Jejak Sejarah dan Profil Perusahaan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI)

Perkebunan Astra Agro Lestari

Jejak Sejarah dan Profil Perusahaan  PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI)


Profil Perusahaan  PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit, serta menjalankan beberapa kegiatan usaha. Seperti perternakan, perdagangan, industry pengolahan (agro industri), pengangkutan, jasa (aktivitas profesional ilmiah dan teknis).

PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) memiliki luas areal Perkebunan Kelapa Sawit yang ditanam dan dikelola seluas 286.877 hektar. Tersebar di Pulau Sumatra seluas 104.258 hektar (36,3%), Kalimantan seluas 131.370 hektar (45,8%), dan Sulawesi seluas 51.249 hektar(17,9%). Serta terbagai menjadi 217.328 hektar (75,8%) perkebunan Inti dan perkebunan Plasma seluas 69.549 hektar (24,2%). Berdasarkan umur tanaman, seluas 268.264 (93,5%) hektar tanaman menghasilkan (TM) dan seluas 18.613 (6,5%) hektar tanaman belum menghasilkan (TBM).

Pada tahun 2014 PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) memperluas bidang usaha ke industry hilir sawit. Yakni mendirikan pabrik pengolahan minyak sawit melalui anak perusahaan PT Tanjung Sarana Lestari yang berlokasi di Provinsi Sulawesi Barat. Pada tahun 2019 PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI)  mengoperasikan 32 Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dengan total kapasitas olah 1.570 ton per jam.

Kemudian, pada tahun 2017 AALI juga mendirikan pabrik pengolahan minyak inti sawit (PKO). Lewat anak perusahaan PT Tanjung Bina Lestari di Sulawesi Barat. Pada tahun 2019  PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) memiliki Pabrik Pengolahan Inti Sawit sebanyak 14 unit dengan total kapasitas sebesar 1.500 ton per hari.
Selain itu, AALI memperluas ke sektor terintegrasi dengan sawit melalui integrasi sawit-sapi (cattle-in-palm business) dan Pabrik Pencampuran Pupuk NPK.

Berikut  ruang lingkup kerja PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) berdasarkan Pasal 3  Anggaran Dasar Perseroan

Pertanian dan Perternakan
  • Perkebunan Buah Kelapa Sawit
  • Pembibitan dan Budidaya Sapi Potong
Perdagangan
  • Perdagangan Besar Buah Yang Mengandung Minyak
  • Perdagangan Besar Minyak dan Lemak Nabati
Industri pengolahan (Agro Industri)
  • Industri Minyak Mentah Kelapa Sawit (Crude Palm Oil)
  • Industri Minyak Goreng Kelapa Sawit
  • Industri Pupuk Buatan Campuran Hara Makro Primer
Pengangkutan
  • Angkutan bermotor untuk barang umum
  • Angkutan bermotor untuk barang khusus
Jasa (aktivitas profesional, ilmiah dan tekhnis)
  • Aktivitas Konsultasi Manajemen lainnya

Jejak Sejarah PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI)


Tahun
Jejak Sejarah
1988
Pada 3 Oktober 1988 Astra mendirikan PT Suryaraya Cakrawala yang kemudian berubah nama pada Agustus 1989 menjadi PT Astra Agro Niaga
1990
Astra mengembangkan kebun teh seluas 1.035 hektar dan kakao 952 hektar di Jawa Tengah
1992
Astra mengkonsolidasikan anak perusahaan agribisnisnya yaitu Gunung Huma Group dan menggabungkannya ke PT Astra Agro Niaga. Selanjutnya, Astra Agro Niaga mengeluarkan produk minyak goreng merek Sendok
 1997
·   Pada 30 Juni 1997 PT. Suryaraya Bahtera merger ke dalam PT.   Astra Agro Niaga. Dan mengubah nama menjadi PT Astra Agro Lestari. Pada tahun yang sama juga meluncurkan logo baru AAL.
·   Pada tanggal 9 Desember 1997 AAL mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Jakarta dan Surabanya. Pada tahap ini AALI resmi menjadi perusahaan public.
·   AALI mengelola tanaman kelapa sawit seluas 164.019 hektar. Terdiri dari 36.000 hektar kebun Plasma dan 128.019 hektar kebun inti.
2000
Pada 22 Maret 2000, AALI melakukan penawaran umum obligasi pertama dengan tingkat suku bunga tetap dengan nilai nominal sebesar Rp 500 miliar. Dengan jangka waktu 5 tahun dan dicatatkan di Bursa Efek Surabaya.
2004
AALI melakukan divestasi usaha perkebunan kakao, teh dan karet. Hal ini dilakukan karena AALI ingin fokus pada usaha sawit.
2008
Seed processing Unit  AALI di Kalimantan Tengah mulai berfungsi dengan melakukan pengecambahan biji segar dari Pusat Penelitian Kelapa Sawit Marihat
2009
Pertama kali AALI mencetak produksi minyak kelapa sawit (CPO) di atas 1 juta ton.
2010
Research Center AALI di Kalimantan Tengah mulai berfungsi sebagai pusat penelitian, pengembangan dan laboratorium agronomi.
2011
AALI mulai penanaman kebun induk asal Kamerun.
2013
Pada tanggal 30 Agustus 2013 AALI menggandeng perusahaan di Malaysia, KL-Kepong Plantation Holding Sdn, Bhd dan membentuk usaha patungan ASTRA-KLK Pte, Ltd. Perusahaan ini berdomisili di Singapura yang bergerak dalam perdangan komoditas kelapa sawit.
2014
Pada Januari 2014 Pabrik Pengolahan Minyak Sawit (CPO refinery) dengan nama PT Tanjung Sarana Lestari, berlokasi di Kabupaten Mamuju Utara, Sulawesi Barat. Kapasitas produksi 2.000 ton CPO per hari dan menghasilkan produk seperti RBDPO, Olein, Sitearin dan PFAD.
2015
Pada Januari 2015 AALI melakukan penyertaan saham sebesar 50% pada refinery yang dimiliki oleh KL-Kepong Plantation Holdings Sdn, Bhd. Kapasitas pengolahan sebesar 2.000 ton CPO per hari dan berlokasi di Dumai, Riau.
2016
Pada Juni 2016, AALI melakukan pengembangan usaha peternakan Sapi dalam bentuk pengembangbiakan dan penggemukan. Berlokasi di Desa Pandu Senjaya, Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringan Barat, Kalimantan Tengah.
AALI melakukan right issue dengan menawarkan saham baru sebesar 349.943.333  (nilai nominal Rp 500) lembar saham dengan harga penebusan Rp. 11.425
2017
Mengoperasikan pabrik pupuk yang kedua di Kalimantan Tengah
2019
Pada Mei 2019 AALI melakukan pengembangan terhadap usaha penggemukan Sapi di Kecamatan Waru, Kabupaten Paser Utara, Kalimantan Timur.
Pemegang Saham PT Astra Agro Lestari

Total jumlah saham hingga pada 31 Desember 2019 1.924.688.333 lembar

Komposisi Pemegang Saham per 31 Desember  2019
PT Astra International Tbk
79,68 %
Pengendali
Publik
20,32 %


Catatan. Informasi diolah oleh Tim Kuhuni yang diambil dari Laporan Tahunan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI)

0 comments

Posting Komentar

Fokus

Kode Broker Saham (Sekuritas)

Kuhuni.com – Kode broker saham (sekuritas) yang terdaftar secara legal atau resmi di Bursa Efek Indonesia hingga saat ini. Perusahaan...