25 Aplikasi Trading Terpercaya dan Resmi di Indonesia yang Terdaftar OJK dan BEI

Memilih aplikasi trading saham tidak cukup hanya melihat jumlah pengguna, tampilan aplikasi, atau besarnya promosi di media sosial. Hal yang lebih penting adalah mengetahui siapa perusahaan sekuritas di balik aplikasi tersebut, apakah perusahaan memiliki izin OJK, dan apakah perusahaan tersebut merupakan Anggota Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dalam perdagangan saham di Indonesia, investor membeli dan menjual saham melalui perusahaan efek yang menjadi Anggota Bursa. BEI menjelaskan bahwa banyak Anggota Bursa menyediakan fasilitas online trading untuk memudahkan investor melakukan transaksi saham.

Artikel ini membahas 25 aplikasi trading saham yang berasal dari perusahaan sekuritas yang telah masuk dalam daftar yang digunakan dalam artikel ini sebagai sekuritas resmi OJK dan Anggota Bursa BEI.

Aplikasi Trading Terpercaya OJK
Seorang investor sedang mengamati grafik di aplikasi trading. Foto oleh TheInvestorPost from Pixabay

Daftar ini bukan dibuat berdasarkan peringkat aplikasi terbaik. Tujuannya adalah membantu investor, terutama pemula, memahami legalitas perusahaan di balik aplikasi, nama aplikasi, biaya transaksi, fitur, serta karakteristik masing-masing platform.

Catatan: istilah "aplikasi trading resmi OJK" dalam artikel ini digunakan untuk memudahkan pencarian informasi. Secara teknis, yang memiliki izin dan berada dalam pengawasan OJK adalah perusahaan efek/sekuritasnya, bukan aplikasi sebagai produk perangkat lunak.

Daftar Isi

  1. Apa Itu Aplikasi Trading Resmi?
  2. Apakah Aplikasi Trading Terdaftar di OJK?
  3. Daftar 25 Aplikasi Trading Resmi di Indonesia
  4. Tabel Perbandingan Aplikasi Trading
  5. Aplikasi Trading untuk Pemula
  6. Cara Memilih Aplikasi Trading
  7. Cara Mengecek Legalitas Sekuritas

Apa Itu Aplikasi Trading Resmi?

Aplikasi trading saham adalah platform yang digunakan nasabah perusahaan sekuritas untuk melakukan aktivitas seperti melihat harga saham, memasukkan order beli dan jual, memantau portofolio, melihat transaksi, serta mengelola dana yang berkaitan dengan aktivitas perdagangan saham.

Namun, aplikasi tersebut bukan pihak yang menjadi Anggota Bursa.

Perusahaan sekuritaslah yang menjadi perantara transaksi investor di pasar modal.

Karena itu, ketika mencari aplikasi trading resmi, investor sebaiknya tidak hanya mencari nama aplikasinya. Periksa juga:

  • nama perusahaan sekuritas;
  • izin perusahaan;
  • status pengawasan OJK;
  • status sebagai Anggota Bursa BEI;
  • aplikasi resmi yang digunakan perusahaan;
  • rekening dana nasabah (RDN);
  • biaya transaksi;
  • alamat website resmi.

OJK secara berkala menerbitkan data perusahaan efek. Data perusahaan efek Agustus 2026 tersedia dalam kanal resmi OJK.

Sementara itu, BEI menyediakan profil Anggota Bursa dan informasi mengenai fasilitas perdagangan yang mereka miliki.

Apakah Aplikasi Trading Terdaftar di OJK?

Pertanyaan ini sering muncul ketika investor mencari aplikasi trading terpercaya OJK atau aplikasi trading resmi OJK.

Jawabannya perlu diluruskan.

Secara teknis, OJK memberikan izin dan melakukan pengawasan terhadap perusahaan efek, bukan memberikan status "terdaftar OJK" kepada aplikasi seperti halnya sebuah perusahaan sekuritas.

Karena itu, cara yang lebih tepat adalah:

Aplikasi → dimiliki/disediakan oleh perusahaan sekuritas → perusahaan sekuritas memiliki izin OJK → perusahaan merupakan Anggota Bursa BEI.

Contohnya, ketika investor menggunakan IPOT, yang harus diperiksa bukan hanya aplikasi IPOT, tetapi perusahaan di belakangnya, yaitu PT Indo Premier Sekuritas.

Demikian juga ketika menggunakan Stockbit, yang perlu diperhatikan adalah PT Stockbit Sekuritas Digital.

Dengan cara tersebut, investor tidak hanya melihat nama aplikasi, tetapi juga memahami pihak yang bertanggung jawab atas layanan perdagangan saham.

aplikasi trading resmi
Seseorang sedang menunjukkan grafik harga saham di layar ponsel aplikasi trading.  Foto oleh TheInvestorPost from Pixabay

25 Aplikasi Trading Resmi di Indonesia

Berikut daftar aplikasi yang dibahas dalam artikel ini.

No

Aplikasi

Perusahaan Sekuritas

Keterangan

1

IPOT

Indo Premier Sekuritas

Online trading

2

BIONS

BNI Sekuritas

Online trading

3

Growin'

Mandiri Sekuritas

Platform investasi digital

4

M-STOCK

Mirae Asset Sekuritas Indonesia

Online trading

5

MotionTrade

MNC Sekuritas

Online trading

6

BRIGHTS

BRI Danareksa Sekuritas

Online trading

7

SimInvest

Sinarmas Sekuritas

Investasi dan saham

8

BEST

BCA Sekuritas

Online trading

9

Stockbit

Stockbit Sekuritas Digital

Trading dan komunitas

10

Ajaib

Ajaib Sekuritas Asia

Investasi dan saham

11

Webull

Webull Sekuritas Indonesia

Trading dan investasi

12

POEMS

Phillip Sekuritas Indonesia

Online trading

13

POST

Panin Sekuritas

Online trading

14

PROFITS

Phintraco Sekuritas

Online trading

15

FAST

FAC Sekuritas Indonesia

Online trading

16

HPX

Henan Putihrai Sekuritas

Online trading

17

RHB Tradesmart

RHB Sekuritas Indonesia

Online trading

18

STAR

Samuel Sekuritas Indonesia

Online trading

19

Maybank Trade

Maybank Sekuritas Indonesia

Online trading

20

CGS iTrade

CGS International Sekuritas Indonesia

Online trading

21

KOINS

Korea Investment & Sekuritas Indonesia

Investasi dan trading

22

ProClick

Profindo Sekuritas Indonesia

Online trading

23

NAIK/naikS

NH Korindo Sekuritas Indonesia

Online trading

24

Trima+

Trimegah Sekuritas Indonesia

Platform investasi

25

SPOT

Sucor Sekuritas

Online trading



1. IPOT

IPOT merupakan platform milik PT Indo Premier Sekuritas.

IPOT dapat digunakan untuk melakukan aktivitas investasi dan perdagangan melalui Indo Premier. Untuk akun regular, Indo Premier mencantumkan fee beli sebesar 0,19% dan fee jual sebesar 0,29%. Indo Premier juga menyediakan jenis akun lain seperti ODT dan margin dengan struktur biaya berbeda.

Salah satu karakteristik IPOT adalah ekosistem produk investasinya yang tidak hanya berfokus pada perdagangan saham.

Cocok untuk siapa?

IPOT dapat dipertimbangkan oleh investor yang menginginkan platform dari perusahaan sekuritas dengan berbagai fasilitas investasi.


2. BIONS

BIONS merupakan platform online trading milik BNI Sekuritas.

BIONS digunakan untuk transaksi dan pengelolaan investasi melalui BNI Sekuritas. Platform ini juga menyediakan berbagai produk pasar modal.

BIONS memiliki versi untuk perangkat mobile dan layanan berbasis online.

Cocok untuk siapa?

BIONS dapat menjadi pilihan bagi investor yang menginginkan aplikasi dari perusahaan sekuritas yang berada dalam ekosistem BNI.


3. Growin'

Growin' merupakan platform digital Mandiri Sekuritas.

Mandiri Sekuritas menjelaskan bahwa Growin' dapat digunakan untuk bertransaksi dan memantau portofolio investasi. Platform ini mencakup saham, reksa dana dan obligasi. Mandiri Sekuritas juga telah memasukkan fitur e-IPO ke dalam Growin'.

Untuk biaya transaksi, Mandiri Sekuritas mempublikasikan fee beli saham sebesar 0,18% dan fee jual sebesar 0,28%.

Cocok untuk siapa?

Growin' dapat digunakan oleh investor yang ingin mengakses berbagai produk investasi melalui satu platform.


4. M-STOCK

M-STOCK merupakan aplikasi online trading dari Mirae Asset Sekuritas Indonesia. Cek di sini profil lengkap Mirae Asset Sekuritas.

Mirae Asset menjelaskan bahwa M-STOCK mendukung saham, obligasi, reksa dana, e-IPO, ETF dan waran terstruktur. Mirae Asset juga menyediakan HOTS sebagai platform trading dengan fitur pasar dan analisis yang lebih profesional.

Fee transaksi saham yang dipublikasikan Mirae Asset adalah 0,15% untuk beli dan 0,25% untuk jual.

Cocok untuk siapa?

M-STOCK dapat digunakan investor yang membutuhkan aplikasi mobile, sedangkan HOTS dapat menjadi alternatif bagi pengguna yang menginginkan lingkungan trading yang lebih lengkap di desktop.


5. MotionTrade

MotionTrade merupakan aplikasi trading dari MNC Sekuritas.

MNC Sekuritas mempublikasikan fee transaksi saham reguler melalui MotionTrade sebesar 0,18% untuk beli dan 0,28% untuk jual. Aplikasi ini juga menyediakan data pasar dan grafik dengan indikator teknikal.

MNC Sekuritas juga pernah menjalankan program promosi fee khusus pengguna baru sebesar 0,12% beli dan 0,22% jual untuk periode tertentu. Karena promo memiliki masa berlaku, angka promo tidak boleh dianggap sebagai fee normal.

Cocok untuk siapa?

MotionTrade dapat digunakan investor yang menginginkan aplikasi trading dengan fitur chart dan informasi pasar.


6. BRIGHTS

BRIGHTS merupakan platform online dari BRI Danareksa Sekuritas.

BRIGHTS digunakan untuk transaksi efek dan pengelolaan investasi. Dokumen pembukaan rekening BRIDS menjelaskan bahwa transaksi nasabah dapat dikenakan komisi transaksi, biaya transaksi, pajak dan biaya lain sesuai ketentuan perusahaan.

Cocok untuk siapa?

BRIGHTS dapat dipertimbangkan investor yang menginginkan layanan dari perusahaan sekuritas dalam ekosistem BRI.


7. SimInvest

SimInvest merupakan platform investasi dari Sinarmas Sekuritas.

Platform ini menyediakan fasilitas investasi dan perdagangan saham serta produk investasi lainnya.

Salah satu hal yang dapat diperhatikan pemula adalah ketersediaan materi dan fasilitas pembelajaran sebelum mulai melakukan transaksi menggunakan dana sungguhan.

Cocok untuk siapa?

SimInvest dapat digunakan investor yang menginginkan akses ke saham dan produk investasi melalui satu aplikasi.


8. BEST

BEST merupakan platform online trading BCASekuritas.

BCA Sekuritas merupakan perusahaan sekuritas yang menyediakan layanan perdagangan efek secara online.

Investor yang memilih BEST perlu membedakan antara biaya broker, levy, pajak dan biaya lain yang mungkin muncul dalam transaksi.

Cocok untuk siapa?

BEST dapat dipertimbangkan oleh investor yang menginginkan layanan sekuritas dalam ekosistem BCA.


9. Stockbit

Stockbit merupakan aplikasi investasi yang juga menyediakan fasilitas perdagangan saham melalui PT Stockbit Sekuritas Digital.

Salah satu karakteristik Stockbit adalah adanya fitur komunitas dan diskusi saham di samping fitur transaksi.

Fee transaksi saham yang dipublikasikan Stockbit adalah 0,15% untuk beli dan 0,25% untuk jual. Untuk ETF, right dan warrant, Stockbit mencantumkan fee beli dan jual sebesar 0,15%, dengan ketentuan tertentu.

Stockbit juga mengenakan biaya data real-time dalam kondisi tertentu berdasarkan total transaksi bulanan.

Cocok untuk siapa?

Stockbit menarik untuk investor yang ingin menggabungkan aktivitas transaksi dengan fitur komunitas dan edukasi.


10. Ajaib

Ajaib merupakan aplikasi investasi yang menyediakan transaksi saham melalui PT Ajaib Sekuritas Asia.

Ajaib menyediakan fitur pencarian saham, watchlist, order dan auto order. Panduan resmi Ajaib pada September 2026 menjelaskan bahwa transaksi saham dilakukan setelah akun dan RDN aktif.

Biaya transaksi Ajaib untuk transaksi di bawah Rp150 juta tercantum sebesar 0,1513% untuk beli dan 0,2513% untuk jual. Untuk nilai transaksi yang lebih besar, struktur biaya dapat berubah.

Cocok untuk siapa?

Ajaib dapat digunakan investor yang menginginkan proses transaksi melalui aplikasi dengan berbagai fitur investasi dalam satu ekosistem.


11. Webull

Webull merupakan platform yang disediakan PT Webull Sekuritas Indonesia.

Webull menjadi salah satu nama yang perlu diperhatikan dalam daftar aplikasi trading Indonesia karena perusahaan tersebut masuk dalam ekosistem Anggota Bursa Indonesia.

Investor sebaiknya tetap membedakan antara perusahaan sekuritas dan platform aplikasi ketika melakukan pengecekan legalitas.

Cocok untuk siapa?

Webull dapat dipertimbangkan oleh investor yang menginginkan platform trading dengan pendekatan teknologi dan fitur pasar.


12. POEMS

POEMS merupakan platform trading dari Phillip Sekuritas Indonesia.

POEMS digunakan untuk mengakses perdagangan saham dan layanan investasi melalui Phillip Sekuritas.

Phillip Sekuritas juga termasuk Anggota Bursa yang menyediakan SOTS untuk transaksi saham syariah. BEI mencantumkan POEMS Syariah dalam daftar SOTS aktif.


13. POST

POST merupakan platform online trading Panin Sekuritas.

Untuk investor yang ingin menggunakan layanan syariah, BEI mencantumkan POST Syariah sebagai salah satu SOTS aktif.


14. PROFITS

PROFITS merupakan platform online trading dari Phintraco Sekuritas.

Phintraco juga menyediakan PROFITS Simulator, sehingga investor dapat mempelajari mekanisme perdagangan sebelum menggunakan dana sungguhan.

Untuk transaksi syariah, BEI mencantumkan PROFITS Syariah sebagai salah satu SOTS aktif.

Cocok untuk siapa?

Keberadaan simulator membuat platform ini relevan untuk pembaca yang mencari aplikasi trading terpercaya untuk pemula dan ingin memahami mekanisme transaksi terlebih dahulu.


15. FAST

FAST merupakan platform online trading FAC Sekuritas Indonesia.

FAC Sekuritas juga tercantum sebagai penyedia SOTS aktif dalam daftar BEI, melalui FAST Syariah.


16. HPX

HPX merupakan platform trading dari Henan Putihrai Sekuritas.

Untuk transaksi saham syariah, BEI mencantumkan HPX Syariah sebagai salah satu SOTS aktif.


17. RHB Tradesmart

RHB Tradesmart merupakan platform trading dari RHB Sekuritas Indonesia.

RHB juga memiliki layanan syariah. BEI mencantumkan RHB Tradesmart Syariah dalam daftar SOTS aktif.


18. STAR

STAR merupakan platform online trading dari Samuel Sekuritas Indonesia.

Samuel Sekuritas menyediakan layanan online melalui platform STAR. Versi syariahnya juga tercantum dalam daftar SOTS BEI sebagai STAR Syariah.


19. Maybank Trade

Maybank Trade merupakan platform trading dari Maybank Sekuritas Indonesia.

Untuk investor yang membutuhkan fasilitas transaksi syariah, BEI mencantumkan Maybank Trade Syariah sebagai SOTS aktif.


20. CGS iTrade

CGS iTrade merupakan platform trading dari CGS International Sekuritas Indonesia.

CGS juga memiliki layanan CGS iTrade Syariah yang tercantum dalam daftar SOTS BEI.

Cocok untuk siapa?

CGS iTrade dapat dipertimbangkan oleh investor yang ingin memiliki akses perdagangan saham reguler sekaligus pilihan layanan syariah.


21. KOINS

KOINS merupakan platform dari Korea Investment & Sekuritas Indonesia.

BEI mencantumkan KOINS Syariah sebagai salah satu SOTS aktif.

Platform ini menyediakan akses ke produk investasi pasar modal melalui perusahaan sekuritas tersebut.


22. ProClick

ProClick merupakan platform trading dari Profindo Sekuritas Indonesia.

Untuk investor syariah, BEI mencantumkan ProClick Syariah sebagai salah satu SOTS aktif.


23. NAIK dan naikS

NAIK merupakan platform trading dari NH Korindo Sekuritas Indonesia. Perusahaan ini juga sedang menggunakan nama naikS untuk platform aplikasinya.

FAQ resmi NH Korindo menyebut fee beli sebesar 0,15% dan fee jual sebesar 0,25%. Untuk pembukaan akun online, minimum deposit yang disebutkan adalah Rp1 juta.

NH Korindo juga menjelaskan bahwa watchlist, alert dan pengaturan pribadi pada NAIK dapat tersinkronisasi dengan naikS.

Cocok untuk siapa?

NAIK/naikS dapat dipertimbangkan oleh investor yang membutuhkan platform trading dengan struktur fee yang jelas dan pembukaan rekening secara online.


24. Trima+

Trima+ merupakan platform investasi dari Trimegah Sekuritas Indonesia.

Trimegah merupakan Anggota Bursa. Namun, ada perbedaan penting antara status Anggota Bursa dan status SOTS.

BEI saat ini mencatat Trimegah sebagai salah satu dari dua AB SOTS yang belum memperpanjang sertifikasi SOTS, sehingga jangan menulis bahwa Trima+ merupakan SOTS aktif hanya berdasarkan statusnya sebagai Anggota Bursa.


25. SPOT

SPOT merupakan platform dari Sucor Sekuritas.

Sucor juga merupakan Anggota Bursa. Namun, sama seperti Trimegah, BEI mencatat Sucor sebagai salah satu dari dua AB SOTS yang belum memperpanjang sertifikasi SOTS.

Artinya, status Anggota Bursa tetap harus dibedakan dari status sertifikasi SOTS.

aplikasi trading terpercaya
Seorang investor sedang melakukan transaksi jual dan beli di aplikasi trading saham. Foto dokumentasi Kuhuni.com

Aplikasi Trading Terpercaya untuk Pemula

Pemula sering mencari:

"Apa aplikasi trading terpercaya untuk pemula?"

Tidak ada satu aplikasi yang secara resmi ditetapkan OJK sebagai aplikasi "terbaik untuk pemula". Karena itu, pemula sebaiknya memilih berdasarkan kebutuhan.

Beberapa faktor yang bisa dibandingkan adalah:

1. Kemudahan membuka rekening

Perhatikan apakah pembukaan rekening dapat dilakukan secara online dan berapa lama proses verifikasinya.

2. Kemudahan penggunaan

Pemula biasanya membutuhkan aplikasi dengan menu yang mudah dipahami untuk:

  • mencari kode saham;
  • melihat harga;
  • memasukkan order;
  • melihat portofolio;
  • melihat saldo RDN;
  • melihat riwayat transaksi.

3. Biaya transaksi

Jangan hanya melihat fee beli.

Investor perlu memperhatikan:

Fee broker + levy + pajak + biaya lain yang berlaku.

Sebagai contoh, Ajaib menjelaskan bahwa total biaya transaksi mencakup beberapa komponen, termasuk biaya broker, levy, PPN dan PPh.

4. Fitur edukasi

Pemula dapat mempertimbangkan aplikasi yang menyediakan materi edukasi, webinar atau simulator.

5. Fitur simulasi

Simulator dapat membantu investor memahami mekanisme order tanpa langsung menggunakan dana sungguhan.


Aplikasi Trading Tanpa Minimum Deposit

Istilah "tanpa minimum deposit" juga perlu dipahami dengan benar.

Tidak adanya minimum deposit bukan berarti investor bisa membeli saham tanpa uang.

Investor tetap harus memiliki dana yang cukup untuk membeli minimal satu lot saham yang dipilih beserta biaya transaksi.

Sebagai contoh, Mandiri Sekuritas menjelaskan bahwa investasi saham dapat dimulai dengan dana Rp100.000 apabila ada saham yang harga satu lotnya memungkinkan dibeli dengan dana tersebut dan dana juga cukup untuk biaya transaksi.

Jadi, jangan hanya mencari:

"Aplikasi trading modal Rp0."

Lebih tepat mencari tahu:

Berapa minimum pembukaan rekening dan berapa dana yang sebenarnya dibutuhkan untuk membeli saham?


Fee Beli dan Jual Saham

Fee adalah salah satu faktor penting ketika membandingkan aplikasi trading.

Beberapa fee yang telah dipublikasikan oleh perusahaan masing-masing antara lain:

Aplikasi

Fee Beli

Fee Jual

IPOT

0,19%

0,29%

Growin'

0,18%

0,28%

M-STOCK

0,15%

0,25%

MotionTrade

0,18%

0,28%

Stockbit

0,15%

0,25%

Ajaib*

0,1513%

0,2513%

NAIK/naikS

0,15%

0,25%

*Untuk Ajaib, angka tersebut merupakan struktur biaya untuk transaksi di bawah Rp150 juta dan sudah mencakup komponen yang dijelaskan Ajaib. Struktur biaya dapat berbeda berdasarkan nilai transaksi.

Jangan membandingkan angka tersebut secara mentah.

Ada sekuritas yang menampilkan fee broker, sementara yang lain menampilkan biaya yang sudah memasukkan komponen tertentu.

Selain itu, dapat terdapat:

  • levy BEI;
  • biaya KPEI/KSEI;
  • PPN;
  • PPh final saat penjualan;
  • biaya data;
  • bea meterai;
  • biaya margin;
  • biaya khusus market order;
  • biaya forced sell.

Karena itu, investor sebaiknya membaca rincian biaya terbaru pada sekuritas yang dipilih.


Apakah Fee Murah Berarti Aplikasinya Lebih Baik?

Belum tentu.

Fee hanya salah satu komponen.

Misalnya, investor aktif mungkin lebih memperhatikan:

  • kecepatan aplikasi;
  • stabilitas sistem;
  • chart;
  • running trade;
  • order book;
  • stock screener;
  • data real-time;
  • auto order;
  • fasilitas margin;
  • riset.

Sementara investor jangka panjang mungkin lebih memperhatikan:

  • kemudahan pembelian saham;
  • laporan portofolio;
  • RDN;
  • corporate action;
  • informasi emiten;
  • kemudahan setor dan tarik dana.

Jadi, fee sebaiknya dibandingkan bersama fitur dan kebutuhan investor.


Seorang investor sedang mengamati harga saham BBRI di aplikasi trading miliknya.

Apa Itu SOTS?

SOTS adalah Sharia Online Trading System, yaitu sistem transaksi saham secara online yang memenuhi prinsip syariah di pasar modal.

BEI menjelaskan beberapa karakteristik SOTS, antara lain hanya dapat digunakan untuk saham syariah, transaksi beli menggunakan basis tunai, tidak menyediakan margin trading dan tidak memungkinkan short selling.

BEI saat ini mencantumkan 18 Anggota Bursa penyedia SOTS aktif.

Beberapa contohnya:

  • IPOT Syariah;
  • BIONS Syariah;
  • MOST Syariah;
  • POST Syariah;
  • PROFITS Syariah;
  • FAST Syariah;
  • MotionTrade Syariah;
  • POEMS Syariah;
  • RHB Tradesmart Syariah;
  • STAR Syariah;
  • Maybank Trade Syariah;
  • BRIGHTS Syariah;
  • CGS iTrade Syariah;
  • KOINS Syariah;
  • ProClick Syariah;
  • NAIK Syariah.

Dengan demikian, investor yang ingin melakukan transaksi sesuai prinsip syariah dapat melihat apakah sekuritas menyediakan fasilitas SOTS.


Cara Mengecek Aplikasi Trading Resmi

Sebelum mengunduh aplikasi trading, lakukan beberapa pemeriksaan.

1. Cari nama perusahaan sekuritas

Jangan hanya mencari nama aplikasi.

Contoh:

Stockbit → PT Stockbit Sekuritas Digital

IPOT → PT Indo Premier Sekuritas

Ajaib → PT Ajaib Sekuritas Asia

2. Periksa di OJK

Cari perusahaan tersebut pada daftar perusahaan efek OJK.

OJK menyediakan halaman data perusahaan efek yang diperbarui secara berkala. Data Agustus 2026 merupakan salah satu daftar terbaru yang tersedia pada kanal OJK.

3. Periksa di BEI

Setelah itu, periksa apakah perusahaan tersebut merupakan Anggota Bursa.

BEI menyediakan informasi mengenai Anggota Bursa dan fasilitas yang mereka miliki.

4. Download aplikasi dari sumber resmi

Jangan sembarangan mengunduh APK yang dikirim melalui:

  • WhatsApp;
  • Telegram;
  • SMS;
  • email tidak dikenal;
  • website tidak resmi.

Gunakan website resmi perusahaan atau toko aplikasi resmi playstore dan apple store.

5. Pastikan rekening dana atas nama yang benar

Dana untuk transaksi saham tidak seharusnya ditransfer ke rekening pribadi sales atau pihak lain.

Investor harus mengikuti mekanisme RDN yang diberikan oleh perusahaan sekuritas.


Perbedaan Aplikasi Trading, Sekuritas dan BEI

Bagi pemula, ketiga istilah ini sering tertukar.

Aplikasi Trading

Aplikasi adalah alat/platform yang digunakan investor.

Contohnya:

IPOT, Stockbit, Ajaib, BIONS dan sebagainya.

Perusahaan Sekuritas

Perusahaan sekuritas adalah pihak yang menyediakan layanan perantara perdagangan efek kepada nasabah.

Contohnya:

Indo Premier Sekuritas, BNI Sekuritas, Mandiri Sekuritas dan lainnya.

Bursa Efek Indonesia

BEI adalah bursa tempat perdagangan efek berlangsung.

Karena itu, sederhananya:

Investor → aplikasi → perusahaan sekuritas → sistem perdagangan BEI

Namun proses teknis transaksi melibatkan infrastruktur pasar modal lainnya seperti KPEI dan KSEI.


Kesimpulan

Memilih aplikasi trading terpercaya di Indonesia sebaiknya dimulai dari legalitas perusahaan yang berada di belakang aplikasi.

Investor tidak perlu hanya melihat apakah sebuah aplikasi terkenal atau memiliki banyak pengguna.

Hal yang lebih penting adalah memastikan:

  1. Perusahaan sekuritasnya memiliki izin yang sesuai dari OJK.
  2. Perusahaan tersebut merupakan Anggota Bursa BEI.
  3. Aplikasi yang digunakan benar-benar merupakan platform resmi perusahaan.
  4. Pembukaan rekening dilakukan melalui mekanisme resmi.
  5. Dana transaksi menggunakan RDN.
  6. Biaya transaksi dipahami sebelum melakukan transaksi.
  7. Fitur aplikasi sesuai dengan kebutuhan investor.

Dari 25 aplikasi yang dibahas dalam artikel ini, investor dapat membandingkan karakteristik masing-masing tanpa harus menganggap ada satu aplikasi yang secara resmi ditetapkan sebagai aplikasi trading terbaik oleh OJK atau BEI.

Baca: Daftar Kode Sekuritas Asing dan Lokal di Indonesia: Resmi Terdaftar di BEI dan OJK

Yang terpenting adalah memahami siapa perusahaan sekuritasnya, bagaimana status legalitasnya, berapa biayanya, dan apakah fitur aplikasinya sesuai dengan kebutuhan investasi.

Dengan memahami hal tersebut, istilah "aplikasi trading resmi OJK" tidak lagi sekadar menjadi kata kunci pencarian, tetapi dapat dipahami berdasarkan struktur legalitas perusahaan sekuritas dan mekanisme perdagangan saham di Indonesia.

0 comments

Posting Komentar

Terbaru

      Konten Pilihan