Saham BBCA: Harga, Cara Beli, Keuntungan dan Profil

Saham BCA


Saham BBCA

Saham BBCA (Bank BCA) adalah saham bank dengan kapitalisasi terbesar di Bursa Efek Indonesia. Saham Bank BCA Agustus 2025 memiliki market kapitalisasi mencapai Rp 985 triliun. Bank BCA selalu berada di urutan pertama maket kapitalisasi terbesar di bursa khususnya perbankan. Sampai saat ini posisinya belum pernah bisa tergoyang oleh saham bank lain.

BBCA termasuk saham blue chip dan saham BBCA bisa dibeli dan di jual oleh investor ritel. Saham BBCA salah satu saham yang harga sahamnya terus naik tiap tahun. September 2025, saham BBCA dijual di harga Rp 8000  per lembar. Kamu tertarik buat beli saham BBCA? Simak caranya.

 

Cara Beli Saham BBCA

Cara membeli saham BCA sebenarnya cukup mudah. Apalagi kamu sudah memiliki akun broker sekuritas, kamu cukup mentransfer dana ke Rekening Dana Investor sebanyak 800 ribu rupiah. Saham BBCA minimal beli 1 lot. 1 lot setara dengan 100 lembar saham, maka 1 lot harganya 800 ribu rupiah. Jika kamu ingin beli 10 lot berarti uang yang harus kamu sediakan sebesar Rp 8 juta.

Daftar Pialang Berjangka Resmi BAPPEBTI 2025 – Broker Trading Legal dan Terpercaya

 


Broker Forex Terpercaya – Broker Trading forex menjadi salah satu instrumen investasi yang banyak diminati di Indonesia. Namun, risiko penipuan di dunia forex masih tinggi apabila trader menggunakan broker ilegal. Karena itu, memilih broker forex terpercaya adalah hal yang wajib.

Di Indonesia, broker forex tidak diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan), melainkan oleh Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi). Semua perusahaan pialang berjangka yang menawarkan layanan forex, emas, indeks, maupun komoditi harus mendapatkan izin resmi dari Bappebti.

Mengapa Harus Memilih Broker Forex yang Terdaftar di Bappebti?

  1. Legal dan diawasi pemerintah – Broker yang terdaftar di Bappebti beroperasi di bawah hukum Indonesia.
  2. Keamanan dana terjamin – Dana nasabah ditempatkan di rekening terpisah (segregated account) sehingga lebih aman.
  3. Transparan dan fair – Semua transaksi diawasi sehingga trader terlindungi dari manipulasi harga.
  4. Alamat dan kantor jelas – Broker resmi memiliki kantor pusat di Indonesia dan mudah dihubungi.

Broker ilegal yang tidak memiliki izin Bappebti biasanya menawarkan iming-iming keuntungan tinggi, padahal berisiko merugikan. Karena itu, jangan sekali-sekali membuka akun di broker ilegal.

10 Aplikasi Trading Saham Terdaftar OJK: Paling Banyak Digunakan Agustus 2025



Aplikasi Trading Saham Terdaftar OJK – Perkembangan teknologi ponsel membuat aplikasi trading saham semakin populer di Indonesia. Saat ini, hampir semua aktivitas investasi khususnya saham bisa dilakukan langsung melalui smartphone. Cukup  mengunduh aplikasi resmi dari salah satu sekuritas resmi, investor dapat membeli, menjual, hingga memantau pergerakan saham secara real-time.

Namun, penting untuk diingat bahwa tidak semua aplikasi trading bisa digunakan secara aman. Investor sebaiknya memilih aplikasi trading saham yang terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan) agar transaksi lebih aman dan terjamin karena sudah ada izin resmi.

Laporan keuangan PT Merdeka Gold Resources Tbk (IDX: EMAS) Tahun 2024, Rugi US$12,70 juta

 


Laporan keuangan PT Merdeka Gold Resources Tbk (IDX: EMAS)

Laporan keuangan PT Merdeka Gold Resources Tbk (IDX: EMAS) pada tahun 2024 menunjukkan rugi bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar US$12,70 juta. Angka ini meroket 85,8% dibandingkan rugi bersih pada tahun 2023 yang sebesar US$6,83 juta.

Pendapatan usaha Saham EMAS sepanjang 2024 tercatat sebesar US$1,75 juta, meningkat 25,5% dibandingkan tahun 2023 yang sebesar US$1,39 juta. Sementara itu, beban umum dan administrasi justru menurun signifikan sebesar 53,1%, dari US$2,17 juta pada 2023 menjadi US$1,02 juta pada 2024. Dari sisi pendapatan dan efisiensi beban sebenarnya memberikan sinyal yang positif, namun terbebani oleh tingginya biaya keuangan.

Hardi Wijaya Liong, Sang Presiden Komisaris PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS)

 


Hardi Wijaya Liong adalah seorang Warga Negara Indonesia. Di tahun 2025 ini  Hardi Wijaya Liong berusia 55 tahun. Hardi Wijaya Liong kini dipercaya menduduki posisi penting sebagai Presiden Komisaris PT MERDEKA GOLD RESOURCES Tbk (IDX: EMAS).

Hardi Wijaya Liong meraih gelar Sarjana Ekonomi di bidang Akuntansi dari Universitas Trisakti pada tahun 1993. Hardi Wijaya Liong telah berpengalaman lebih dari tiga dekade di bidang akuntansi, investasi, dan pengelolaan portofolio investasi. Hardi Wijaya Liong dikenal sebagai sosok profesional yang visioner, mampu memadukan keterampilan analitis dengan strategi bisnis jangka panjang, serta konsisten mendorong pertumbuhan perusahaan yang ia pimpin.

Baca Juga: Profil Boyke Poerbaya Abidin, Direktur Utama Saham EMAS

Hardi Wijaya Liong memulai kariernya di Kantor Akuntan Publik Prasetio Utomo & Rekan – Arthur Anderson Indonesia, di mana ia menjabat sebagai manajer dari tahun 1993 hingga 1998. Semangat dan keahliannya di bidang keuangan kemudian membawanya bergabung dengan Citigroup Investment Banking Indonesia, hingga mencapai posisi sebagai Wakil Presiden dan Direktur PT Citigroup Securities pada periode 1998–2004.

Tak berhenti di sana, Hardi Wijaya Liong kemudian mendirikan Grup Provident Capital, sebuah perusahaan investasi yang tumbuh menjadi salah satu pemain penting dengan portofolio luas di Indonesia. Melalui Grup Provident, ia turut membangun investasi strategis di berbagai sektor, termasuk MCG, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (IDX: TBIG) dan PT Provident Investasi Bersama Tbk (IDX: PALM)

Selain sebagai Presiden Komisaris Perseroan, Hardi juga aktif memegang berbagai jabatan penting lainnya. Ia menjabat sebagai Direktur MCG sejak 2014, Wakil Presiden Direktur PT Tower Bersama Infrastructure Tbk sejak 2010, serta Presiden Komisaris PT Provident Investasi Bersama Tbk sejak 2023. Di samping itu, ia juga menjadi bagian dari dewan komisaris di sejumlah perusahaan lain, antara lain PT Alam Permai, PT Sarana Investasi Nusantara, Suwarna Arta Mandiri, PT Srivijaya Kapital, dan PT Mitra Daya Mustika. Ia pun dipercaya sebagai Presiden Direktur PT Provident Capital Indonesia sejak 2011.

Berikut Riwayat Karir Hardi Wijaya Liong:

  • Manajer, Kantor Akuntan Publik Prasetio Utomo & Rekan – Arthur Anderson Indonesia (1993–1998)
  • Wakil Presiden & Direktur PT Citigroup Securities, Citigroup Investment Banking Indonesia (1998–2004)
  • Pendiri & Pemegang Saham Grup Provident Capital – dengan portofolio investasi di Indonesia, antara lain MCG, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk, dan PT Provident Investasi Bersama Tbk
  • Direktur MCG (sejak 2014)
  • Wakil Presiden Direktur PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (sejak 2010)
  • Presiden Komisaris PT Provident Investasi Bersama Tbk (sejak 2023)
  • Komisaris PT Alam Permai
  • Komisaris PT Sarana Investasi Nusantara (sejak 2011)
  • Komisaris Suwarna Arta Mandiri (2011–2018, kembali sejak 2022)
  • Presiden Direktur PT Provident Capital Indonesia (sejak 2011)
  • Komisaris PT Srivijaya Kapital (sejak 2012)
  • Komisaris PT Mitra Daya Mustika (sejak 2012)

Kode Bank BCA Digital Saat Ini dan Cara Transfer ke Blu

Kode Bank BCA Digital saat ini adalah 501. Kode transfer Bank BCA Digital wajib dimasukkan saat mengirim uang ke rekening BCA Digital. Misalnya saat transfer uang dari Bank BCA ke BCA Digital.

Bank BCA Digital dulunya bernama PT Bank Royal Indonesia. Kemudian pada tahun 2019, Bank Royal diambil alih oleh Bank BCA lalu mengubahnya menjadi PT Bank Digital BCA atau lebih dikenal BCA Digital.

Pemilik Bank BCA Digital saat ini yaitu Bank BCA Tbk sebanyak 100% dan sekaligus sebagai pengendali Bank BCA Digital. Hingga Juli 2025 Bank BCA Digital memiliki total aset mencapai Rp 18 triliun.

Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan blu BCA Digital

Bank BCA Digital mulai gencar diperkenalkan ke masyarakat dengan nama Blu. Blu diperkenalkan lewat berbagai promo dan iklan. Sekaligus dipromosikan ke seluruh jaringan Group BCA.

Profil Boyke Poerbaya Abidin, Direktur Utama Saham EMAS

Nama: Boyke Poerbaya Abidin
Kewarganegaraan: Indonesia
Usia: 61 tahun
Jabatan Saat Ini: Direktur Utama Merdeka Gold (IDX: EMAS)

Boyke Poerbaya Abidin meraih gelar Bachelor of Business Administration dari International University, London pada tahun 1985. Karier profesionalnya dimulai sebagai Management Consultant in Finance and Accounting System (1985–1990), kemudian berlanjut sebagai Consultant in External Affairs (1990–sekarang).

Riwayat Karir:

  • Management Consultant in Finance and Accounting System (1985–1990)
  • Consultant in External Affairs (1990–sekarang)
  • Bergabung dengan Grup MCG (2017)
  • Chief of External Affairs MCG (sejak 2018)
  • Direktur PEG (sejak 2017)
  • Direktur Utama PETS
  • Direktur PT Damai Suksesindo
  • Direktur PT Beta Bumi Suksesindo
  • Direktur PT Cinta Bumi Suksesindo
  • Direktur PT BSI (sejak 2018)
  • Direktur Utama MAP
  • Direktur Utama PT Merdeka Energi Nusantara
  • Direktur Utama PT Merdeka Tambang Nusantara
  • Direktur Utama PT Batutua Alam Persada
  • Direktur Utama PT Batutua Abadi Jaya
  • Direktur Utama PT Batutua Pelita Investama
  • Direktur PT Batutua Lampung Elok (sejak 2019)
  • Presiden Direktur PT Batutua Kharisma Permai (sejak 2020)
  • Direktur Utama GSM, MMI, MIM, dan PT Merdeka Kapital Indonesia (sejak 2022)
  • Direktur Utama PT Batutua Tambang Indonesia, PT Batutua Tambang Jaya, PT Batutua Tambang Nusantara (sejak 2023)
  • Direktur PIJ
  • Direktur Utama PT ESG New Energy Material
  • Direktur Utama PT ESG Industri Energi Baru
  • Komisaris Utama PT Merdeka Tsingshan Indonesia
  • Komisaris PT Lestari Jaya Kekal, PT Cahaya Sulawesi Kekal, PT Cahaya Kapur Alfa, PT Indonesia Cahaya Kekal Sulawesi
  • Direktur Utama PT Huaneng Metal Industry
  • Komisaris PT Konawe Cahaya Indonesia, PT Kapur Maxima Gemilang, PT Indogreen Cahaya Surya, PT Anugerah Batu Putih
  • Komisaris PT Indonesia Konawe Industrial Park, PT Cahaya Energi Indonesia, PT Ciptawana Lestari Mandiri, PT Cahaya Hutan Lestari, PT Merdeka Energi Baru
  • Presiden Direktur PT Zhao Hui Nickel
  • Direktur Utama PT Cahaya Smelter Indonesia
  • Direktur Utama PT Bukit Smelter Indonesia
  • Direktur PT Sulawesi Cahaya Mineral (sejak 2024)
  • Direktur PIN
  • Komisaris PT Merdeka Teknik Servis (sejak 2025)
  • Direktur Utama Merdeka Gold (2025 – 2030)

Boyke Poerbaya Abidin telah memiliki pengalaman yang sangat panjang di bidang konsultansi, keuangan, urusan eksternal, dan kepemimpinan di berbagai perusahaan. Sehingga Boyke Poerbaya Abidin ditempatkan sebagai Direktur Utama PT MERDEKA GOLD RESOURCES Tbk (IDX: EMAS) karena pengalamannya dalam mengelola bisnis lintas sektor, khususnya di bidang energi dan pertambangan.

Kode Seabank Saat Ini dan Cara Transfer ke Seabank

 


Kode Seabank Indonesia saat ini adalah 535. Kode transfer ke Seabank sangat diperlukan untuk mengirim uang dari bank lain ke rekening Seabank. Misalnya mengirim uang ke Seabank dari BCA.

Seabank mulai dikenal masyarakat Indonesia karena bekerjasama dengan shoope. Para pengguna Shopee yang memiliki rekening tabungan Sebank mendapat layanan gratis top up Shopeepay. Sementara isi saldo Shopeepay dari bank lain dikenakan potongan mulai dari Rp500 sampai Rp6.500, tergantung masing-masing bank.

Terbaru

      Konten Pilihan