Laba Bersih BRIS Kuartal II 2020 Naik 229,66%

Kuhuni.com – Laba bersih Bank BRI Syariah Tbk (BRIS) pada semester 1 tahun 2020 sebesar Rp 117,20 miliar. Laba bersih BRIS kuartal II tahun 2020 ini naik hingga 229,66% dibandingkan kuartal II tahun 2019 laba bersih hanya Rp 35,55 miliar.

Laporan Keungan BRIS Kuartal 2 2020
Sumber: Laporan Keuangan BRIS Kuartal 2 2020.

Bila diperhatikan pada laporan keuangan BRIS di atas. Pendapatan pengelolaan dana Bank BRI Syariah Tbk (BRIS) dari Januari hingga Juni 2020 sebesar Rp 1,94 triliun, mengalami kenaikan 19,75% dibanding semester 1 tahun 2019 yang hanya Rp 1,62 triliun. Hak bagi hasil milik BRIS sebesar Rp 1,29 triliun setelah dikurangi hak pihak ketiga sebesar Rp 649,29 miliar. Pendapatan atas bagi hasil milik BRIS pada semester 1 2020 ini meningkat sebesar 35,64% dibanding semester 1 2019 yang hanya Rp 951,62 miliar.

Pendapatan operasional BRIS mencapai  Rp 83,34 miliar, turun dibanding QII-2019 yang mencapai Rp 119,07 miliar. Sementara total beban operasional mencapai Rp 660,51 miliar, naik 5,39% dibanding QII-2019 Rp 628,73 miliar. Sedangkan beban penyisihan kerugian penurunan nilai aset produktif dan non produktif juga naik 33,00%, dimana QII-2020 Rp 476,75 miliar sedangkan QII-2019 hanya Rp 358,45 miliar.

Baca Juga: Laba Bersih Bank BTPN Syariah Turun 33,30%

Meningkatnya pendapatan bagi hasil Bank BRI Syariah membuat laba bersih juga meningkat, sehingga laba per saham juga ikut naik. Laba bersih per saham BRIS pada kuartal II tahun 2020 menjadi Rp 12,06 per saham (QII-2019  Rp 3,66 per saham).

Hingga 30 Juni 2020 Bank BRI Syariah Tbk (BRIS) memiliki total aset sebesar Rp 49,58 triliun yang di dalamnya terdapat kas sebesar Rp 311,53 miliar dan piutang murabahah Rp 21,03 triliun. Jumlah liabilitas BRIS tercatat sebesar Rp 15,77 triliun yang di dalamnya terdapat  simpanan nasabah sebesar Rp 13,48 triliun. Sementara Jumlah dana syirkah temporer sebesar Rp 28,59 triliun.

BRIS memiliki total ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 5,21 triliun. Terakhir yang tidak kalah penting yaitu, Bank BRI Syariah hingga 30 Juni 2020 memiliki rasio Non-Performing Loan (NPL) 3,99%, turun sebesar 1,23% dari Desember 2019 yang NPL yang mencapai 5,22%.

0 comments

Posting Komentar

Berita Utama

Jadwal IPO Bukalapak

Kuhuni.com  – IPO Bukalapak (IDX: BUKA) berencana listing di Bursa Efek Indonesia tanggal 6 Agustus 2021. Jadwal IPO Bukalapak dimulai tangg...