Kalau Anda baru belajar trading forex, ada beberapa istilah dasar yang wajib dipahami. Salah satunya adalah pip.
Istilah pip akan sering muncul ketika Anda membaca pergerakan harga, menghitung keuntungan, menghitung kerugian, menentukan stop loss, sampai membuat trading plan.
Lalu, apa itu pip dalam forex?
Pip adalah satuan yang digunakan untuk mengukur perubahan harga dalam pasangan mata uang atau currency pair.
Misalnya harga EUR/USD bergerak dari 1,1000 menjadi 1,1001.
Harga tersebut naik sebesar 1 pip.
Begitu juga jika EUR/USD bergerak dari 1,1000 menjadi 1,1050, berarti harga bergerak sebanyak 50 pip.
Dalam aturan perdagangan berjangka Indonesia, istilah poin pada perdagangan kontrak mata uang atau forex biasa disebut sebagai PIP. Bappebti juga menjelaskan bahwa perubahan harga yang kecil dalam perdagangan berjangka dapat memberikan dampak keuntungan atau kerugian yang besar karena adanya leverage.
Karena itu, memahami pip sangat penting sebelum Anda mulai trading forex.
![]() |
| Arti Pip Forex |
Apa Itu Pip dalam Forex?
Pip adalah satuan untuk mengukur perubahan harga pada pasangan mata uang dalam trading forex.
Pip bukan uang.
Pip adalah satuan perubahan harga.
Misalnya:
EUR/USD = 1,1000
Kemudian berubah menjadi:
EUR/USD = 1,1001
Perubahannya:
1,1001 - 1,1000 = 0,0001
Perubahan sebesar 0,0001 tersebut disebut 1 pip untuk pasangan seperti EUR/USD.
Jadi, jika seorang trader mengatakan:
"Saya mendapatkan profit 50 pip."
Artinya harga bergerak sesuai posisi trader sebesar 50 pip.
Tetapi 50 pip tidak selalu berarti keuntungan Rp50.000, Rp500.000 atau jumlah uang tertentu.
Nilai uang dari 50 pip bergantung pada beberapa hal, terutama ukuran posisi atau lot dan pasangan mata uang yang diperdagangkan.
Inilah bagian yang penting dipahami oleh trader pemula.
Contoh Pip Forex yang Paling Mudah
Kita gunakan EUR/USD.
Misalnya:
Harga awal = 1,1000
Kemudian harga naik menjadi:
1,1001
Maka:
1,1001 - 1,1000 = 0,0001
Jadi pergerakannya adalah:
1 pip
Sekarang harga naik lagi menjadi:
1,1010
Dari 1,1000 ke 1,1010 berarti:
10 pip
Jika harga naik ke:
1,1050
Maka pergerakannya:
50 pip
Mudahnya:
| Perubahan EUR/USD | Pergerakan |
|---|---|
| 1,1000 → 1,1001 | 1 pip |
| 1,1000 → 1,1005 | 5 pip |
| 1,1000 → 1,1010 | 10 pip |
| 1,1000 → 1,1050 | 50 pip |
| 1,1000 → 1,1100 | 100 pip |
Untuk sebagian besar pasangan mata uang yang menggunakan empat angka desimal, 0,0001 merupakan satu pip. Untuk pasangan yang melibatkan yen Jepang, konvensi yang umum adalah 0,01 sebagai satu pip.
Bagaimana Cara Membaca Pip Forex?
Supaya mudah, perhatikan angka di belakang koma.
Contoh:
EUR/USD = 1,1250
Jika harga berubah menjadi:
1,1251
Maka harga naik:
1 pip
Jika berubah menjadi:
1,1260
Maka harga naik:
10 pip
Jika berubah menjadi:
1,1300
Maka harga naik:
50 pip
Jadi Anda tidak perlu takut melihat angka pip.
Kuncinya adalah memahami berapa besar perubahan angka harga.
Apa Itu Pip pada USD/JPY?
Pasangan mata uang yang melibatkan yen Jepang sedikit berbeda.
Misalnya:
USD/JPY = 150,00
Kemudian naik menjadi:
150,01
Perubahannya adalah:
0,01
Dalam konvensi umum forex, perubahan 0,01 pada USD/JPY dihitung sebagai:
1 pip
Jika USD/JPY bergerak:
150,00 → 150,10
maka pergerakannya adalah:
10 pip
Contoh sederhananya:
| USD/JPY | Pergerakan |
|---|---|
| 150,00 → 150,01 | 1 pip |
| 150,00 → 150,05 | 5 pip |
| 150,00 → 150,10 | 10 pip |
| 150,00 → 150,50 | 50 pip |
| 150,00 → 151,00 | 100 pip |
Jadi, jangan menggunakan aturan 0,0001 untuk semua pasangan mata uang.
Pasangan dengan yen Jepang menggunakan konvensi pip yang berbeda.
Apa Itu Pipette dalam Forex?
Selain pip, Anda mungkin menemukan istilah pipette.
Pipette adalah pecahan dari satu pip.
Pada sejumlah platform, harga forex ditampilkan dengan lima angka desimal untuk pasangan yang biasanya menggunakan empat desimal.
Contohnya:
EUR/USD = 1,10500
Kemudian berubah menjadi:
1,10501
Perubahannya adalah 0,00001.
Itu merupakan 1 pipette, atau sepersepuluh pip.
Jadi:
10 pipette = 1 pip
Contoh lainnya:
1,10500 → 1,10510
Berarti:
10 pipette = 1 pip
Konsep yang sama berlaku pada pasangan yen yang ditampilkan dengan tiga angka desimal.
Perbedaan Pip dan Pipette
| Istilah | Contoh EUR/USD | Nilai |
|---|---|---|
| 1 pip | 1,1050 → 1,1051 | 0,0001 |
| 1 pipette | 1,10500 → 1,10501 | 0,00001 |
| 10 pipette | 1,10500 → 1,10510 | 1 pip |
Bagi pemula, Anda cukup mengingat:
Pip = satuan utama pergerakan harga.
Pipette = pecahan dari pip.
Berapa Nilai 1 Pip dalam Forex?
Ini pertanyaan yang sangat penting.
Nilai 1 pip tidak selalu sama.
Nilainya bergantung pada:
- Pasangan mata uang.
- Ukuran transaksi.
- Kurs.
- Mata uang yang digunakan sebagai mata uang akun.
Karena itu, 1 pip pada posisi kecil tidak memiliki nilai uang yang sama dengan 1 pip pada posisi besar.
Misalnya dua trader sama-sama mendapatkan profit:
+20 pip
Trader pertama menggunakan posisi kecil.
Trader kedua menggunakan posisi lebih besar.
Keuntungan uang keduanya bisa berbeda.
Jadi:
Jumlah pip ≠ jumlah uang.
Pip hanya menunjukkan seberapa jauh harga bergerak.
Cara Menghitung Nilai Pip
Untuk memahami cara menghitung nilai pip, kita gunakan contoh sederhana.
Misalnya Anda melakukan transaksi EUR/USD sebesar:
10.000 unit
Untuk pasangan yang menggunakan empat desimal, 1 pip adalah:
0,0001
Maka nilai pip secara sederhana:
10.000 × 0,0001 = US$1
Jadi, untuk posisi 10.000 unit EUR/USD, satu pip secara ilustratif bernilai sekitar:
US$1 per pip
Jika harga bergerak 10 pip sesuai arah posisi:
10 pip × US$1 = US$10
Jika bergerak 50 pip:
50 pip × US$1 = US$50
Perhitungan ini merupakan contoh sederhana untuk membantu memahami konsep. Nilai pip aktual dapat berbeda tergantung pasangan mata uang, ukuran kontrak, kurs dan mata uang akun.
Perhitungan nilai pip memang bergantung pada pasangan mata uang, ukuran transaksi dan nilai tukar.
Contoh Menghitung Profit Berdasarkan Pip
Sekarang kita gunakan contoh trading sederhana.
Misalnya Anda membeli EUR/USD pada:
1,1000
Kemudian harga naik menjadi:
1,1050
Pergerakan:
50 pip
Anda menggunakan posisi sebesar:
10.000 unit
Dengan ilustrasi nilai sekitar:
US$1 per pip
Maka keuntungan kotor secara sederhana:
50 pip × US$1 = US$50
Jadi:
Profit = US$50
Belum memperhitungkan spread, komisi, swap atau biaya transaksi lain yang mungkin berlaku.
Contoh Menghitung Kerugian Berdasarkan Pip
Sekarang kita balik.
Anda membeli EUR/USD pada:
1,1000
Tetapi ternyata harga turun menjadi:
1,0950
Pergerakannya:
50 pip
Jika nilai posisi Anda secara ilustratif adalah:
US$1 per pip
Maka kerugian:
50 pip × US$1 = US$50
Jadi:
Loss = US$50
Inilah alasan trader harus memahami pip sebelum menentukan ukuran posisi.
Kalau Anda tidak tahu berapa nilai satu pip, Anda akan kesulitan mengetahui berapa besar risiko yang sebenarnya sedang Anda ambil.
Pip dalam Posisi Buy
Ketika trader melakukan buy, trader berharap harga naik.
Misalnya:
Buy EUR/USD = 1,1000
Kemudian:
EUR/USD = 1,1050
Harga naik:
50 pip
Maka trader memperoleh keuntungan sebelum biaya transaksi.
Sebaliknya, jika harga turun menjadi:
1,0950
Trader mengalami kerugian:
50 pip
Secara sederhana:
Buy → berharap harga naik.
Pip dalam Posisi Sell
Dalam posisi sell, trader berharap harga turun.
Misalnya:
Sell EUR/USD = 1,1000
Kemudian harga turun menjadi:
1,0950
Trader mendapatkan keuntungan sebesar:
50 pip
Sebaliknya jika harga naik menjadi:
1,1050
Trader mengalami kerugian:
50 pip
Jadi:
Sell → berharap harga turun.
Perdagangan forex memungkinkan posisi beli maupun jual, sehingga trader dapat memperoleh keuntungan dari perubahan harga naik maupun turun, tetapi tentu dengan risiko kerugian yang sama-sama ada.
Apa Hubungan Pip dengan Lot?
Pip dan lot sangat berkaitan.
Pip menunjukkan:
berapa jauh harga bergerak.
Lot atau ukuran transaksi menunjukkan:
seberapa besar posisi yang Anda buka.
Semakin besar ukuran posisi, semakin besar pula nilai uang dari setiap pip.
Contoh sederhana:
| Ukuran Posisi | Nilai Pip Ilustrasi | Jika Bergerak 50 Pip |
|---|---|---|
| 1.000 unit | US$0,10/pip | US$5 |
| 10.000 unit | US$1/pip | US$50 |
| 100.000 unit | US$10/pip | US$500 |
Angka di atas adalah ilustrasi sederhana untuk EUR/USD dan digunakan untuk memahami hubungan antara ukuran posisi dengan nilai pip.
Jadi, jika Anda meningkatkan ukuran transaksi, setiap gerakan pip akan mempunyai dampak yang lebih besar terhadap saldo akun.
Apa Hubungan Pip dengan Leverage?
Pip juga berkaitan dengan leverage.
Leverage memungkinkan trader mengendalikan posisi dengan nilai lebih besar dibandingkan dana yang digunakan sebagai margin.
Masalahnya, semakin besar posisi yang dibuka, semakin besar pula dampak setiap pip terhadap keuntungan dan kerugian.
Misalnya:
Modal: Rp1 juta
Kemudian trader menggunakan leverage dan membuka posisi yang sangat besar.
Jika pasar bergerak hanya beberapa puluh pip melawan posisi tersebut, kerugian bisa menjadi sangat besar dibandingkan modal.
Bappebti menjelaskan bahwa leverage membuat perubahan harga yang kecil dapat menghasilkan keuntungan atau kerugian yang besar.
Karena itu:
Pip + lot + leverage + stop loss
harus dipahami secara bersamaan.
Apa Hubungan Pip dengan Spread?
Spread adalah selisih antara harga bid dan ask.
Spread biasanya juga dinyatakan dalam pip.
Contohnya:
EUR/USD:
Bid = 1,1050
Ask = 1,1052
Maka spread:
2 pip
Artinya, terdapat selisih 2 pip antara harga bid dan ask.
Spread merupakan salah satu biaya transaksi yang perlu diperhatikan trader. Bappebti mendefinisikan spread sebagai selisih dalam poin antara harga bid dan ask, sedangkan dalam perdagangan forex istilah poin tersebut biasa disebut pip.
Contoh Pip dan Spread
Misalnya EUR/USD memiliki:
Bid = 1,1000
Ask = 1,1002
Maka:
Spread = 2 pip
Jika Anda membuka posisi buy, Anda masuk pada harga ask.
Artinya, posisi harus bergerak terlebih dahulu untuk menutup selisih spread sebelum menghasilkan keuntungan kotor dari pergerakan harga.
Karena itu, jangan hanya melihat apakah harga naik atau turun.
Trader juga harus memahami:
berapa spread yang dibayar.
Apa Hubungan Pip dengan Stop Loss?
Pip sangat penting ketika menentukan stop loss.
Misalnya Anda melakukan:
Buy EUR/USD pada 1,1000
Kemudian Anda menentukan stop loss pada:
1,0975
Jarak entry dengan stop loss:
1,1000 - 1,0975 = 0,0025
Berarti:
25 pip
Jadi Anda dapat mengatakan:
"Saya menggunakan stop loss 25 pip."
Dengan mengetahui nilai pip dan ukuran posisi, Anda dapat memperkirakan risiko uang dari transaksi tersebut.
Inilah salah satu alasan mengapa memahami pip merupakan dasar penting dalam manajemen risiko.
Apa Hubungan Pip dengan Take Profit?
Konsepnya sama dengan stop loss.
Misalnya:
Buy EUR/USD = 1,1000
Take profit:
1,1050
Jarak:
50 pip
Artinya target keuntungan berdasarkan pergerakan harga adalah:
50 pip
Jika stop loss berada 25 pip dari entry, sedangkan take profit berada 50 pip dari entry, maka secara sederhana risk-reward ratio-nya adalah:
25 : 50
atau:
1 : 2
Jadi:
Risiko = 25 pip
Target = 50 pip
Konsep seperti ini membantu trader membuat rencana transaksi sebelum membuka posisi.
Contoh Trading Forex Menggunakan Pip
Mari kita buat contoh lengkap.
Seorang trader mempunyai modal:
Rp1.000.000
Kemudian melihat peluang pada EUR/USD.
Trader melakukan:
Buy EUR/USD = 1,1000
Stop loss:
1,0975
Take profit:
1,1050
Maka:
Risiko = 25 pip
Target = 50 pip
Risk-reward ratio:
1 : 2
Jika harga mencapai 1,1050, target pergerakan adalah 50 pip.
Jika harga turun hingga 1,0975, posisi terkena stop loss dengan jarak 25 pip.
Tetapi berapa rupiah kerugiannya?
Itu bergantung pada ukuran posisi dan nilai pip.
Jadi jangan berhenti pada kalimat:
"Saya hanya risiko 25 pip."
Anda juga harus tahu:
"25 pip tersebut setara berapa rupiah pada ukuran posisi yang saya gunakan?"
Kenapa Trader Harus Menghitung Pip?
Ada beberapa alasan.
-
Mengetahui besar pergerakan harga
Pip membantu trader membaca seberapa jauh harga bergerak. -
Menghitung keuntungan
Trader dapat mengetahui berapa pip keuntungan yang diperoleh. -
Menghitung kerugian
Trader dapat mengetahui berapa pip posisi bergerak berlawanan. -
Menentukan stop loss
Stop loss dapat ditentukan berdasarkan jarak pip. -
Menentukan take profit
Target profit juga dapat dihitung berdasarkan pip. -
Mengatur risiko
Nilai pip membantu menghubungkan pergerakan harga dengan jumlah uang yang dipertaruhkan. -
Menentukan ukuran posisi
Trader dapat menyesuaikan ukuran posisi dengan risiko yang sudah ditentukan.
Pip Tidak Sama dengan Poin
Pemula sering menganggap pip dan point selalu sama.
Padahal istilah tersebut dapat digunakan berbeda tergantung produk dan platform.
Dalam aturan perdagangan berjangka Indonesia, poin adalah satuan terkecil perubahan harga dan untuk kontrak mata uang atau forex biasa disebut PIP.
Pada platform forex modern, Anda juga dapat menemukan istilah:
- pip;
- pipette;
- point.
Karena itu, sebaiknya perhatikan spesifikasi produk dan cara broker menampilkan harga.
Pip Tidak Sama dengan Persentase
Pip juga berbeda dengan persentase.
Misalnya EUR/USD bergerak:
1,1000 → 1,1050
Pergerakannya:
50 pip
Tetapi 50 pip bukan berarti harga naik 50%.
Perubahan persentasenya jauh lebih kecil.
Jadi:
Pip = satuan perubahan harga forex.
Persentase = perubahan relatif terhadap harga awal.
Keduanya tidak boleh dicampur.
Apakah 100 Pip Itu Banyak?
Tidak ada jawaban yang selalu sama.
100 pip bisa menjadi pergerakan yang besar untuk satu kondisi pasar, tetapi bisa menjadi pergerakan yang biasa untuk pasangan atau periode tertentu.
Yang lebih penting adalah melihat:
- pasangan mata uang;
- timeframe;
- volatilitas;
- ukuran posisi;
- nilai pip.
Misalnya seorang trader mendapatkan:
+100 pip
Tetapi menggunakan posisi sangat kecil.
Trader lain juga mendapatkan:
+100 pip
dengan posisi jauh lebih besar.
Jumlah pip sama, tetapi hasil uangnya berbeda.
Apakah 10 Pip Bisa Menghasilkan Banyak Uang?
Bisa, tergantung ukuran posisi.
Misalnya nilai satu pip:
US$10
Jika harga bergerak:
10 pip
Maka perubahan nilai posisi:
10 × US$10 = US$100
Tetapi jika nilai satu pip hanya:
US$1
Maka 10 pip hanya setara:
US$10
Jadi jangan hanya mengejar jumlah pip.
Yang penting adalah berapa nilai uang dari setiap pip pada posisi Anda.
Apakah 1 Pip Bisa Membuat Rugi Besar?
Bisa, jika ukuran posisi sangat besar.
Misalnya satu pip bernilai:
US$100
Maka pergerakan:
10 pip
dapat menghasilkan perubahan:
US$1.000
Inilah alasan leverage dan ukuran posisi harus dikendalikan.
Pergerakan harga yang kecil dapat menghasilkan perubahan nilai yang besar jika eksposur posisi terlalu besar. Bappebti juga menjelaskan karakteristik leverage tersebut dalam perdagangan berjangka.
Cara Mudah Mengingat Pip
Jika Anda baru belajar forex, gunakan cara sederhana berikut.
EUR/USD
Biasanya:
0,0001 = 1 pip
USD/JPY
Biasanya:
0,01 = 1 pip
Jika broker menampilkan digit tambahan:
10 pipette = 1 pip
Kemudian ingat:
- Pip = jarak pergerakan harga
- Lot = ukuran posisi
- Leverage = daya ungkit
- Spread = selisih bid dan ask
- Stop loss = batas kerugian yang direncanakan
- Take profit = target keuntungan yang direncanakan
Jika keenam istilah ini sudah dipahami, Anda akan jauh lebih mudah mengikuti pembahasan trading forex berikutnya.
Tips Belajar Pip untuk Pemula
Jangan langsung mencoba menghitung transaksi yang rumit.
Mulailah dengan latihan sederhana.
Latihan 1
EUR/USD: 1,1000 → 1,1010
Jawaban: 10 pip
Latihan 2
EUR/USD: 1,1000 → 1,1050
Jawaban: 50 pip
Latihan 3
USD/JPY: 150,00 → 150,10
Jawaban: 10 pip
Latihan 4
GBP/USD: 1,3000 → 1,2950
Jawaban: 50 pip turun
Latihan seperti ini akan membuat Anda terbiasa membaca pergerakan harga.
Setelah itu, baru belajar menghubungkan pip dengan lot dan nilai uang.
Kesalahan Pemula Saat Memahami Pip
Ada beberapa kesalahan yang sering terjadi.
-
Menganggap 1 pip selalu bernilai sama
Tidak benar. Nilai pip bergantung pada ukuran posisi dan pasangan mata uang. -
Menganggap 100 pip berarti keuntungan besar
Belum tentu. 100 pip pada posisi kecil berbeda dengan 100 pip pada posisi besar. -
Tidak memperhitungkan spread
Spread dapat memengaruhi hasil transaksi. -
Hanya melihat jumlah pip
Trader seharusnya juga melihat nilai uang dari pip. -
Menggunakan lot terlalu besar
Nilai setiap pip menjadi lebih besar sehingga kerugian dapat meningkat dengan cepat. -
Tidak menghubungkan pip dengan stop loss
Padahal jarak stop loss biasanya sangat penting dalam menentukan risiko.
Kesimpulan
Apa itu pip dalam forex?
Pip adalah satuan yang digunakan untuk mengukur perubahan harga dalam trading forex.
Untuk sebagian besar pasangan mata uang, 1 pip biasanya berada pada angka desimal keempat, misalnya EUR/USD bergerak dari 1,1000 menjadi 1,1001. Untuk pasangan yang melibatkan yen Jepang, seperti USD/JPY, 1 pip biasanya berada pada angka desimal kedua, misalnya 150,00 menjadi 150,01.
Namun, pip bukan uang.
Nilai uang dari pip bergantung pada ukuran posisi, pasangan mata uang dan faktor lainnya.
Karena itu, trader forex harus memahami hubungan:
Pip → Lot → Nilai Pip → Stop Loss → Risiko
Ditambah dengan:
Leverage → Margin → Ukuran Posisi
Dengan memahami hubungan tersebut, pemula akan lebih mudah menghitung potensi keuntungan dan kerugian sebelum membuka posisi.
Dan yang paling penting, jangan menganggap jumlah pip sebagai ukuran pasti keuntungan.
10 pip dengan posisi kecil bisa menghasilkan uang yang kecil. 10 pip dengan posisi besar bisa menghasilkan keuntungan atau kerugian yang jauh lebih besar.
Jadi, sebelum berpikir tentang berapa banyak pip yang ingin didapat, pahami terlebih dahulu berapa besar risiko uang yang Anda siap tanggung.
FAQ Apa Itu Pip dalam Forex?
Apa itu pip dalam forex?
Pip adalah satuan yang digunakan untuk mengukur perubahan harga pada pasangan mata uang dalam trading forex.
1 pip berapa?
Untuk sebagian besar pasangan mata uang, 1 pip biasanya bernilai 0,0001. Untuk pasangan yang menggunakan yen Jepang sebagai mata uang kuotasi, 1 pip biasanya bernilai 0,01.
Apa itu pipette?
Pipette adalah pecahan dari satu pip. Pada kuotasi lima desimal, 10 pipette biasanya sama dengan 1 pip.
Apakah pip sama dengan profit?
Tidak. Pip menunjukkan perubahan harga. Nilai profit atau loss dalam uang bergantung pada jumlah pip, ukuran posisi dan nilai pip.
Apakah semakin banyak pip berarti semakin banyak keuntungan?
Belum tentu. Jumlah keuntungan juga bergantung pada ukuran posisi. 100 pip pada posisi kecil dapat menghasilkan keuntungan lebih kecil dibandingkan 50 pip pada posisi yang jauh lebih besar.
Bagaimana cara menghitung profit berdasarkan pip?
Secara sederhana: Profit/Loss = Jumlah Pip × Nilai Pip. Namun nilai pip harus diketahui terlebih dahulu berdasarkan pasangan mata uang, ukuran posisi dan mata uang akun.
Apa hubungan pip dengan lot?
Lot menunjukkan ukuran transaksi, sedangkan pip menunjukkan perubahan harga. Semakin besar ukuran transaksi, biasanya semakin besar nilai uang dari setiap pip.
Apa hubungan pip dengan stop loss?
Stop loss dapat ditentukan berdasarkan jarak pip dari harga entry. Misalnya entry 1,1000 dan stop loss 1,0975 berarti jaraknya 25 pip.
Apa hubungan pip dengan leverage?
Leverage memungkinkan trader membuka posisi lebih besar dengan margin tertentu. Semakin besar posisi, semakin besar pula dampak setiap pip terhadap keuntungan atau kerugian.
Apakah pemula wajib memahami pip?
Ya. Pip merupakan salah satu istilah dasar yang perlu dipahami sebelum belajar lebih jauh tentang lot, leverage, stop loss, take profit dan manajemen risiko.
Serial Belajar Trading Forex
- Apa Itu Trading? Pengertian Trading untuk Pemula
- Apa Itu Trading Forex: Pengertian, Cara Kerja, Cara Trading dan Risikonya untuk Pemula
- Cara Trading Forex untuk Pemula: Panduan Lengkap dari Nol
- Apa Itu Pip dalam Forex? Pengertian, Cara Menghitung dan Contohnya
- Daftar Pialang Berjangka Resmi BAPPEBTI
- Aplikasi Trading Forex Terbaik di Indonesia, Ini Daftar Resmi Bappebti
- 5 Aplikasi Trading Forex Terbaik di Indonesia, Legal dan Cocok untuk Pemula
- 15 Aplikasi Trading Terbaik di Indonesia: Pilihan untuk Pemula dan Trader
- Apa Itu Trading Saham? Pengertian, Cara Kerja dan Contohnya untuk Pemula
- Cara Trading Saham untuk Pemula: Panduan Lengkap dari Nol
- Panduan Lengkap Investasi Saham untuk Pemula

0 comments
Posting Komentar