neto Bank BRI sebesar 0,86% ada kenaikan dibanding akhir tahun 2020 hanya 0,80%.

0 comments

Posting Komentar

Aplikasi Trading Saham Terbaik

Aplikasi Trading Saham Terbaik
10 Aplikasi Saham Terbaik OJK: Resmi dan Aman Digunakan

Berita Utama

20 Aplikasi Trading Terdaftar di OJK: Paling Banyak Digunakan

Aplikasi Trading Terdaftar di OJK – Paling banyak digunakan tahun 2022  yaitu Neo Host Mobile milik Mirae Aset Sekuritas (YP),  aplikasi IPO...