Akibat Pandemi Laba Bersih Jasa Marga 2020 Longsor 77,3 Persen

Kinerja Jasa Marga 2020

Kuhuni.com
– Laba bersih Jasa Marga Tbk (JSMR) tahun 2020 sebesar Rp 501,05 miliar. Laba bersih JSMR tahun 2020 yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk anjlok 77,3% dibandingkan tahun 2019 laba bersih mencapai Rp 2,21 triliun.

Laba Per Saham JSMR 2020

Bila diperhatikan pada laporan keuangan JSMR di atas. Total pendapatan PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) dari Januari hingga Desember 2020 sebesar Rp 13,7 triliun.

Terdiri dari pendapatan tol Rp 8,76 triliun, turun 13,52% bila dibandingkan 2019 yang mencapai Rp 10,13 triliun. Pendapatan non tol sebesar Rp 824,73 miliar, turun sedikit dibanding 2019 Rp 853,46 miliar. Pendapatan konstruksi sebesar Rp 4,11 triliun, turun tajam  hingga 73,18% bila dibandingkan 2019 Rp 15,36 triliun. Total pendapatan JSMR  yang mencapai Rp 13,7 triliun ini mengalami penurunan hingga  48% dibanding tahun 2019 yang mencapai Rp 26,35 triliun.

Baca Juga: Tahun 2020 Waskita Rugi 7,3 Triliun

Beban pokok pendapatan JSMR pada 2020 sebesar Rp 8,34 triliun mengalami  penurunan hingga 58% dari sebelumnya 2019 Rp 19,9 triliun. Sehingga laba kotor juga ikut turun 16,91%, jadi  Rp 5,35 triliun dari sebelumnya Rp 6,44 triliun di tahun 2019.

Sementara beban umum dan administrasi mengalami penurunan jadi Rp 1,23 triliun dari sebelumnya Rp 1,47 triliun di tahun 2019. Sedangkan untuk penghasilan keuangan Jasa Marga mencatatkan pendapatan sebesar Rp 449,75 miliar turun dibanding tahun 2019 Rp 532,47 miliar.


Laba Bersih JSMR 2020Namun biaya keuangan meningkat 49,89%, 2020 Rp 3,64 triliun (2019 Rp 2,43 triliun). Meningkatnya beban keuangan serta turunnya pendapatan membuat laba bersih anlok, sehingga laba per saham juga turun. Laba bersih per saham JSMR pada tahun 2020 menjadi Rp 69,04 per saham (2019  Rp 304,10 per saham).

Baca Juga: Laba Bersih WIKA 2020 Anjlok Tinggal 185 Miliar

Hingga 31 Desember 2020 PT Jasa Marga Tbk (JSMR) memiliki total aset sebesar Rp 104,08 triliun. Terdiri dari aset lancar sebesar Rp 10,7 triliun yang di dalamnya terdapat kas dan setara kas sebesar Rp 4,59 triliun dan piutang Rp 4,41 triliun. Sementara Aset tidak lancar sebesar Rp 93,38 triliun.

Jumlah liabilitas/hutang JSMR tercatat sebesar Rp 79,31 triliun. Terdiri dari jumlah hutang jangka pendek sebesar Rp 14,92 triliun yang di dalamnya terdapat hutang bank Rp 5,6 triliun.

Baca Juga: Laba Bersih PTBA 2020 Turun 41,17%

Sementara hutang jangka panjang Rp 64,38 triliun yang di dalamnya terdapat hutang bank Rp 52,98 triliun dan obligasi Rp 3,28 triliun. Terakhir, JSMR memiliki total ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 19,07 triliun.

0 comments

Posting Komentar

Aplikasi Trading Saham Terbaik

Aplikasi Trading Saham Terbaik
10 Aplikasi Saham Terbaik OJK: Resmi dan Aman Digunakan

Berita Utama

20 Aplikasi Trading Terdaftar di OJK: Paling Banyak Digunakan

Aplikasi Trading Terdaftar di OJK – Paling banyak digunakan tahun 2022  yaitu Neo Host Mobile milik Mirae Aset Sekuritas (YP),  aplikasi IPO...