Laba Bersih SIDO Kuartal II-2020 Meningkat 10,60%


Laba Bersih SIDO Muncul Kuartal II Tahun 2020

Kuhuni.com – Laba bersih PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) pada semester 1 atau kuartal II tahun 2020 yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 413,79 miliar. Laba bersih SIDO kuartal II tahun 2020 meningkat 10,60% dibandingkan kuartal II tahun 2019 laba bersihnya sebesar Rp 374,11 miliar.

 
Laporan keuangan Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk  Kuartal II tahun 2020
Sumber: Laporan keuangan Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk  Kuartal II tahun 2020
Bila diperhatikan pada laporan keuangan perusahaan di atas. Penjualan PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) dari Januari hingga Juni 2020 sebesar Rp 1,45 triliun. Penjualan ini terdiri dari Penjualan jamu herbal dan suplemen Rp 923,19 miliar. Penjualan makanan dan minuman sebesar Rp 469,16 miliar dan farmasi sebanyak Rp 67,35 miliar. Penjualan SIDO semester 1 tahun 2020 ini mengalami kenaikan tipis 3,47% dibanding semester 1 tahun 2019 yang penjualannya hanya Rp 1,41 triliun.

Beban pokok penjualan SIDO pada kuartal II-2020 sebesar Rp 678,39 miliar mengalami  kenaikan 4,06% dari sebelumnya QII-2019 Rp 651,92 miliar. Beban penjualan dan pemasaran juga mengalami kenaikan sebesar 0,71%, QII-2020 Rp 187,68,08 miliar (QII-2019 Rp 186,35 miliar), Sementara beban umum dan administrasi mengalami penurunan sebesar  13,63%, dari QII-2020 Rp 91,13 miliar (QII-2019 Rp 105,51 miliar). Sedangkan untuk pendapatan lainnya mencapai Rp 5,10 miliar dan penghasilan keuangan sebesar Rp 25,63 miliar. Berhasilnya perusahaan meningkatkan penjualan dan menurunnya beban umum dan administrasi membuat laba usaha SIDO turut meningkat. Laba bersih per saham SIDO pada kuartal II tahun 2020 menjadi Rp 27,80 per saham (QII-2019  Rp 25,13 per saham).

Hingga 30 Juni 2020 PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) memiliki total aset sebesar Rp 3,44 triliun. Terdiri dari aset lancar sebesar Rp 1,68 triliun yang di dalamnya terdapat kas dan setara kas sebesar Rp 782,89 miliar. Sementara aset tidak lancar sebesar Rp 1,76 triliun. Jumlah liabilitas/hutang SIDO tercatat sebesar Rp 366,52 miliar yang terdiri dari jumlah hutang jangka pendek sebesar Rp 306,11 miliar dan hutang jangka panjang Rp 60,41 miliar. Terakhir, SIDO memiliki total ekuitas sebesar Rp 3,07 triliun.
 Baca Juga

0 comments

Posting Komentar

Pilih Topik

Analisa 43 Broker 26 Dividen 302 IPO 37 Kinerja 83 Profil 30 Saham 169

Berita Utama

Saham BBCA: Harga, Cara Beli, Keuntungan dan Profil

Saham BBCA Saham BBCA (Bank BCA) adalah saham kapitalisasi terbesar di Bursa Efek Indonesia. Saham Bank BCA Oktober 2021 memiliki market...

Pilihan Pembaca