Tahun 2020 WSKT Rugi 7,37 Triliun

Kuhuni.com – Laba bersih Waskita Karya Tbk (WSKT) tahun 2020 sebesar Rp -7,37 triliun. Tahun 2020 WSKT mengalami kerugian yang sangat besar, padahal pada tahun 2019 Waskitamasih mendapatkan laba bersih sebesar Rp 938,14 miliar.

Laporan Keuangan WSKT

Bila diperhatikan pada laporan keuangan WSKT di atas. Total pendapatan usaha PT Waskita Karya Tbk (WSKT) dari Januari hingga Desember 2020 sebesar Rp 16,19 triliun. Pada tahun 2020 pendapatan WSKT turun hingga 48,41% dibanding tahun 2019 yang pendapatannya mencapai Rp 31,38 triliun.

Baca Juga: Laba Bersih PPRE Tahun 2020 Anjlok 82%

Beban pokok pendapatan WSKT di tahun 2020 sebesar Rp 18,16 triliun. Lebih besarnya beban pokok dibanding pendapatan membuat Waskita jadi rugi sebesar Rp -1,97 triliun. Ditambah dengan beban penjualan, umum dan administrasi serta beban lainnya membuat kerugian WSKT semakin dalam yakni mencapai Rp -4,33 triliun. Kerugian WSKT semakin parah dengan bertambahnya beban keuangan yang mencapai Rp 4,47 triliun.   

Laba Per Lembar Saham Waskita 2020

Menurunnya pendapatan usaha WSKT sepanjang tahun 2020 akhirnya membuat Waskita mengalami kerugian besar karena tidak mampu menutupi segala beban operasional dan juga beban keuangan. Maka, laba bersih per saham WSKT pada tahun 2020 jadi Rp -543,58 per saham (2019  Rp 69,11 per saham).

Hingga akhir tahun 2020 PT Waskita Karya Tbk (WSKT) memiliki total aset sebesar Rp 105,59 triliun. Terdiri dari aset lancar sebesar Rp 32,53 triliun yang di dalamnya terdapat kas dan setara kas sebesar Rp 1,2 triliun.

Baca Juga: Laba Bersih WSBP Kuartal 2 2020 Anjlok 98,62%

Sementara Aset tidak lancar sebesar Rp 73,05 triliun. Jumlah liabilitas/hutang WSKT tercatat sebesar Rp 89,01 triliun. Terdiri dari jumlah hutang jangka pendek sebesar Rp 48,23 triliun yang di dalamnya terdapat pinjaman bank (pihak berelasi Rp 17,25 triliun dan pihak ketiga Rp 7,61 triliun) dan utang obligasi sebesar Rp 2,83 triliun.

Sedangkan hutang jangka panjang sebesar Rp 40,77 triliun yang di dalamnya terdapat pinjaman bank (pihak berelasi Rp 9,12 triliun dan pihak ketiga Rp 13,96 triliun) dan utang obligasi sebesar Rp 9,72 triliun.

Terakhir, WSKT memiliki total ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 7,53 triliun.

0 comments

Posting Komentar

Berita Utama

10 Saham Paling Cuan: 11-15 Oktober 2021

Saham paling cuan – untung Minggu kedua Oktober 2021 ditempati saham PANI (Pratama Abadi Nusa Industri Tbk). Harga saham PANI ARA ke leve...

Pilihan Pembaca