IHSG Menguat 4,90 Persen ke 5.439,258, Ini Rangkuman Pasar Saham BEI Sepekan 19-23 Oktober 2026

JAKARTA, Kuhuni.com — Pasar saham Indonesia mencatat penguatan signifikan sepanjang perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pekan 19-23 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 5.439,258, naik 254,153 poin atau 4,90 persen dibandingkan posisi akhir pekan sebelumnya di level 5.185,105.

Penguatan IHSG tersebut berlangsung bersamaan dengan meningkatnya nilai transaksi dan frekuensi perdagangan saham. Namun, volume rata-rata perdagangan harian justru mengalami penurunan dibandingkan pekan sebelumnya.

Gedung Bursa Efek Indonesia. Dok. Kuhuni.com

Berdasarkan laporan IDX Weekly Statistics Bursa Efek Indonesia untuk periode 19-23 Oktober 2026, kapitalisasi pasar BEI juga meningkat dari Rp9.157 triliun menjadi Rp9.583 triliun atau bertambah 4,66 persen.

IHSG Naik 4,90 Persen dalam Sepekan

IHSG mengawali pekan dari posisi penutupan sebelumnya sebesar 5.185,105 dan mengakhiri perdagangan Jumat, 23 Oktober 2026 pada level 5.439,258.

Dengan demikian, indeks utama pasar saham Indonesia tersebut bertambah 254,153 poin dalam satu pekan.

Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak cukup volatil. Level tertinggi mingguan tercatat di 5.455,211, sementara level terendah berada di 4.907,370.

Indikator Pekan Sebelumnya 19-23 Oktober 2026 Perubahan
IHSG Close5.185,1055.439,258+4,90%
IHSG Low5.185,1054.907,370-5,36%
IHSG High6.128,7235.455,211-10,99%

Nilai Transaksi Harian Naik 25,42 Persen

Aktivitas perdagangan saham mengalami peningkatan dari sisi nilai transaksi. Rata-rata nilai transaksi harian pada pekan 19-23 Oktober 2026 mencapai Rp20.337 miliar, dibandingkan Rp16.215 miliar pada pekan sebelumnya.

Artinya, rata-rata nilai transaksi harian meningkat Rp4.122 miliar atau 25,42 persen.

Kenaikan juga terlihat pada frekuensi perdagangan. Rata-rata frekuensi harian meningkat dari 1.717 ribu kali menjadi 1.953 ribu kali atau naik 13,80 persen.

Namun, rata-rata volume harian turun 9,39 persen dari 44.102 juta saham menjadi 39.959 juta saham.

IndikatorPekan LaluPekan IniPerubahan
Volume harian44.102 juta saham39.959 juta saham-9,39%
Nilai transaksi harianRp16.215 miliarRp20.337 miliar+25,42%
Frekuensi harian1.717 ribu1.953 ribu+13,80%
Kapitalisasi pasarRp9.157 triliunRp9.583 triliun+4,66%

Total Perdagangan Saham Mencapai Rp101,68 Triliun

Secara keseluruhan, perdagangan saham selama pekan tersebut menghasilkan volume sebesar 199.795.671.547 saham. Nilai transaksi mencapai Rp101.683.566.631.983, dengan total frekuensi transaksi sebanyak 9.767.365 kali.

Pasar reguler menjadi penyumbang terbesar aktivitas perdagangan. Volume di pasar reguler mencapai 186.002.242.400 saham atau 93,10 persen dari total volume. Nilai transaksi pasar reguler mencapai Rp90.116.987.268.400 atau 88,62 persen dari total nilai transaksi.

Sementara itu, pasar negosiasi menyumbang volume 13.793.230.047 saham atau 6,90 persen dengan nilai Rp11.566.516.154.483 atau 11,38 persen.

Berita IHSG:

Saham Bank Menjadi Penggerak IHSG

Sejumlah saham berkapitalisasi besar menjadi motor penguatan IHSG sepanjang pekan. BMRI mencatat kenaikan harga 15,04 persen dan memberikan kontribusi 40,65 poin terhadap IHSG.

BBRI naik 10,23 persen dengan kontribusi 39,76 poin, sedangkan TLKM melonjak 17,89 persen dan menyumbang 31,31 poin.

BREN, BBNI, ASII, BRPT, AMMN, UNTR, dan TPIA juga masuk dalam jajaran saham yang memberikan kontribusi positif terhadap IHSG.

TRUK Menjadi Top Gainer, ALDO Top Loser

Pergerakan saham individu juga sangat beragam. TRUK menjadi saham dengan kenaikan terbesar sepanjang pekan dengan lonjakan 87,11 persen, dari 3.220 menjadi 6.025.

PNSE berada di posisi kedua dengan kenaikan 70,57 persen, disusul WMUU 63,64 persen dan TOBA 53,85 persen.

Top GainerHarga Pekan LaluHarga Pekan IniKenaikan
TRUK3.2206.02587,11%
PNSE38465570,57%
WMUU223663,64%
TOBA33852053,85%
ANDI192847,37%

Di sisi lain, ALDO menjadi top loser dengan penurunan 29,92 persen, dari 1.955 menjadi 1.370.

AIMS turun 29,29 persen, MMIX turun 28,92 persen, IFSH turun 24,50 persen dan ALKA turun 21,79 persen.

Indeks BEI Kompak Menguat

Penguatan tidak hanya terjadi pada IHSG. Sejumlah indeks utama BEI juga mencatat kenaikan signifikan. IDX30 naik 7,95 persen, LQ45 naik 7,57 persen, IDX SMC Liquid naik 6,53 persen, serta IDX High Dividend 20 naik 10,03 persen.

IDX BUMN20 menjadi salah satu indeks dengan performa paling kuat, yakni naik 12,84 persen. Sementara IDX-MES BUMN 17 meningkat 11,83 persen dan SMinfra18 naik 11,62 persen.

Di indeks sektoral, Transportation & Logistic mencatat kenaikan 9,02 persen. Energy naik 6,37 persen, Financials 4,96 persen, Properties & Real Estate 5,39 persen, dan Infrastructures 5,68 persen.

Sektor Technology menjadi pengecualian karena hanya meningkat 0,03 persen.

Kesimpulan

Perdagangan BEI sepanjang 19-23 Oktober 2026 menunjukkan pemulihan yang kuat pada IHSG dan mayoritas indeks. IHSG naik 4,90 persen, kapitalisasi pasar bertambah 4,66 persen, sementara nilai transaksi harian meningkat 25,42 persen.

Di tengah penguatan tersebut, pasar tetap memperlihatkan volatilitas tinggi pada saham individual. TRUK menjadi top gainer dengan kenaikan 87,11 persen, sedangkan ALDO menjadi top loser dengan penurunan 29,92 persen.

Sumber: Bursa Efek Indonesia, IDX Weekly Statistics periode 19-23 Oktober 2026.

0 comments

Posting Komentar

Terbaru

      Konten Pilihan