Kuhuni.com — Perusahaan riset kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) pengembang chatbot Claude, Anthropic PBC, semakin mantap melangkah menuju penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) yang berpotensi memecahkan rekor dunia. Di tengah persiapan aksi korporasi besar ini, Anthropic mengungkapkan komitmen belanja fantastis yang mencapai lebih dari US$ 895 miliar untuk beberapa tahun mendatang.
Melansir dari Bloomberg,
berdasarkan amandemen prospektus yang disampaikan kepada U.S. Securities and
Exchange Commission (SEC) pada Senin lalu, Anthropic mencatatkan lonjakan
pendapatan kuartal III yang sangat signifikan. Pendapatan perusahaan melonjak
lebih dari 12 kali lipat menjadi hampir US$ 17 miliar per 30 September,
dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar US$ 1,4 miliar.
![]() |
| Ilustrasi IPO Terbesar di dunia. Kuhuni.com |
Anthropic telah resmi
mendaftarkan berkas IPO pada 26 Oktober lalu dan menargetkan peluncuran saham
di bursa sebelum libur Thanksgiving di Amerika Serikat pada akhir bulan
ini. Menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut, Anthropic berambisi
menyamai atau bahkan melampaui raksasa aerospace SpaceX yang sebelumnya meraup
dana IPO sebesar US$ 86,2 miliar.
Saham Anthropic
direncanakan bakal diperdagangkan di bursa Nasdaq Global Select Market dengan
kode emiten ANT. Aksi korporasi ini dipimpin oleh raksasa perbankan
investasi Goldman Sachs Group Inc. dan Morgan Stanley, bersama 20 bank penjamin
emisi (underwriter) lainnya.
Beban Infrastruktur dan Komputasi Membengkak
Dokumen prospektus
terbaru menunjukkan ambisi besar Anthropic untuk terus memimpin persaingan AI,
sekaligus menjawab kekhawatiran Wall Street terkait melambatnya laju
pertumbuhan pendapatan akibat pembengkakan biaya teknologi.
Hampir seluruh
komitmen belanja Anthropic sebesar US$ 895 miliar dialokasikan untuk membiayai
infrastruktur dan kapasitas komputasi (computing-power costs). Dari
total komitmen tersebut, sekitar US$ 448 miliar akan direalisasikan sebelum
akhir tahun 2030, di mana sekitar US$ 70 miliar di antaranya jatuh tempo dalam
kurun waktu satu tahun hingga September 2027. Bahkan sejak 30 September lalu,
komitmen belanja perusahaan telah bertambah lagi sekitar US$ 100 miliar.
Di sisi bottom line,
Anthropic membukukan kerugian bersih (net loss) sebesar US$ 23,3 miliar
pada kuartal III, membengkak dari kerugian US$ 12,1 miliar pada periode yang
sama tahun lalu. Sebagian besar kerugian tersebut (US$ 21,9 miliar) disebabkan
oleh penyesuaian nilai wajar (fair value) atas obligasi konversi dan
efek lainnya seiring dengan melesatnya valuasi perusahaan.
Sementara itu, beban
operasional melonjak 292% secara tahunan menjadi US$ 17,5 billion. Setelah
sempat mencetak laba operasional sebesar US$ 974 juta pada kuartal II, kinerja
operasional Anthropic kembali berbalik rugi (operating loss) sebesar US$
567 juta pada kuartal III. Kerugian operasional ini terutama dipicu oleh biaya
komputasi komitmen jangka pendek sebesar US$ 5 miliar serta beban non-kas
sebesar US$ 2 miliar untuk program charitable donation-matching.
Perang Harga dan Target Valuasi US$ 1,75 Triliun
Teknologi AI yang
makin kompetitif mulai menekan tingkat margin pendapatan Anthropic. Peluncuran
model baru dengan harga lebih murah seperti Opus 5.5 pada September
lalu, ditambah pemberian diskon kontraktual bagi sejumlah pelanggan besar,
telah menggerus potensi pertumbuhan pendapatan kuartal III sekitar US$ 600
juta.
Baca: Kantongi Pendapatan US$ 33,24 Miliar, Anthropic Perbarui Dokumen IPO di Tengah Kerugian Fantastis
Langkah pemotongan
harga ini tak terelakkan lantaran pesaing utamanya, OpenAI, juga meluncurkan
model berbiaya rendah. Di saat yang sama, pengembang AI global—termasuk
pengembang asal Tiongkok—gencar merilis model open-weight berbiaya murah
yang dapat diunduh dan disesuaikan sendiri oleh konsumen.
Meski demikian, minat investor terhadap saham IPO Anthropic tetap sangat tinggi. Sejumlah investor mengindikasikan kepada para perbankan investasi bahwa perkiraan valuasi wajar Anthropic kini berada di kisaran US$ 1,4 triliun hingga US$ 1,5 triliun, dengan potensi batas atas mencapai US$ 1,75 triliun setara Rp31,76 kuadriliun (atau Rp31.750 triliun)..
Marak Pendanaan Kolosal Sektor AI
Kebutuhan dana dalam
jumlah raksasa untuk membiayai infrastruktur AI telah memicu gelombang
pencarian modal berskala besar di industri teknologi global.
Selain rencana IPO
Anthropic, raksasa media sosial Meta Platforms Inc. pada 26 Oktober lalu mulai
menggalang dana ekuitas hingga US$ 98 miliar—salah satu pencarian dana terbesar
dalam sejarah bisnis teknologi. Langkah ini menyusul raksasa Alphabet Inc. (induk
usaha Google) yang lebih dulu mengumumkan rencana penggalangan dana ekuitas
sebesar US$ 85 miliar.
Baca: Daftar Harga iPhone Terbaru November 2026 di iBox: iPhone 18 Pro & iPhone Duo Resmi Hadir!
Tak ketinggalan,
Oracle Corp. juga mengumumkan rencana penggalangan dana sebesar US$ 20 miliar,
yang mencakup penjualan saham senilai US$ 10 miliar.
Langkah IPO Anthropic akan menjadi tonggak sejarah baru sebagai perusahaan pengembang model AI paling maju (frontier AI) pertama yang melantai di bursa publik. Sementara pesaing utamanya, OpenAI, masih berupaya menggalang dana puluhan miliar dolar melalui pendanaan privat setelah menunda rencana IPO hingga tahun depan.
Serial Belajar Saham:
- Apa Itu Trading? Pengertian Trading untuk Pemula
- Manajemen Risiko dalam Trading: Panduan Lengkap untuk Pemula
- Apa Itu Trading Saham? Pengertian, Cara Kerja dan Contohnya untuk Pemula
- Cara Menjual Saham untuk Pemula: Panduan Lengkap dari Nol
- 20 Istilah Penting Dalam Saham yang Wajib Diketahui Pemula
- Panduan Lengkap Investasi Saham untuk Pemula
- Cara Trading Saham untuk Pemula: Panduan Lengkap dari Nol
- Cara Main Saham Modal Kecil: Mulai Rp100 Ribu, Rp500 Ribu, atau Rp1 Juta
- 25 Aplikasi Trading Terpercaya dan Resmi di Indonesia yang Terdaftar OJK dan BEI
- Daftar Kode Broker Asing dan Lokal di Indonesia: Resmi Terdaftar di BEI dan OJK
- 12 Teknik Scalping Saham Paling Efektif untuk Dapat Cuan
- Analisis Teknikal untuk Pemula: Cara Membaca Grafik Saham dari Nol
- Cara Membaca Grafik Saham untuk Pemula: Panduan Lengkap dari Nol
- Apa Itu Support dan Resistance? Pengertian, Cara Menentukan dan Contohnya
- Cara Membaca Candlestick Saham: Panduan Lengkap untuk Pemula

0 comments
Posting Komentar