47 Daftar Saham Sektor Teknologi di Indonesia 2026

Daftar saham sektor teknologi di Indonesia menjadi salah satu informasi yang banyak dicari oleh investor, terutama mereka yang ingin mengetahui perusahaan teknologi yang sahamnya diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Perkembangan teknologi membuat banyak kegiatan sehari-hari menjadi lebih mudah. Kita bisa berbelanja melalui internet, mengirim uang lewat aplikasi, menggunakan layanan penyimpanan data, hingga melakukan pekerjaan dengan bantuan komputer.

Daftar Saham Sektor Teknologi di BEI
Saham Sektor Teknologi di Indonesia

Di balik berbagai layanan tersebut, ada perusahaan yang menjalankan bisnisnya di bidang teknologi. Sebagian perusahaan ini sudah menjadi perusahaan terbuka dan sahamnya dapat dibeli oleh investor di BEI.

Lalu, apa saja saham sektor teknologi di Indonesia?

Artikel ini membahas 47 daftar saham sektor teknologi di Indonesia tahun 2026, lengkap dengan kode saham, nama perusahaan dan papan pencatatan. Daftar ini dapat menjadi bahan awal bagi Anda yang sedang mencari saham teknologi untuk dipelajari lebih lanjut.

Daftar Saham Sektor Teknologi di Indonesia 2026

Berikut adalah daftar saham sektor teknologi di Indonesia yang tercatat dalam data Bursa Efek Indonesia (BEI):

No.Kode SahamNama Perusahaan
1UVCRTrimegah Karya Pratama Tbk.
2BUKABukalapak.com Tbk.
3RUNSGlobal Sukses Solusi Tbk.
4WGSHWira Global Solusi Tbk.
5WIRGWIR ASIA Tbk.
6GOTOGoTo Gojek Tokopedia Tbk.
7AXIOTera Data Indonusa Tbk.
8BELIGlobal Digital Niaga Tbk.
9NINETechno9 Indonesia Tbk.
10ELITData Sinergitama Jaya Tbk.
11IRSXFolago Global Nusantara Tbk.
12CHIPPelita Teknologi Global Tbk.
13TRONTeknologi Karya Digital Nusa Tbk.
14MENNMenn Teknologi Indonesia Tbk.
15AWANEra Digital Media Tbk.
16JATIInformasi Teknologi Indonesia Tbk.
17CYBRITSEC Asia Tbk.
18IOTFSumber Sinergi Makmur Tbk.
19MSTIMastersystem Infotama Tbk.
20TOSKTopindo Solusi Komunika Tbk.
21MPIXMitra Pedagang Indonesia Tbk.
22AREADunia Virtual Online Tbk.
23ATICAnabatic Technologies Tbk.
24EMTKElang Mahkota Teknologi Tbk.
25KRENQuantum Clovera Investama Tbk.
26LMASLimas Indonesia Makmur Tbk.
27MLPTMultipolar Technology Tbk.
28MTDLMetrodata Electronics Tbk.
29PTSNSat Nusapersada Tbk.
30SKYBNorthcliff Citranusa Indonesia Tbk.
31KIOSKioson Komersial Indonesia Tbk.
32MCASM Cash Integrasi Tbk.
33NFCXNFC Indonesia Tbk.
34DIVADistribusi Voucher Nusantara Tbk.
35LUCKSentral Mitra Informatika Tbk.
36ENVYEnvy Technologies Indonesia Tbk.
37HDITHensel Davest Indonesia Tbk.
38TFASTelefast Indonesia Tbk.
39DMMXDigital Mediatama Maxima Tbk.
40GLVAGalva Technologies Tbk.
41PGJOBahtera Bumi Raya Tbk.
42CASHCashlez Worldwide Indonesia Tbk.
43TECHIndosterling Technomedia Tbk.
44WIFISolusi Sinergi Digital Tbk.
45DCIIDCI Indonesia Tbk.
46EDGEIndointernet Tbk.
47ZYRXZyrexindo Mandiri Buana Tbk.

Sumber: Bursa Efek Indonesia (BEI).

Baca Juga: 46 Daftar Saham Perbankan Indonesia: Lengkap dengan Jumlah Saham, Tanggal IPO dan Papan Pencatatan

Mengenal Saham Teknologi di Indonesia

Saham teknologi adalah saham perusahaan yang bergerak dalam bidang teknologi informasi, layanan digital, perangkat komputer, pusat data, internet, dan berbagai usaha lain yang berkaitan dengan teknologi.

Namun, perusahaan teknologi tidak selalu membuat aplikasi atau menjual perangkat komputer.

Ada perusahaan yang menyediakan pusat penyimpanan data. Ada yang membantu bisnis menggunakan sistem komputer. Ada juga yang menjual produk melalui internet atau menyediakan layanan pembayaran digital.

Karena itu, daftar saham teknologi cukup beragam. Masing-masing perusahaan memiliki cara kerja dan sumber pendapatan yang berbeda.

Kelompok Saham Teknologi Berdasarkan Bidang Usaha

Agar lebih mudah dipahami, 47 saham di atas dapat dikelompokkan berdasarkan bidang usaha yang dijalankan perusahaan.

Baca Juga: 29 Daftar Emiten Bank di Bursa Efek Indonesia yang Terdaftar di Papan Utama

1. Saham Perusahaan Digital dan E-Commerce

Perusahaan digital dan e-commerce menjalankan bisnis dengan memanfaatkan internet. Contohnya adalah marketplace, layanan aplikasi, dan platform digital yang menghubungkan pengguna dengan berbagai produk atau layanan.

Beberapa saham yang dikenal dalam kelompok ini adalah:

  • BUKA — Bukalapak.com Tbk.

  • GOTO — GoTo Gojek Tokopedia Tbk.

  • BELI — Global Digital Niaga Tbk.

  • WIRG — WIR ASIA Tbk.

  • KIOS — Kioson Komersial Indonesia Tbk.

  • MPIX — Mitra Pedagang Indonesia Tbk.

Perusahaan dalam kelompok ini biasanya memiliki hubungan yang erat dengan pertumbuhan pengguna internet dan aktivitas belanja online.

Namun, jumlah pengguna yang besar tidak selalu berarti perusahaan langsung menghasilkan keuntungan. Investor juga perlu melihat pendapatan, biaya operasional, dan perkembangan laba.

Baca Juga: 41 Daftar Saham Kesehatan di Indonesia

2. Saham Penyedia Teknologi Informasi

Kelompok ini berisi perusahaan yang membantu bisnis menggunakan teknologi. Layanannya dapat berupa penyediaan perangkat komputer, sistem informasi, jaringan, hingga solusi teknologi untuk perusahaan.

Contoh sahamnya adalah:

  • AXIO — Tera Data Indonusa Tbk.

  • ELIT — Data Sinergitama Jaya Tbk.

  • MSTI — Mastersystem Infotama Tbk.

  • ATIC — Anabatic Technologies Tbk.

  • MLPT — Multipolar Technology Tbk.

  • MTDL — Metrodata Electronics Tbk.

  • GLVA — Galva Technologies Tbk.

  • ZYRX — Zyrexindo Mandiri Buana Tbk.

Perusahaan dalam kelompok ini dapat memperoleh pendapatan dari penjualan perangkat, pengadaan sistem teknologi, atau layanan yang diberikan kepada pelanggan.

3. Saham Pusat Data dan Infrastruktur Digital

Pusat data adalah fasilitas yang digunakan untuk menyimpan dan mengelola data. Perusahaan teknologi membutuhkan pusat data agar aplikasi, situs web, dan berbagai layanan digital dapat berjalan.

Di Indonesia, beberapa saham yang berkaitan dengan pusat data dan infrastruktur digital adalah:

  • DCII — DCI Indonesia Tbk.

  • EDGE — Indointernet Tbk.

  • WIFI — Solusi Sinergi Digital Tbk.

  • AREA — Dunia Virtual Online Tbk.

Bidang ini semakin penting karena penggunaan internet, aplikasi, dan layanan digital membutuhkan infrastruktur yang dapat menyimpan serta mengirimkan data.

Investor dapat mempelajari bagaimana perusahaan memperoleh pendapatan dari layanan pusat data, jaringan, dan infrastruktur digital lainnya.

4. Saham Pembayaran Digital dan Distribusi Digital

Pembayaran digital membuat orang dapat melakukan transaksi tanpa harus selalu menggunakan uang tunai. Selain pembayaran, ada juga perusahaan yang bergerak dalam distribusi voucher, layanan digital, dan sistem transaksi elektronik.

Contoh saham dalam kelompok ini adalah:

  • UVCR — Trimegah Karya Pratama Tbk.

  • TOSK — Topindo Solusi Komunika Tbk.

  • MCAS — M Cash Integrasi Tbk.

  • NFCX — NFC Indonesia Tbk.

  • DIVA — Distribusi Voucher Nusantara Tbk.

  • CASH — Cashlez Worldwide Indonesia Tbk.

  • HDIT — Hensel Davest Indonesia Tbk.

Perusahaan dalam bidang ini dapat memperoleh pendapatan dari transaksi, distribusi produk digital, atau layanan yang digunakan oleh pelanggan dan mitra usaha.

5. Saham Keamanan Siber dan Solusi Digital

Keamanan siber adalah kegiatan melindungi komputer, jaringan, aplikasi, dan data dari ancaman digital.

Ketika semakin banyak perusahaan menggunakan internet, kebutuhan terhadap keamanan data juga menjadi bagian penting dari kegiatan bisnis.

Salah satu saham yang bergerak dalam bidang ini adalah:

  • CYBR — ITSEC Asia Tbk.

Selain keamanan siber, ada pula perusahaan yang menyediakan berbagai solusi teknologi untuk membantu bisnis menjalankan kegiatan sehari-hari.

6. Saham Perangkat Keras dan Manufaktur Elektronik

Tidak semua perusahaan teknologi hanya membuat aplikasi. Ada juga perusahaan yang bergerak dalam perangkat keras, komputer, dan manufaktur elektronik.

Contohnya adalah:

  • PTSN — Sat Nusapersada Tbk.

  • ZYRX — Zyrexindo Mandiri Buana Tbk.

  • AXIO — Tera Data Indonusa Tbk.

Perusahaan di bidang ini dapat berkaitan dengan produksi perangkat, perakitan, distribusi, dan penjualan produk teknologi.

7. Saham Teknologi Lainnya

Selain kelompok di atas, masih ada perusahaan yang bergerak dalam berbagai bidang teknologi dan layanan digital lainnya.

Beberapa di antaranya adalah:

  • RUNS — Global Sukses Solusi Tbk.

  • WGSH — Wira Global Solusi Tbk.

  • TRON — Teknologi Karya Digital Nusa Tbk.

  • MENN — Menn Teknologi Indonesia Tbk.

  • AWAN — Era Digital Media Tbk.

  • JATI — Informasi Teknologi Indonesia Tbk.

  • IOTF — Sumber Sinergi Makmur Tbk.

  • KREN — Quantum Clovera Investama Tbk.

  • LMAS — Limas Indonesia Makmur Tbk.

  • SKYB — Northcliff Citranusa Indonesia Tbk.

  • LUCK — Sentral Mitra Informatika Tbk.

  • ENVY — Envy Technologies Indonesia Tbk.

  • TFAS — Telefast Indonesia Tbk.

  • DMMX — Digital Mediatama Maxima Tbk.

  • PGJO — Bahtera Bumi Raya Tbk.

  • TECH — Indosterling Technomedia Tbk.

  • EMTK — Elang Mahkota Teknologi Tbk.

Daftar tersebut menunjukkan bahwa bisnis teknologi memiliki banyak bentuk. Ada yang fokus pada layanan digital, ada yang menyediakan teknologi untuk perusahaan, dan ada pula yang bergerak dalam bidang media serta infrastruktur.

Saham Teknologi Berdasarkan Papan Pencatatan

Selain kode saham dan nama perusahaan, data BEI juga menunjukkan papan pencatatan masing-masing emiten.

Papan pencatatan dalam daftar tersebut terdiri dari Papan Utama, Papan Pengembangan, Papan Akselerasi, Ekonomi Baru, dan Pemantauan Khusus. Untuk mengetahui lebih dalam pengertian dari jenis-jenis papan pencatatan di BEI, bisa baca di sini PapanPencatatan Saham di Bursa Efek Indonesia: Jenis, Syarat, dan Fungsinya.

Papan Utama

Beberapa saham teknologi yang tercatat di Papan Utama antara lain:

  • MSTI – Mastersystem Infotama Tbk.
  • EMTK – Elang Mahkota Teknologi Tbk.
  • MTDL – Metrodata Electronics Tbk.
  • HDIT – Hensel Davest Indonesia Tbk.
  • GLVA – Galva Technologies Tbk.

Papan Pengembangan

Sebagian besar saham dalam daftar berada di Papan Pengembangan.

Contohnya:

  • UVCR
  • WIRG
  • GOTO
  • AXIO
  • BELI
  • ELIT
  • IRSX
  • TRON
  • AWAN
  • JATI
  • CYBR
  • IOTF
  • TOSK
  • MPIX
  • AREA
  • MLPT
  • PTSN
  • KIOS
  • MCAS
  • NFCX
  • DIVA
  • LUCK
  • TFAS
  • DMMX
  • WIFI
  • DCII
  • ZYRX

Papan Akselerasi

Beberapa saham teknologi tercatat di Papan Akselerasi, yaitu:

  • RUNS
  • WGSH
  • NINE
  • CHIP
  • PGJO
  • CASH

Ekonomi Baru

Dalam data yang dihimpun, BUKA tercatat pada papan Ekonomi Baru.

Pemantauan Khusus

Sejumlah saham teknologi juga tercatat dalam Papan Pemantauan Khusus, yaitu:

  • MENN
  • KREN
  • LMAS
  • SKYB
  • ENVY
  • TECH
  • EDGE


Apa yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Saham Teknologi?

Membeli saham berarti membeli sebagian kecil kepemilikan perusahaan. Karena itu, investor perlu memahami bisnis perusahaan sebelum membeli sahamnya.

Berikut beberapa hal yang bisa dipelajari.

1. Pahami Bisnis Perusahaan

Cari tahu bagaimana perusahaan mendapatkan uang.

Apakah dari penjualan perangkat? Apakah dari layanan internet? Atau dari biaya penggunaan aplikasi?

Semakin jelas cara perusahaan mendapatkan pendapatan, semakin mudah investor memahami bisnisnya.

2. Periksa Pendapatan dan Laba

Pendapatan menunjukkan uang yang diperoleh perusahaan dari kegiatan usahanya.

Laba menunjukkan hasil setelah pendapatan dikurangi biaya.

Perusahaan teknologi dapat memiliki banyak pengguna, tetapi tetap mengalami kerugian. Karena itu, jumlah pengguna saja belum cukup untuk menilai kondisi perusahaan.

3. Perhatikan Utang dan Arus Kas

Utang digunakan untuk membantu perusahaan menjalankan bisnis. Namun, utang juga harus dibayar.

Arus kas menunjukkan pergerakan uang yang masuk dan keluar dari perusahaan. Informasi ini membantu investor memahami apakah perusahaan memiliki uang yang cukup untuk menjalankan kegiatan usahanya.

4. Lihat Harga Saham

Harga saham dapat berubah setiap hari karena adanya aktivitas jual beli di pasar.

Harga yang sedang naik tidak otomatis berarti perusahaan memiliki kinerja yang baik. Sebaliknya, harga yang turun juga tidak otomatis berarti bisnis perusahaan sedang memburuk.

Karena itu, harga saham sebaiknya dipelajari bersama laporan keuangan dan perkembangan bisnis perusahaan.

5. Perhatikan Risiko Bisnis Teknologi

Perusahaan teknologi dapat menghadapi persaingan yang ketat, perubahan teknologi, kebutuhan modal yang besar, dan perubahan kebiasaan pengguna.

Ada juga perusahaan yang masih mengembangkan bisnis sehingga belum menghasilkan laba.

Investor perlu memahami risiko tersebut sebelum mengambil keputusan.

Kesimpulan

Ada banyak perusahaan teknologi yang sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia. Dari 47 saham yang dibahas dalam artikel ini, bidang usahanya sangat beragam, mulai dari e-commerce, layanan digital, pembayaran elektronik, pusat data, keamanan siber, hingga perangkat keras.

Daftar saham sektor teknologi di Indonesia ini juga terdapat di berbagai papan pencatatan seperti , papan utama, pengembangan, akselerasi, ekonomi baru dan pemantauan khusus.



Sumber data: Bursa Efek Indonesia (BEI).

Catatan: Daftar saham dalam artikel ini mengikuti data yang ada di BEI tahun 2026. Klasifikasi sektor, status pencatatan, dan informasi perusahaan dapat berubah. Periksa kembali data terbaru melalui sumber resmi BEI sebelum menggunakan daftar ini sebagai dasar keputusan investasi.

Disclaimer: Artikel ini bertujuan sebagai informasi edukasi dan bukan  rekomendasi atau perintah jual atau beli saham tertentu. Investasi saham memiliki risiko fluktuasi harga. Redaksi kuhuni.com tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi pembaca.

0 comments

Posting Komentar

Terbaru

      Konten Pilihan