Kalkulator Bunga Deposito

Kalkulator Bunga Deposito

Kalkulator bunga deposito ini dapat digunakan untuk menghitung bunga deposito yang akan kita dapat. Cukup masukkan nominal uang  yang ingin didepositokan, masukkan nilai suku bunga dari bank yang diinginkan, kemudian tekan tombol hitung. Maka akan keluar hasilnya

Kalkulator Bunga Deposito

Deposito Superbank: Bunga Tinggi, Fleksibel, dan 100% Digital (Update Oktober 2026)

bunga deposito superbank
Bunga deposito superbank


Buka Deposito Berjangka Superbank sangat mudah , proses serba digital, serta suku bunga besar hingga 7,50% per tahun.

Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat akan instrumen investasi yang aman, fleksibel, dan mudah diakses, deposito digital menjadi salah satu pilihan paling populer.

Baca: Jadwal IPO SUPA, Cek Prospek Saham Super Bank Indonesia Tbk

Salah satu produk yang semakin banyak menarik perhatian adalah Deposito Berjangka Superbank, sebuah layanan simpanan berjangka yang ditawarkan oleh PT Super Bank Indonesia, sebuah bank digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta menjadi peserta penjaminan LPS.

Daily Stock Market Summary: IHSG Anjlok 1,02%, Asing Kembali Net Sell pada 1 Oktober 2026

IHSG Hari Ini Turun 1,02 Persen

JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis, 1 Oktober 2026.

Berdasarkan statistik perdagangan BEI, IHSG ditutup di level 6.009,502, turun 61,636 poin atau 1,02 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di level 6.071,138.

Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak pada rentang 5.973,163 hingga 6.095,234.

Penurunan IHSG tersebut terjadi di tengah aktivitas perdagangan saham yang mencapai puluhan miliar saham. Total volume perdagangan saham tercatat sebanyak 32,038 miliar saham, sedangkan nilai transaksi mencapai Rp11,052 triliun.

Frekuensi transaksi saham tercatat sebanyak 1,571 juta kali.

Gedung Bursa Efek Indonesia. Dokumentasi Kuhuni.com

Investor Asing Catat Net Sell Rp241,86 Miliar

Tekanan di pasar saham juga terlihat dari aktivitas investor asing.

Pada perdagangan 1 Oktober 2026, investor asing mencatat net sell sebesar Rp241,86 miliar atau sekitar US$13,48 juta.

Secara year to date (YTD), akumulasi net sell investor asing mencapai Rp81,28 triliun atau sekitar US$4,53 miliar.

Sementara itu, market PER tercatat sebesar 12,38 kali dan market PBV berada di level 1,60 kali.

15 Aplikasi Trading Terbaik di Indonesia: Pilihan untuk Pemula dan Trader

Memilih aplikasi trading terbaik di Indonesia tidak selalu mudah, terutama bagi pemula. Saat ini ada banyak aplikasi yang menawarkan berbagai produk, mulai dari saham, forex, emas, komoditas, hingga cryptocurrency.

Setiap aplikasi trading memiliki karakteristik yang berbeda. Ada yang lebih cocok untuk trading saham, ada yang fokus pada forex dan komoditas, sementara yang lain lebih dikenal sebagai aplikasi trading crypto.

Karena itu, istilah "terbaik" sebaiknya tidak hanya dilihat dari popularitas aplikasi. Pemula juga perlu melihat legalitas, jenis instrumen, biaya transaksi, kemudahan penggunaan, fitur analisis, edukasi, akun demo, serta kualitas layanan pelanggan.

aplikasi trading terbaik indonesia
Aplkasi Trading Terbaik di Indonesia / Kuhuni.com
 

Daftar Aplikasi Trading Terbaik di Indonesia

Berikut 15 aplikasi trading dan investasi yang dapat menjadi pilihan sesuai jenis instrumen dan kebutuhan pengguna.

1. Agrodana Futures

Agrodana Futures adalah broker lokal yang menawarkan trading pada instrumen forex, indeks, dan komoditas.

Salah satu hal yang membedakannya adalah penyediaan analisis fundamental harian. Fitur tersebut dapat membantu trader yang ingin memahami pergerakan pasar berdasarkan kondisi ekonomi dan berita global.

Dengan demikian, Agrodana Futures dapat menjadi salah satu pilihan bagi pengguna yang tertarik dengan trading forex dan komoditas serta ingin mendapatkan informasi fundamental secara rutin.

Kelebihan:

  • Analisa fundamental harian.
  • Resmi terdaftar di Bappebti.
  • Fokus pada forex, indeks, dan komoditas.

Kekurangan:

  • UI aplikasi masih dapat ditingkatkan.
  • Instrumen masih lebih terbatas dibandingkan beberapa broker besar.

25 Aplikasi Trading Terpercaya dan Resmi di Indonesia yang Terdaftar OJK dan BEI

Memilih aplikasi trading saham tidak cukup hanya melihat jumlah pengguna, tampilan aplikasi, atau besarnya promosi di media sosial. Hal yang lebih penting adalah mengetahui siapa perusahaan sekuritas di balik aplikasi tersebut, apakah perusahaan memiliki izin OJK, dan apakah perusahaan tersebut merupakan Anggota Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dalam perdagangan saham di Indonesia, investor membeli dan menjual saham melalui perusahaan efek yang menjadi Anggota Bursa. BEI menjelaskan bahwa banyak Anggota Bursa menyediakan fasilitas online trading untuk memudahkan investor melakukan transaksi saham.

Artikel ini membahas 25 aplikasi trading saham yang berasal dari perusahaan sekuritas yang telah masuk dalam daftar yang digunakan dalam artikel ini sebagai sekuritas resmi OJK dan Anggota Bursa BEI.

Aplikasi Trading Terpercaya OJK
Seorang investor sedang mengamati grafik di aplikasi trading. Foto oleh TheInvestorPost from Pixabay

Daftar ini bukan dibuat berdasarkan peringkat aplikasi terbaik. Tujuannya adalah membantu investor, terutama pemula, memahami legalitas perusahaan di balik aplikasi, nama aplikasi, biaya transaksi, fitur, serta karakteristik masing-masing platform.

Catatan: istilah "aplikasi trading resmi OJK" dalam artikel ini digunakan untuk memudahkan pencarian informasi. Secara teknis, yang memiliki izin dan berada dalam pengawasan OJK adalah perusahaan efek/sekuritasnya, bukan aplikasi sebagai produk perangkat lunak.

Daftar Isi

  1. Apa Itu Aplikasi Trading Resmi?
  2. Apakah Aplikasi Trading Terdaftar di OJK?
  3. Daftar 25 Aplikasi Trading Resmi di Indonesia
  4. Tabel Perbandingan Aplikasi Trading
  5. Aplikasi Trading untuk Pemula
  6. Cara Memilih Aplikasi Trading
  7. Cara Mengecek Legalitas Sekuritas

Apa Itu Aplikasi Trading Resmi?

Aplikasi trading saham adalah platform yang digunakan nasabah perusahaan sekuritas untuk melakukan aktivitas seperti melihat harga saham, memasukkan order beli dan jual, memantau portofolio, melihat transaksi, serta mengelola dana yang berkaitan dengan aktivitas perdagangan saham.

Namun, aplikasi tersebut bukan pihak yang menjadi Anggota Bursa.

Perusahaan sekuritaslah yang menjadi perantara transaksi investor di pasar modal.

Karena itu, ketika mencari aplikasi trading resmi, investor sebaiknya tidak hanya mencari nama aplikasinya. Periksa juga:

  • nama perusahaan sekuritas;
  • izin perusahaan;
  • status pengawasan OJK;
  • status sebagai Anggota Bursa BEI;
  • aplikasi resmi yang digunakan perusahaan;
  • rekening dana nasabah (RDN);
  • biaya transaksi;
  • alamat website resmi.

OJK secara berkala menerbitkan data perusahaan efek. Data perusahaan efek Agustus 2026 tersedia dalam kanal resmi OJK.

Sementara itu, BEI menyediakan profil Anggota Bursa dan informasi mengenai fasilitas perdagangan yang mereka miliki.

Apakah Aplikasi Trading Terdaftar di OJK?

Pertanyaan ini sering muncul ketika investor mencari aplikasi trading terpercaya OJK atau aplikasi trading resmi OJK.

Jawabannya perlu diluruskan.

Secara teknis, OJK memberikan izin dan melakukan pengawasan terhadap perusahaan efek, bukan memberikan status "terdaftar OJK" kepada aplikasi seperti halnya sebuah perusahaan sekuritas.

Karena itu, cara yang lebih tepat adalah:

Aplikasi → dimiliki/disediakan oleh perusahaan sekuritas → perusahaan sekuritas memiliki izin OJK → perusahaan merupakan Anggota Bursa BEI.

Contohnya, ketika investor menggunakan IPOT, yang harus diperiksa bukan hanya aplikasi IPOT, tetapi perusahaan di belakangnya, yaitu PT Indo Premier Sekuritas.

Demikian juga ketika menggunakan Stockbit, yang perlu diperhatikan adalah PT Stockbit Sekuritas Digital.

Dengan cara tersebut, investor tidak hanya melihat nama aplikasi, tetapi juga memahami pihak yang bertanggung jawab atas layanan perdagangan saham.

aplikasi trading resmi
Seseorang sedang menunjukkan grafik harga saham di layar ponsel aplikasi trading.  Foto oleh TheInvestorPost from Pixabay

133 Daftar Saham Sektor Barang Konsumen Primer di BEI

Sektor barang konsumen primer merupakan salah satu kelompok saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang berhubungan dengan produk dan jasa yang dibutuhkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Karena produknya berkaitan dengan kebutuhan primer, sektor ini sering menjadi perhatian investor ketika mencari saham perusahaan yang memiliki bisnis berbasis konsumsi masyarakat.

Dalam klasifikasi sektor BEI, sektor barang konsumen primer juga dikenal dengan istilah Consumer Non-Cyclicals. Berbeda dengan barang konsumsi yang sifatnya lebih bergantung pada kondisi ekonomi, produk dalam sektor ini cenderung tetap dibutuhkan masyarakat dalam berbagai kondisi ekonomi.

Ilustrasi: Beberapa keluarga sedang berbelanja di supermarket untuk memneuhi kebutuhan harian. Kuhuni.com

Artikel ini menyajikan 133 daftar saham sektor barang konsumen primer di BEI, lengkap dengan kode saham dan nama perusahaan.

Rangkuman Pasar Saham 30 September 2026: IHSG Lanjut Turun dan Asing Terus Jualan

Kuhuni.com, JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat perdagangan saham pada Rabu, 30 September 2026 berlangsung dengan IHSG ditutup melemah 0,83 persen ke level 6.071,138.

Berdasarkan IDX Daily Statistics Trading Day 176, berikut rangkuman lengkap perdagangan pasar saham Indonesia pada 30 September 2026.

Rangkuman Pasar Saham
Ilustrasi Rangkuman Pasar Saham 30 September 2026. Kuhuni.com

IHSG dan Aktivitas Perdagangan

IHSG ditutup di level 6.071,138, turun 50,562 poin atau 0,83 persen dari posisi sebelumnya 6.121,700.

Sepanjang perdagangan, IHSG mencatat level tertinggi 6.187,046 dan level terendah 6.071,138.

Indikator30 September 2026
IHSG6.071,138
Perubahan-50,562 poin
Perubahan-0,83%
Volume saham28,294 miliar saham
Nilai transaksiRp14,030 triliun
Frekuensi1,790 juta kali
Kapitalisasi pasar BEIRp10.695 triliun
Kapitalisasi IHSGRp2.644 triliun

Kurs USD/IDR Bank Indonesia yang digunakan dalam laporan BEI adalah Rp17.877.


Asing Kembali Net Sell

Investor asing mencatat net sell Rp1.613,47 miliar atau sekitar Rp1,61 triliun pada perdagangan 30 September 2026.

Nilai tersebut setara sekitar US$90,25 juta.

Secara YTD, investor asing mencatat net sell sebesar Rp81.038,72 miliar atau Rp81,04 triliun, setara sekitar US$4,53 miliar.

10 Saham Top Gainers Per 29 September 2026

Kuhuni.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Selasa, 29 September 2026. IHSG turun 26,159 poin atau 0,43% ke level 6.121,700, dari posisi penutupan perdagangan sebelumnya di 6.147,859.

top gainers
Saham top losers dan saham top gainers. Kuhuni.com


SEMA Naik 24,85%, Jadi Top Gainer

Di tengah pelemahan IHSG, sejumlah saham justru mencatat kenaikan signifikan.

SEMA menjadi saham dengan kenaikan harga terbesar, yakni 24,85%, dari Rp330 menjadi Rp412 per saham.

IFSH naik 24,80% menjadi Rp1.560, sedangkan SOSS menguat 24,77% menjadi Rp1.385.

10 Top Gainer 29 September 2026

SahamHarga SebelumnyaHarga Hari IniPerubahan
SEMA330412+24,85%
IFSH1.2501.560+24,80%
SOSS1.1101.385+24,77%
BSWD1.8552.310+24,53%
ALDO9601.195+24,48%
CSMI193240+24,35%
ASPI680830+22,06%
SONA2.9803.530+18,46%
MSIN176206+17,05%
KUAS8498+16,67%

DSFI Turun 15%, Jadi Top Loser

Sebaliknya, DSFI menjadi saham dengan penurunan terbesar. Harga DSFI turun dari Rp100 menjadi Rp85 atau -15%.

RISE turun 14,79%, sementara MBTO dan SAFE masing-masing melemah 14,77%.

10 Top Loser 29 September 2026

SahamHarga SebelumnyaHarga Hari IniPerubahan
DSFI10085-15,00%
RISE710605-14,79%
MBTO176150-14,77%
SAFE535456-14,77%
AKKU4135-14,63%
FORU306262-14,38%
TAMU3530-14,29%
ATLA4337-13,95%
BABP4337-13,95%
BCAP4337-13,95%

Transaksi Saham Rp13,22 Triliun

Berdasarkan IDX Daily Statistics, total volume perdagangan saham pada 29 September 2026 mencapai 36,13 miliar saham.

Nilai transaksi saham tercatat sebesar Rp13,22 triliun, dengan frekuensi perdagangan mencapai sekitar 1,79 juta kali.

Terbaru

      Konten Pilihan