Dividen Saham Paling Besar di Indonesia 2026

Dividen saham paling besar di Indonesia menjadi salah satu informasi yang banyak dicari investor. Investor yang ingin mendapatkan penghasilan pasif dari saham tentu membutuhkan informasi saham-saham yang membagikan dividen paling besar.

Dividen adalah uang yang dibagikan perusahaan kepada para pemegang saham. Besarnya dividen berbeda-beda pada setiap perusahaan.

dividen saham paling besar di indonesia
Dividen saham paling besar di Indonesia

Pada tahun 2026, ada sejumlah saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang membagikan dividen dalam jumlah besar berdasarkan dividen per lembar saham.

Dividen saham terbesar diraih oleh saham UNIC sebesar Rp1.447 per lembar saham. Setelah itu ada UNTR sebesar Rp1.096 per lembar dan ITMG sebesar Rp992 per lembar.

Berikut daftar lengkapnya.

Jadwal Dividen 2026, Cek Cum Dividen dan Tanggal Pembayaran

Memasuki periode pembagian dividen, para investor biasanya mulai berburu Dividen 2026 untuk mengoptimalkan imbal hasil portofolio mereka. Para emiten di BEI biasanya ramai membagikan dividen di sepanjang tahun 2026.

dividen 2026
Jadwal Dividen 2026. Foto dokumentasi Kuhuni.com

Cara Mendapatkan Dividen dari Saham: Panduan Lengkap untuk Investor Pemula

Dividen merupakan pembagian keuntungan perusahaan kepada pemegang saham sesuai keputusan perusahaan dan ketentuan yang berlaku.

Dividen dapat diberikan dalam bentuk dividen tunai (cash dividend) maupun bentuk lain, seperti dividen saham (stock dividend).

Bagi investor, dividen menjadi salah satu cara memperoleh hasil dari investasi saham selain capital gain, yaitu keuntungan yang berasal dari kenaikan harga saham.

Namun, membeli saham perusahaan yang membagikan dividen saja belum cukup. Investor perlu memahami cum date, ex date, recording date, dan payment date agar mengetahui kapan harus memiliki saham dan kapan dividen akan dibayarkan.

cara dapat dividen saham
Cara mendapatkan dividen saham. Kuhuni.com

Apa Itu Dividen Saham?

Dividen adalah bagian dari laba atau keuntungan perusahaan yang dibagikan kepada pemegang saham berdasarkan keputusan perusahaan.

Misalnya sebuah perusahaan menetapkan dividen sebesar Rp100 per saham.

Investor yang memiliki 1.000 lembar saham secara bruto berhak atas:

1.000 × Rp100 = Rp100.000

Jumlah yang diterima investor dapat berbeda dari perhitungan bruto tersebut apabila terdapat pajak atau ketentuan lain yang berlaku.

Tidak semua perusahaan membagikan dividen. Sebagian perusahaan memilih menggunakan laba untuk ekspansi, membayar kewajiban, memperkuat modal, atau kebutuhan perusahaan lainnya.

Karena itu, investor perlu melihat kebijakan dividen dan kondisi keuangan perusahaan, bukan hanya besar kecilnya dividen.

Cara Mendapatkan Dividen dari Saham

Secara sederhana, langkah mendapatkan dividen adalah sebagai berikut:

1. Pilih saham yang membagikan dividen

Investor dapat mencari perusahaan yang memiliki riwayat pembagian dividen.

Namun, jangan hanya melihat apakah perusahaan pernah membayar dividen. Perhatikan juga:

  • laba perusahaan;

  • arus kas;

  • riwayat pembagian dividen;

  • payout ratio;

  • utang;

  • prospek bisnis;

  • kebijakan dividen perusahaan.

Perusahaan yang pernah membagikan dividen tidak berarti pasti akan membagikan dividen dengan jumlah yang sama pada tahun berikutnya.

2. Perhatikan jadwal pembagian dividen

Setiap pembagian dividen memiliki jadwal yang diumumkan perusahaan.

Tanggal yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Cum dividend

  • Ex dividend

  • Recording date

  • Payment date

KSEI juga mempublikasikan jadwal corporate action yang mencantumkan tanggal cum dividend, ex dividend, recording date, dan pembayaran dividen.

3. Beli saham sebelum atau pada cum date

Investor yang ingin memperoleh dividen perlu memperhatikan cum dividend date.

Untuk perdagangan di pasar reguler dan negosiasi, cum date merupakan akhir periode perdagangan saham dengan hak atas dividen.

Setelah itu masuk ke periode ex dividend, yaitu perdagangan saham tanpa hak atas dividen tersebut.

Jadi, jangan hanya melihat tanggal pembayaran dividen. Investor harus melihat jadwal cum dan ex dividend yang diumumkan emiten.

4. Pastikan saham tercatat pada recording date

Setelah periode cum dan ex dividend, terdapat recording date.

Recording date merupakan tanggal pencatatan pemegang saham yang berhak menerima dividen.

KSEI menjelaskan bahwa dividen tunai diberikan kepada pemegang saham yang tercatat pada recording date sesuai jadwal corporate action.

5. Tunggu payment date

Setelah seluruh proses selesai, perusahaan akan membayar dividen pada payment date.

Untuk saham yang berada dalam penitipan kolektif KSEI, pembayaran dividen tunai dilakukan melalui KSEI dan kemudian didistribusikan ke RDN pada perusahaan efek atau bank kustodian tempat investor membuka rekening efek.

Baca Juga: 20 Dividen Saham Terbesar 2026

Contoh Cara Mendapatkan Dividen

Misalnya:

  • Harga saham: Rp4.000

  • Dividen: Rp100 per saham

  • Kepemilikan: 10 lot

  • 1 lot: 100 saham

Jumlah saham:

10 × 100 = 1.000 saham

Dividen bruto:

1.000 × Rp100 = Rp100.000

Jadi investor memiliki hak atas dividen bruto sebesar Rp100.000, sebelum memperhitungkan pajak atau ketentuan lain yang berlaku.

Baca Juga: 10 Dividen Saham Terbesar 2025

Syarat Mendapatkan Dividen Saham

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan investor.

1. Memiliki rekening saham

Investor perlu memiliki rekening efek pada perusahaan sekuritas agar dapat melakukan transaksi saham.

Investor juga memiliki RDN untuk kebutuhan dana transaksi pasar modal.

2. Memiliki saham sesuai ketentuan jadwal dividen

Investor harus memiliki saham pada periode yang memberikan hak atas dividen.

Untuk perdagangan pasar reguler dan negosiasi, investor perlu memperhatikan cum date dan ex date yang tercantum dalam pengumuman pembagian dividen.

3. Tercatat sebagai pemegang saham yang berhak

Recording date digunakan untuk menentukan daftar pemegang saham yang berhak mendapatkan dividen.

KSEI menjelaskan bahwa data pada Sub Rekening Efek digunakan dalam proses administrasi corporate action, termasuk pembagian dividen.

4. Menunggu pembayaran dividen

Investor tidak perlu menjual saham untuk mendapatkan dividen.

Jika investor memenuhi ketentuan dan tercatat sebagai pemegang saham yang berhak, dividen akan dibayarkan sesuai jadwal.

Baca: Jadwal Dividen 2026: Cek Cum Dividen dan Tanggal Pembayaran

Empat Tanggal Penting Dividen

Agar lebih mudah dipahami, berikut empat tanggal yang perlu diketahui.

IstilahPengertian
Cum DividendAkhir periode perdagangan saham dengan hak dividen
Ex DividendAwal periode perdagangan saham tanpa hak dividen
Recording DateTanggal pencatatan pemegang saham yang berhak
Payment DateTanggal pembayaran dividen

Dalam praktiknya, jadwal dapat berbeda antara pasar reguler/negosiasi dan pasar tunai. Karena itu, investor sebaiknya selalu menggunakan jadwal resmi yang diumumkan emiten dan KSEI.

Baca: 10 Dividen Saham Terbesar 2022

Kalau Saham Dijual Saat Ex Date, Apakah Tetap Dapat Dividen?

Pada kondisi perdagangan pasar reguler, investor yang sudah membeli saham sebelum batas cum dividend dan kemudian menjualnya pada periode ex dividend tetap dapat menerima dividen tersebut, selama haknya sudah terbentuk sesuai mekanisme corporate action.

Contohnya:

  • Cum dividend: 22 Juni

  • Ex dividend: 23 Juni

  • Recording date: 24 Juni

  • Payment date: 15 Juli

Investor yang memenuhi ketentuan hingga cum date kemudian menjual saham pada ex date tetap memiliki hak atas dividen yang sudah menjadi haknya.

KSEI menunjukkan struktur jadwal seperti ini dalam pengumuman pembagian dividen.

Namun, investor perlu membedakan hak atas dividen dengan kepemilikan saham setelah ex date. Setelah saham memasuki ex dividend, saham tersebut diperdagangkan tanpa hak atas dividen yang sedang dibagikan.

1 Lot Saham Dapat Dividen Berapa?

Karena 1 lot = 100 lembar saham, jumlah dividen dapat dihitung dengan rumus:

Dividen = Dividen per saham × jumlah saham

Misalnya perusahaan membagikan dividen Rp90,90 per saham.

Maka investor yang memiliki 1 lot:

100 × Rp90,90 = Rp9.090

Jadi, 1 lot saham tersebut memberikan dividen bruto sebesar Rp9.090.

Semakin banyak saham yang dimiliki, semakin besar pula dividen yang diterima jika dividen per sahamnya sama.


Dividen Masuk ke Mana?

Untuk saham yang disimpan dalam penitipan kolektif KSEI, dividen tunai didistribusikan melalui KSEI dan kemudian masuk ke Rekening Dana Nasabah (RDN) pada perusahaan efek atau bank kustodian tempat investor membuka rekening efek.

Investor biasanya dapat melihat transaksi tersebut melalui aplikasi sekuritas yang digunakan.


Apakah Semua Saham Membagikan Dividen?

Tidak.

Tidak semua perusahaan membagikan dividen.

Ada perusahaan yang membagikan sebagian laba kepada pemegang saham, sementara sebagian lainnya memilih menahan laba untuk kebutuhan perusahaan.

Contohnya, perusahaan yang sedang melakukan ekspansi besar mungkin menggunakan laba untuk membangun pabrik, membuka cabang, mengembangkan produk, atau membiayai investasi lainnya.

Karena itu, jangan membeli saham hanya karena perusahaan pernah membagikan dividen.

Berapa Kali Dividen Dibagikan dalam Setahun?

Tidak ada kewajiban bahwa semua perusahaan harus membagikan dividen dengan frekuensi yang sama.

Ada perusahaan yang membagikan dividen satu kali dalam setahun, sementara perusahaan lain dapat membagikan dividen interim sebelum RUPS Tahunan dan kemudian membagikan dividen final setelah keputusan RUPS.

Jadi, investor harus melihat pengumuman resmi masing-masing perusahaan.


Siapa yang Menentukan Pembagian Dividen?

Pembagian dividen merupakan bagian dari keputusan perusahaan sesuai ketentuan yang berlaku.

Untuk dividen yang berasal dari penggunaan laba perusahaan, keputusan pembagian dan jumlahnya berkaitan dengan keputusan RUPS.

Besarnya dividen yang dibagikan juga dipengaruhi oleh laba, kondisi keuangan, kebutuhan investasi, kebijakan perusahaan, serta keputusan pemegang saham sesuai ketentuan yang berlaku.


Tips Mendapatkan Dividen

1. Jangan hanya mengejar dividend yield tinggi

Dividend yield memang penting, tetapi jangan digunakan sebagai satu-satunya pertimbangan.

Dividend yield yang tinggi bisa terjadi karena dividen besar, tetapi bisa juga karena harga saham sedang turun.

Rumus sederhananya:

Dividend Yield = Dividen per Saham ÷ Harga Saham × 100%

Misalnya dividen Rp100 dan harga saham Rp2.000:

Rp100 ÷ Rp2.000 × 100% = 5%

2. Lihat riwayat dividen

Periksa apakah perusahaan konsisten membagikan dividen dan bagaimana perkembangan jumlah dividennya.

Riwayat masa lalu tetap bukan jaminan bahwa dividen yang sama akan dibayarkan pada masa depan.

3. Perhatikan laba dan arus kas

Dividen pada dasarnya berkaitan dengan kemampuan perusahaan menghasilkan laba dan menyediakan dana untuk dibagikan.

Karena itu, investor sebaiknya melihat laporan keuangan dan tidak hanya melihat angka dividend yield.

4. Perhatikan payout ratio

Dividend payout ratio (DPR) menunjukkan seberapa besar bagian laba yang dibagikan sebagai dividen.

Misalnya perusahaan memperoleh laba Rp1 triliun dan membagikan Rp500 miliar sebagai dividen.

Secara sederhana, DPR-nya:

Rp500 miliar ÷ Rp1 triliun × 100% = 50%

Artinya sekitar 50% laba dibagikan sebagai dividen.

5. Jangan membeli saham hanya untuk mengejar dividen

Ada investor yang membeli saham menjelang cum date karena ingin mendapatkan dividen.

Namun, harga saham dapat bergerak naik atau turun setelah memasuki ex dividend.

Karena itu, mendapatkan dividen bukan berarti investasi otomatis menghasilkan keuntungan total.

Investor perlu memperhitungkan dividen dan perubahan harga saham.


Apakah Harga Saham Turun Setelah Ex Dividend?

Harga saham dapat mengalami penyesuaian ketika memasuki periode ex dividend karena saham tersebut tidak lagi membawa hak atas dividen yang sedang dibagikan.

Namun, penurunan harga tidak selalu persis sama dengan nilai dividen karena harga saham juga dipengaruhi oleh kondisi pasar, sentimen investor, kinerja perusahaan, permintaan dan penawaran, serta faktor lainnya.

Jadi, jangan menganggap membeli saham sebelum cum date lalu menjual setelah ex date sebagai cara mendapatkan keuntungan tanpa risiko.


Dividen vs Capital Gain

Investor saham pada dasarnya dapat memperoleh hasil dari dua sumber utama:

Capital gain

Keuntungan dari kenaikan harga saham.

Contoh:

Beli Rp1.000
Jual Rp1.300

Capital gain = Rp300 per saham sebelum biaya transaksi.

Dividen

Pembagian keuntungan perusahaan kepada pemegang saham.

Contoh:

Dividen = Rp100 per saham.

Keduanya dapat menjadi bagian dari hasil investasi saham, tetapi tidak ada jaminan bahwa investor akan selalu memperoleh capital gain maupun dividen.

Kesimpulan

Cara mendapatkan dividen dari saham sebenarnya cukup sederhana, tetapi investor harus memahami jadwal corporate action.

Hal terpenting adalah mengetahui cum dividend, ex dividend, recording date, dan payment date.

Investor yang memenuhi ketentuan sebagai pemegang saham yang berhak akan menerima dividen sesuai jadwal yang ditetapkan perusahaan.

Untuk saham dalam penitipan kolektif KSEI, dividen tunai didistribusikan melalui KSEI dan diteruskan ke RDN investor melalui perusahaan efek atau bank kustodian.

Namun, investor sebaiknya tidak membeli saham hanya karena mengejar dividen. Besarnya dividen perlu dilihat bersama dengan kinerja perusahaan, laba, arus kas, payout ratio, valuasi, dan risiko perubahan harga saham.

Dividen dapat menjadi salah satu sumber hasil investasi saham, tetapi bukan berarti setiap saham yang membayar dividen pasti menghasilkan keuntungan investasi secara keseluruhan.

Baca Juga: 10 Aplikasi Trading Saham Terdaftar OJK: Paling Banyak Digunakan

Tanya Jawab Seputar Dividen Saham

Siapa yang berhak menerima dividen?

Pemegang saham yang memenuhi ketentuan corporate action dan tercatat sebagai pemegang saham yang berhak pada recording date.

Apakah harus memiliki saham sampai payment date?

Tidak. Hak dividen ditentukan berdasarkan jadwal dan mekanisme corporate action. Investor tidak harus terus memegang saham sampai tanggal pembayaran untuk menerima dividen yang sudah menjadi haknya.

Apakah menjual saham saat ex date tetap mendapatkan dividen?

Untuk saham yang diperdagangkan di pasar reguler, investor yang telah memiliki hak dividen sebelum memasuki ex date tetap berhak menerima dividen tersebut.

1 lot saham dapat dividen berapa?

Jika 1 lot terdiri dari 100 saham dan dividen Rp100 per saham, maka dividen bruto:

100 × Rp100 = Rp10.000.

Dividen masuk ke mana?

Untuk saham dalam penitipan kolektif KSEI, dividen tunai didistribusikan melalui KSEI ke RDN pada perusahaan efek atau bank kustodian investor.

Apakah semua perusahaan membagikan dividen?

Tidak. Pembagian dividen bergantung pada kondisi perusahaan dan keputusan sesuai ketentuan yang berlaku.

Apakah dividen selalu dibagikan setahun sekali?

Tidak. Frekuensi pembagian dividen berbeda-beda antarperusahaan. Ada perusahaan yang membagikan dividen tahunan dan ada pula yang dapat membagikan dividen interim.

Apa perbedaan cum date dan recording date?

Cum date merupakan akhir periode perdagangan saham dengan hak dividen, sedangkan recording date merupakan tanggal pencatatan pemegang saham yang berhak menerima dividen.

Apa itu dividend yield?

Dividend yield adalah perbandingan dividen per saham dengan harga saham. Rumusnya:

Dividend Yield = Dividen per Saham ÷ Harga Saham × 100%.

Apakah membeli saham sebelum cum date pasti untung?

Tidak. Mendapatkan hak dividen tidak menjamin keuntungan investasi secara keseluruhan karena harga saham dapat bergerak naik atau turun.



Baca JUGA:

Jadwal Pembagian Dividen BBCA 2026

dividen final BBCA 2026 Rp 260 Per Lembar
Dividen Final BBCA 2026 Rp 281 Per Lembar. Ilustrasi gambar oleh Tim Kuhuni.com


Dividen BBCA 2026 – Bank BCA (IDX: BBCA) untuk tahun 2026 kembali membagi dividen final. Dviden final BBCA tahun 2026 sebesar 281 per lembar dibayarkan tanggal 8 April 2026.


Kinerja Keuangan Bank BCA (BBCA) Tahun Buku 2025

Berdasarkan hasil laporan keuangan terbaru, Bank BCA berhasil meraih laba bersih sebesar Rp 57,53 triliun atau setara dengan Rp 467 per lembar saham. Capaian ini menunjukkan pertumbuhan laba bersih sebesar 4,93% dibandingkan dengan perolehan laba pada tahun 2024.

Baca: Dividen BBCA 10 Tahun Terakhir

Melihat histori pembagian dividen dari tahun ke tahun, Bank BCA secara konsisten membagikan dividen dalam rentang 60% hingga 68% dari total laba bersih yang diperoleh perusahaan.

Tahun ini, Bank BCA membagikan dividen dengan rasio mencapai 72% dari laba bersih tahun 2025. Ini merupakan terbesar dari tahun tahun sebelumnya.

Dividen BBCA Per Lembar Tahun 2026

Dengan dividend payout ratio sebesar 72% dari laba bersih, maka total dividen BBCA untuk tahun buku 2025  mencapai Rp 336 per lembar.

Dividen BBCA Nilai Per Lembar Status Pembayaran
Dividen Interim Rp 55 Sudah Cair (Desember 2025)
Dividen Final 2026 Rp 281 8 April 2026
Total Dividen Rp 366 Tahun Buku 2025
Info Penting: Dividen final sebesar Rp 281 per lembar merupakan sisa dari total dividen tahun buku 2025 setelah dikurangi dividen interim yang telah dibayarkan sebelumnya.

Baca: Saham BBCA: Harga, Cara Beli, Keuntungan dan Profil 

Jadwal Pembagian Dividen Final 2026

Keputusan resmi mengenai angka dividen final ini akan ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dijadwalkan pada bulan Maret. Berikut adalah estimasi linimasa jadwalnya:

  • RUPST BBCA: 12 Maret 2026
  • Cum Dividen (Pasar Reguler): 27 Maret 2026
  • Ex Dividen (Pasar Reguler): 30 Maret 2026
  • Recording Date: 31 Maret 2026
  • Tanggal Pembayaran Dividen: 8 April 2026

Estimasi Dividen Yield BBCA

Berdasarkan harga saham BBCA pada perdagangan 12 Maret 2026, harga saham BBCA berada di level Rp 6.900 per saham. Apabila dividen yang dibagikan sebesar Rp281 per lembar. Maka dividen yield BBCA diperkirakan sebesar 4%.


Kesimpulan bagi Investor

Dividen final Rp 281 per lembar, saham BBCA tetap menjadi primadona bagi pencari dividen (dividend hunter) di bursa saham Indonesia. Pastikan Anda memiliki saham ini sebelum tanggal Cum Date agar berhak mendapatkan distribusi laba tersebut.

Disclaimer: Artikel ini hanya bersifat informasi bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.

Dividen NISP 2026 Rp 110 Per Lembar (Estimasi)

dividen nisp
Dividen NISP 2026. Ilustrasi oleh Kuhuni.com


Dividen NISP 2026 – Bank OCBC (IDX: NISP) untuk tahun 2026 diprediksi akan kembali membagi dividen ke investor. Adapun dividen NISP tahun 2026 diperkirakan sebesar Rp110 per lembar.

Kinerja Keuangan OCBC Indonesia (NISP) Tahun Buku 2025

Berdasarkan hasil laporan keuangan terbaru, OCBC Indonesia berhasil meraih laba bersih sebesar Rp5,06 triliun atau setara dengan Rp220 per lembar saham (EPS). Capaian ini menunjukkan pertumbuhan laba bersih naik sebesar 3,9% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp4,86 triliun.

Dividen BBRI 2026 Rp 290 – 390 Per Lembar (Estimasi), Cek Analisis Lengkapnya!

dividen interim bbri 2026
Ilustri Dividen BBRI 2026 Per Lembar / Kuhuni.com


Bagi Anda investor yang sedang mencari estimasi dividen BBRI 2026 per lembar, kabar baiknya adalah prospek pembagian laba Bank BRI tetap solid. Berdasarkan analisis kinerja keuangan dan tren historis, estimasi total dividen BBRI tahun 2026 sebesar Rp 290 - Rp 390 per lembar saham.

Angka tersebut merupakan akumulasi dari dividen interim (awal tahun) dan dividen final (setelah RUPS). Untuk memudahkan Anda melihat potensinya, berikut adalah tabel ringkasan prediksi pembagiannya.

Dividen Interim IPCC 2025 Rp26,16 per Saham, Cek Jadwal Lengkapnya!

jadwal pembagian dividen ipcc
Ilustrasi Pembagian Dividen IPCC / Kuhuni.com


PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) telah mengumumkan pembagian dividen interim tahun buku 2025 sebesar nilai Rp26,1629 per saham.

Apa Itu Dividen Interim IPCC 2025?

Dividen interim IPCC 2025 adalah pembagian keuntungan sementara oleh PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) kepada pemegang sahamnya untuk tahun buku 2025.

Berdasarkan persetujuan Dewan Komisaris pada 4 Desember 2025, perusahaan akan membagikan total Rp47,57 miliar, yang setara dengan Rp26,1629 per saham. Dana ini dialokasikan berdasarkan kinerja keuangan perseroan selama periode sembilan bulan pertama tahun ini.

Jadwal Dividen 2025, Cek Dividen Tertinggi

Jadwal dividen 2025


Jadwal Dividen 2025 - Dividen adalah pembagian laba bersih perusahaan ke pemegang atau pemilik saham. Singkatnya, perusahaan bagi keuntungann ke para investor. Dividen biasanya dibagi tiap tahun berupa dividen tunai. Bahkan beberapa saham di BEI membagikan dividen 2 kali bahkan 4 kali dalam satu tahun. Namun ada juga perusahaan yang memberikan dividen  dalam bentuk saham ke para investor.

Dividen Interim BUDI 2025 Naik 40% Jadi Rp7 per Saham, Cek Jadwal dan Histori Dividen

dividen budi dari tahun ke tahun
Ilustrasi dividen / Mediasaham.com

Kuhuni.com -
PT Budi Starch & Sweetener Tbk (IDX: BUDI) kembali membagikan dividen interim tahun buku 2025 kepada para pemegang sahamnya. Berdasarkan surat resmi nomor 100/LGL-BSSW/2025 tertanggal 12 November 2025, keputusan ini diambil melalui rapat sirkuler Direksi dan Dewan Komisaris pada 11 November 2025.

AADI Umumkan Dividen Interim 2025 Senilai US$250 Juta, Investor Berpotensi Raup Yield 4,7%

AADI
Gedung Kantor Adaro. Foto dokumentasi Adaro

Pada tahun 2025, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai interim sebesar US$250.000.000 (dua ratus lima puluh juta dolar Amerika Serikat) yang bersumber dari laba bersih sembilan bulan pertama tahun buku 2025.

Dengan jumlah saham beredar sebanyak 7.786.891.760 lembar, dividen ini setara dengan US$0,0321 per lembar saham.

Mengacu pada kurs tengah Bank Indonesia yang diperkirakan berada di kisaran Rp16.000 per dolar AS pada 19 November 2025, total dividen yang akan diterima investor setara dengan sekitar Rp514 per lembar saham.

Terbaru

      Konten Pilihan