Agar Tidak Menyesal, Lakukan 5 Hal Berikut Sebelum Membeli Apartemen


Tips membeli apartemen agar tidak menyesal
Ilustrasi: Berdiri kokoh gedung apartemen di depan taman royal Botanic Gardens Victoria Melbourne. Dokumentasi Radin Malau untuk kuhuni.com
Kuhuni.com - Punya rencana untuk membeli apartemen muruh, sedang atau mahal? Apapun jenis apartemennya, kamu harus teliti sebelum membeli. Jangan sampai kecewa di kemudian hari karena tertipu. Jangan sampai uang yang kamu tabung selama ini. Hilang begitu saja kerena salah membeli apartemen.

Belakangan ini para pembeli apartemen harus menelan pil pahit karena berbagai masalah yang dihadapi. Mulai dari apartemennya yang tidak selesai-selai dibangun. Pengembangnnya yang bermasalah. Sampai bersengketa karena legalitasnya yang tidak jelas.

Berikut, tim Kuhuni merangkum hal apa saja yang harus kamu perhatikan sebelum membeli apartemen.  

1. Cari tahu informasi kredibilitas pengembangnya
sribu.com
Saat ini penting untuk mengetahui kredibilitas pengembang yang buat apartemen. Siapa yang membangun? Perusahaan mana? Sudah berapa lama atau sudah punya pengalaman berapa tahun? Apakah pernah bermasalah sebelumnya? Apakah pernah melakukan penipuan pada konsumen?

Di jaman yang serba canggih ini. Kamu bisa dengan cepat mendapatkan informasi di tangan kamu. Kamu cukup membuka ponsel dan mengetikkan semua di google apa yang ingin kamu cari.

Pertama cari profil perusahaannya. Apakah benar seperti apa yang dijelaskan para marketingnya. Kedua, cari permasalahan perusahaannnya. Misalnya ketikkan di google “perusahaan ABC menipu, perusahaan ABC bersengketa.” Apa saja bisa kamu ketik untuk mencari informasinya.

Jangan pernah malas mencari informasi. Ini menyangkut uang kamu yang jumlahnya tidak sedikit. Jangan sampai uang yang kamu tabung selama ini. Lenyap begitu saja. Ujung-jungnya menyesal. Bahkan bisa membuat kamu stress.

2. Perhatikan apakah lahannya bersengketa
ayobandung.com
Membeli apartemen di lahan bersengketa bisa membuat kita stres berkepanjangan. Sebab, kita akan terus menunggu dan menunggu kepastian dari kasus sengketa tersebut. Apakah pengembangnnya akan menang atau kalah?

Proses ini biasanya memakan waktu yang cukup lama di pengadilan. Selama itu pula kita akan terus kepikiran. Sehingga membuat kita jadi stres. Lebih parahnya lagi kalau hal itu diungkit-ungkit di berita atau ditanyakan sama teman. Ini bisa menambah beban pikiran.

Untuk itu kamu harus melakukan pengecekan. Cari tahu informasi sebanyak mungkin kalau lahannya tidak bersengketa. Mulai dari informasi lewat online atau juga teman/relasi. Kamu juga bisa menanyakan kepada orang sekitar wilayah tersebut apakah benar lahan itu bebas dari sengketa atau tidak. Biasanya orang setempat lebih cepat mendapatkan isu atau gosip yang terjadi di sekitar mereka.

3. Tanyakan informasi mengenai status kepemilikan apartemen tersebut
iamexpat.nl
Apartemen biasanya punya status berbeda dengan rumah tapak. Rumah tapak biasanya akan menjadi hak milih. Dibuktikan dengan sertifikat. Berbeda dengan apartemen. Apartemen biasanya berbentuk hak guna bangunan. Kita tidak memiliki sertifikat kepemilikan layaknya seperti rumah tapak.

Tanyakan kepada pengembangnya. Status apartemennya bagaimana? Apabila hak guna bangunan. Berapa lama? Bagaimana kelanjutannya apabila hak guna bangunannya selesai?

Apabila marketingnya mengatakan punya sertifikat hak milik? Tanyakan sertifikatnya seperti apa? Hak milik unit kah? Sebab yang kita beli adalah sebuah unit gedung, sementara di gedung apartemen tersebut dihuni banyak orang. Bagaimana dengan tanahnya? Jadi milik bersama atau milik siapa?

Usahakan kamu mendapat jawaban yang terpercaya dari para penjual apartemen. Kalau kamu ragu-ragu coba untuk mencari informasi yang lebih dalam.

4. Setelah apartemennya selesai, dikelola oleh siapa?
Hal yang sering menjadi permasalahan bagi penghuni apartemen adalah  pengelola. Ada beberapa kasus yang sering terdengar kalau penghuni apartemen ABC berkonflik dengan pengelolanya. Biasanya bisa mengenai masalah iuran, layanan listrik, air dan lain sebagainya.

Kamu harus mengetahui. Apabila apartemenya selesai dibungan. Apakah pengembangnya yang akan mengelola? Jika bukan, tanyakan akan diserahkan ke pengelola yang mana? Jangan sampai diserahkan pada pengelola yang tidak terpercaya kinerjanya.

5. Pastikan kalau kamu sudah memiliki tekat bulat untuk membeli, jangan sekedar ikut-ikutan
Dokumentasi tim kuhuni.com
Membeli apartemen adalah membeli sebuah aset. Apa kamu berencana untuk menempatinya atau menyewakannya? Atau kamu hanya sekedar untuk melakukan investasi. Jangan sampai membeli apartemen  karena sekedar ikut-ikutan dengan teman atau orang lain.

Kita juga penting mempertimbangkan keuangan kita. Apakah beli tunai atau kredit? Apabila kredit, perhitungkan secara matang-matang berapa cicilan yang ingin kamu ambil. Jangan sampai membuat kamu jadi stres karena salah menentukan besar cicilan.

Demikian tips yang bisa kamu pelajari sebelum membeli apartemen. Semoga tips di atas dapat membantu agar kamu bisa mendapatkan apartemen yang kamu impikan.

Berita Utama

Bank BCA Merestrukturisasi Kredit Senilai Rp 99 Triliun hingga Kuartal 1 2021

Kuhuni.com – Bank BCA (BBCA) hingga kuartal 1 2021 telah merestrukturisasi kredit sebesar Rp 99,10 triliun. Dari laporan keuangan Bank BCA ...