Apa Itu Pip dalam Forex? Pengertian, Cara Menghitung dan Contohnya

Kalau Anda baru belajar trading forex, ada beberapa istilah dasar yang wajib dipahami. Salah satunya adalah pip.

Istilah pip akan sering muncul ketika Anda membaca pergerakan harga, menghitung keuntungan, menghitung kerugian, menentukan stop loss, sampai membuat trading plan.

Lalu, apa itu pip dalam forex?

Pip adalah satuan yang digunakan untuk mengukur perubahan harga dalam pasangan mata uang atau currency pair.

Misalnya harga EUR/USD bergerak dari 1,1000 menjadi 1,1001.

Harga tersebut naik sebesar 1 pip.

Begitu juga jika EUR/USD bergerak dari 1,1000 menjadi 1,1050, berarti harga bergerak sebanyak 50 pip.

Dalam aturan perdagangan berjangka Indonesia, istilah poin pada perdagangan kontrak mata uang atau forex biasa disebut sebagai PIP. Bappebti juga menjelaskan bahwa perubahan harga yang kecil dalam perdagangan berjangka dapat memberikan dampak keuntungan atau kerugian yang besar karena adanya leverage.

Karena itu, memahami pip sangat penting sebelum Anda mulai trading forex.

Arti Pip Forex
Arti Pip Forex

Apa Itu Pip dalam Forex?

Pip adalah satuan untuk mengukur perubahan harga pada pasangan mata uang dalam trading forex.

Pip bukan uang.

Pip adalah satuan perubahan harga.

Misalnya:

EUR/USD = 1,1000

Kemudian berubah menjadi:

EUR/USD = 1,1001

Perubahannya:

1,1001 - 1,1000 = 0,0001

Perubahan sebesar 0,0001 tersebut disebut 1 pip untuk pasangan seperti EUR/USD.

Jadi, jika seorang trader mengatakan:

"Saya mendapatkan profit 50 pip."

Artinya harga bergerak sesuai posisi trader sebesar 50 pip.

Tetapi 50 pip tidak selalu berarti keuntungan Rp50.000, Rp500.000 atau jumlah uang tertentu.

Nilai uang dari 50 pip bergantung pada beberapa hal, terutama ukuran posisi atau lot dan pasangan mata uang yang diperdagangkan.

Inilah bagian yang penting dipahami oleh trader pemula.

Contoh Pip Forex yang Paling Mudah

Kita gunakan EUR/USD.

Misalnya:

Harga awal = 1,1000

Kemudian harga naik menjadi:

1,1001

Maka:

1,1001 - 1,1000 = 0,0001

Jadi pergerakannya adalah:

1 pip

Sekarang harga naik lagi menjadi:

1,1010

Dari 1,1000 ke 1,1010 berarti:

10 pip

Jika harga naik ke:

1,1050

Maka pergerakannya:

50 pip

Mudahnya:

Perubahan EUR/USD Pergerakan
1,1000 → 1,1001 1 pip
1,1000 → 1,1005 5 pip
1,1000 → 1,1010 10 pip
1,1000 → 1,1050 50 pip
1,1000 → 1,1100 100 pip

Untuk sebagian besar pasangan mata uang yang menggunakan empat angka desimal, 0,0001 merupakan satu pip. Untuk pasangan yang melibatkan yen Jepang, konvensi yang umum adalah 0,01 sebagai satu pip.

Bagaimana Cara Membaca Pip Forex?

Supaya mudah, perhatikan angka di belakang koma.

Contoh:

EUR/USD = 1,1250

Jika harga berubah menjadi:

1,1251

Maka harga naik:

1 pip

Jika berubah menjadi:

1,1260

Maka harga naik:

10 pip

Jika berubah menjadi:

1,1300

Maka harga naik:

50 pip

Jadi Anda tidak perlu takut melihat angka pip.

Kuncinya adalah memahami berapa besar perubahan angka harga.

Apa Itu Pip pada USD/JPY?

Pasangan mata uang yang melibatkan yen Jepang sedikit berbeda.

Misalnya:

USD/JPY = 150,00

Kemudian naik menjadi:

150,01

Perubahannya adalah:

0,01

Dalam konvensi umum forex, perubahan 0,01 pada USD/JPY dihitung sebagai:

1 pip

Jika USD/JPY bergerak:

150,00 → 150,10

maka pergerakannya adalah:

10 pip

Contoh sederhananya:

USD/JPY Pergerakan
150,00 → 150,01 1 pip
150,00 → 150,05 5 pip
150,00 → 150,10 10 pip
150,00 → 150,50 50 pip
150,00 → 151,00 100 pip

Jadi, jangan menggunakan aturan 0,0001 untuk semua pasangan mata uang.

Pasangan dengan yen Jepang menggunakan konvensi pip yang berbeda.

Apa Itu Pipette dalam Forex?

Selain pip, Anda mungkin menemukan istilah pipette.

Pipette adalah pecahan dari satu pip.

Pada sejumlah platform, harga forex ditampilkan dengan lima angka desimal untuk pasangan yang biasanya menggunakan empat desimal.

Contohnya:

EUR/USD = 1,10500

Kemudian berubah menjadi:

1,10501

Perubahannya adalah 0,00001.

Itu merupakan 1 pipette, atau sepersepuluh pip.

Jadi:

10 pipette = 1 pip

Contoh lainnya:

1,10500 → 1,10510

Berarti:

10 pipette = 1 pip

Konsep yang sama berlaku pada pasangan yen yang ditampilkan dengan tiga angka desimal.

Perbedaan Pip dan Pipette

Istilah Contoh EUR/USD Nilai
1 pip 1,1050 → 1,1051 0,0001
1 pipette 1,10500 → 1,10501 0,00001
10 pipette 1,10500 → 1,10510 1 pip

Bagi pemula, Anda cukup mengingat:

Pip = satuan utama pergerakan harga.
Pipette = pecahan dari pip.

Berapa Nilai 1 Pip dalam Forex?

Ini pertanyaan yang sangat penting.

Nilai 1 pip tidak selalu sama.

Nilainya bergantung pada:

  1. Pasangan mata uang.
  2. Ukuran transaksi.
  3. Kurs.
  4. Mata uang yang digunakan sebagai mata uang akun.

Karena itu, 1 pip pada posisi kecil tidak memiliki nilai uang yang sama dengan 1 pip pada posisi besar.

Misalnya dua trader sama-sama mendapatkan profit:

+20 pip

Trader pertama menggunakan posisi kecil.
Trader kedua menggunakan posisi lebih besar.

Keuntungan uang keduanya bisa berbeda.

Jadi:

Jumlah pip ≠ jumlah uang.

Pip hanya menunjukkan seberapa jauh harga bergerak.

Cara Menghitung Nilai Pip

Untuk memahami cara menghitung nilai pip, kita gunakan contoh sederhana.

Misalnya Anda melakukan transaksi EUR/USD sebesar:

10.000 unit

Untuk pasangan yang menggunakan empat desimal, 1 pip adalah:

0,0001

Maka nilai pip secara sederhana:

10.000 × 0,0001 = US$1

Jadi, untuk posisi 10.000 unit EUR/USD, satu pip secara ilustratif bernilai sekitar:

US$1 per pip

Jika harga bergerak 10 pip sesuai arah posisi:

10 pip × US$1 = US$10

Jika bergerak 50 pip:

50 pip × US$1 = US$50

Perhitungan ini merupakan contoh sederhana untuk membantu memahami konsep. Nilai pip aktual dapat berbeda tergantung pasangan mata uang, ukuran kontrak, kurs dan mata uang akun.

Perhitungan nilai pip memang bergantung pada pasangan mata uang, ukuran transaksi dan nilai tukar.

Contoh Menghitung Profit Berdasarkan Pip

Sekarang kita gunakan contoh trading sederhana.

Misalnya Anda membeli EUR/USD pada:

1,1000

Kemudian harga naik menjadi:

1,1050

Pergerakan:

50 pip

Anda menggunakan posisi sebesar:

10.000 unit

Dengan ilustrasi nilai sekitar:

US$1 per pip

Maka keuntungan kotor secara sederhana:

50 pip × US$1 = US$50

Jadi:

Profit = US$50

Belum memperhitungkan spread, komisi, swap atau biaya transaksi lain yang mungkin berlaku.

Contoh Menghitung Kerugian Berdasarkan Pip

Sekarang kita balik.

Anda membeli EUR/USD pada:

1,1000

Tetapi ternyata harga turun menjadi:

1,0950

Pergerakannya:

50 pip

Jika nilai posisi Anda secara ilustratif adalah:

US$1 per pip

Maka kerugian:

50 pip × US$1 = US$50

Jadi:

Loss = US$50

Inilah alasan trader harus memahami pip sebelum menentukan ukuran posisi.

Kalau Anda tidak tahu berapa nilai satu pip, Anda akan kesulitan mengetahui berapa besar risiko yang sebenarnya sedang Anda ambil.

Pip dalam Posisi Buy

Ketika trader melakukan buy, trader berharap harga naik.

Misalnya:

Buy EUR/USD = 1,1000

Kemudian:

EUR/USD = 1,1050

Harga naik:

50 pip

Maka trader memperoleh keuntungan sebelum biaya transaksi.

Sebaliknya, jika harga turun menjadi:

1,0950

Trader mengalami kerugian:

50 pip

Secara sederhana:

Buy → berharap harga naik.

Pip dalam Posisi Sell

Dalam posisi sell, trader berharap harga turun.

Misalnya:

Sell EUR/USD = 1,1000

Kemudian harga turun menjadi:

1,0950

Trader mendapatkan keuntungan sebesar:

50 pip

Sebaliknya jika harga naik menjadi:

1,1050

Trader mengalami kerugian:

50 pip

Jadi:

Sell → berharap harga turun.

Perdagangan forex memungkinkan posisi beli maupun jual, sehingga trader dapat memperoleh keuntungan dari perubahan harga naik maupun turun, tetapi tentu dengan risiko kerugian yang sama-sama ada.

Apa Hubungan Pip dengan Lot?

Pip dan lot sangat berkaitan.

Pip menunjukkan:

berapa jauh harga bergerak.

Lot atau ukuran transaksi menunjukkan:

seberapa besar posisi yang Anda buka.

Semakin besar ukuran posisi, semakin besar pula nilai uang dari setiap pip.

Contoh sederhana:

Ukuran Posisi Nilai Pip Ilustrasi Jika Bergerak 50 Pip
1.000 unit US$0,10/pip US$5
10.000 unit US$1/pip US$50
100.000 unit US$10/pip US$500

Angka di atas adalah ilustrasi sederhana untuk EUR/USD dan digunakan untuk memahami hubungan antara ukuran posisi dengan nilai pip.

Jadi, jika Anda meningkatkan ukuran transaksi, setiap gerakan pip akan mempunyai dampak yang lebih besar terhadap saldo akun.

Apa Hubungan Pip dengan Leverage?

Pip juga berkaitan dengan leverage.

Leverage memungkinkan trader mengendalikan posisi dengan nilai lebih besar dibandingkan dana yang digunakan sebagai margin.

Masalahnya, semakin besar posisi yang dibuka, semakin besar pula dampak setiap pip terhadap keuntungan dan kerugian.

Misalnya:

Modal: Rp1 juta

Kemudian trader menggunakan leverage dan membuka posisi yang sangat besar.

Jika pasar bergerak hanya beberapa puluh pip melawan posisi tersebut, kerugian bisa menjadi sangat besar dibandingkan modal.

Bappebti menjelaskan bahwa leverage membuat perubahan harga yang kecil dapat menghasilkan keuntungan atau kerugian yang besar.

Karena itu:

Pip + lot + leverage + stop loss

harus dipahami secara bersamaan.

Apa Hubungan Pip dengan Spread?

Spread adalah selisih antara harga bid dan ask.

Spread biasanya juga dinyatakan dalam pip.

Contohnya:

EUR/USD:

Bid = 1,1050
Ask = 1,1052

Maka spread:

2 pip

Artinya, terdapat selisih 2 pip antara harga bid dan ask.

Spread merupakan salah satu biaya transaksi yang perlu diperhatikan trader. Bappebti mendefinisikan spread sebagai selisih dalam poin antara harga bid dan ask, sedangkan dalam perdagangan forex istilah poin tersebut biasa disebut pip.

Contoh Pip dan Spread

Misalnya EUR/USD memiliki:

Bid = 1,1000
Ask = 1,1002

Maka:

Spread = 2 pip

Jika Anda membuka posisi buy, Anda masuk pada harga ask.

Artinya, posisi harus bergerak terlebih dahulu untuk menutup selisih spread sebelum menghasilkan keuntungan kotor dari pergerakan harga.

Karena itu, jangan hanya melihat apakah harga naik atau turun.

Trader juga harus memahami:

berapa spread yang dibayar.

Apa Hubungan Pip dengan Stop Loss?

Pip sangat penting ketika menentukan stop loss.

Misalnya Anda melakukan:

Buy EUR/USD pada 1,1000

Kemudian Anda menentukan stop loss pada:

1,0975

Jarak entry dengan stop loss:

1,1000 - 1,0975 = 0,0025

Berarti:

25 pip

Jadi Anda dapat mengatakan:

"Saya menggunakan stop loss 25 pip."

Dengan mengetahui nilai pip dan ukuran posisi, Anda dapat memperkirakan risiko uang dari transaksi tersebut.

Inilah salah satu alasan mengapa memahami pip merupakan dasar penting dalam manajemen risiko.

Apa Hubungan Pip dengan Take Profit?

Konsepnya sama dengan stop loss.

Misalnya:

Buy EUR/USD = 1,1000

Take profit:

1,1050

Jarak:

50 pip

Artinya target keuntungan berdasarkan pergerakan harga adalah:

50 pip

Jika stop loss berada 25 pip dari entry, sedangkan take profit berada 50 pip dari entry, maka secara sederhana risk-reward ratio-nya adalah:

25 : 50

atau:

1 : 2

Jadi:

Risiko = 25 pip
Target = 50 pip

Konsep seperti ini membantu trader membuat rencana transaksi sebelum membuka posisi.

Contoh Trading Forex Menggunakan Pip

Mari kita buat contoh lengkap.

Seorang trader mempunyai modal:

Rp1.000.000

Kemudian melihat peluang pada EUR/USD.

Trader melakukan:

Buy EUR/USD = 1,1000

Stop loss:

1,0975

Take profit:

1,1050

Maka:

Risiko = 25 pip
Target = 50 pip

Risk-reward ratio:

1 : 2

Jika harga mencapai 1,1050, target pergerakan adalah 50 pip.

Jika harga turun hingga 1,0975, posisi terkena stop loss dengan jarak 25 pip.

Tetapi berapa rupiah kerugiannya?

Itu bergantung pada ukuran posisi dan nilai pip.

Jadi jangan berhenti pada kalimat:

"Saya hanya risiko 25 pip."

Anda juga harus tahu:

"25 pip tersebut setara berapa rupiah pada ukuran posisi yang saya gunakan?"

Kenapa Trader Harus Menghitung Pip?

Ada beberapa alasan.

  1. Mengetahui besar pergerakan harga
    Pip membantu trader membaca seberapa jauh harga bergerak.
  2. Menghitung keuntungan
    Trader dapat mengetahui berapa pip keuntungan yang diperoleh.
  3. Menghitung kerugian
    Trader dapat mengetahui berapa pip posisi bergerak berlawanan.
  4. Menentukan stop loss
    Stop loss dapat ditentukan berdasarkan jarak pip.
  5. Menentukan take profit
    Target profit juga dapat dihitung berdasarkan pip.
  6. Mengatur risiko
    Nilai pip membantu menghubungkan pergerakan harga dengan jumlah uang yang dipertaruhkan.
  7. Menentukan ukuran posisi
    Trader dapat menyesuaikan ukuran posisi dengan risiko yang sudah ditentukan.

Pip Tidak Sama dengan Poin

Pemula sering menganggap pip dan point selalu sama.

Padahal istilah tersebut dapat digunakan berbeda tergantung produk dan platform.

Dalam aturan perdagangan berjangka Indonesia, poin adalah satuan terkecil perubahan harga dan untuk kontrak mata uang atau forex biasa disebut PIP.

Pada platform forex modern, Anda juga dapat menemukan istilah:

  • pip;
  • pipette;
  • point.

Karena itu, sebaiknya perhatikan spesifikasi produk dan cara broker menampilkan harga.

Pip Tidak Sama dengan Persentase

Pip juga berbeda dengan persentase.

Misalnya EUR/USD bergerak:

1,1000 → 1,1050

Pergerakannya:

50 pip

Tetapi 50 pip bukan berarti harga naik 50%.

Perubahan persentasenya jauh lebih kecil.

Jadi:

Pip = satuan perubahan harga forex.
Persentase = perubahan relatif terhadap harga awal.

Keduanya tidak boleh dicampur.

Apakah 100 Pip Itu Banyak?

Tidak ada jawaban yang selalu sama.

100 pip bisa menjadi pergerakan yang besar untuk satu kondisi pasar, tetapi bisa menjadi pergerakan yang biasa untuk pasangan atau periode tertentu.

Yang lebih penting adalah melihat:

  • pasangan mata uang;
  • timeframe;
  • volatilitas;
  • ukuran posisi;
  • nilai pip.

Misalnya seorang trader mendapatkan:

+100 pip

Tetapi menggunakan posisi sangat kecil.

Trader lain juga mendapatkan:

+100 pip

dengan posisi jauh lebih besar.

Jumlah pip sama, tetapi hasil uangnya berbeda.

Apakah 10 Pip Bisa Menghasilkan Banyak Uang?

Bisa, tergantung ukuran posisi.

Misalnya nilai satu pip:

US$10

Jika harga bergerak:

10 pip

Maka perubahan nilai posisi:

10 × US$10 = US$100

Tetapi jika nilai satu pip hanya:

US$1

Maka 10 pip hanya setara:

US$10

Jadi jangan hanya mengejar jumlah pip.

Yang penting adalah berapa nilai uang dari setiap pip pada posisi Anda.

Apakah 1 Pip Bisa Membuat Rugi Besar?

Bisa, jika ukuran posisi sangat besar.

Misalnya satu pip bernilai:

US$100

Maka pergerakan:

10 pip

dapat menghasilkan perubahan:

US$1.000

Inilah alasan leverage dan ukuran posisi harus dikendalikan.

Pergerakan harga yang kecil dapat menghasilkan perubahan nilai yang besar jika eksposur posisi terlalu besar. Bappebti juga menjelaskan karakteristik leverage tersebut dalam perdagangan berjangka.

Cara Mudah Mengingat Pip

Jika Anda baru belajar forex, gunakan cara sederhana berikut.

EUR/USD
Biasanya:
0,0001 = 1 pip

USD/JPY
Biasanya:
0,01 = 1 pip

Jika broker menampilkan digit tambahan:

10 pipette = 1 pip

Kemudian ingat:

  • Pip = jarak pergerakan harga
  • Lot = ukuran posisi
  • Leverage = daya ungkit
  • Spread = selisih bid dan ask
  • Stop loss = batas kerugian yang direncanakan
  • Take profit = target keuntungan yang direncanakan

Jika keenam istilah ini sudah dipahami, Anda akan jauh lebih mudah mengikuti pembahasan trading forex berikutnya.

Tips Belajar Pip untuk Pemula

Jangan langsung mencoba menghitung transaksi yang rumit.

Mulailah dengan latihan sederhana.

Latihan 1

EUR/USD: 1,1000 → 1,1010
Jawaban: 10 pip

Latihan 2

EUR/USD: 1,1000 → 1,1050
Jawaban: 50 pip

Latihan 3

USD/JPY: 150,00 → 150,10
Jawaban: 10 pip

Latihan 4

GBP/USD: 1,3000 → 1,2950
Jawaban: 50 pip turun

Latihan seperti ini akan membuat Anda terbiasa membaca pergerakan harga.

Setelah itu, baru belajar menghubungkan pip dengan lot dan nilai uang.

Kesalahan Pemula Saat Memahami Pip

Ada beberapa kesalahan yang sering terjadi.

  1. Menganggap 1 pip selalu bernilai sama
    Tidak benar. Nilai pip bergantung pada ukuran posisi dan pasangan mata uang.
  2. Menganggap 100 pip berarti keuntungan besar
    Belum tentu. 100 pip pada posisi kecil berbeda dengan 100 pip pada posisi besar.
  3. Tidak memperhitungkan spread
    Spread dapat memengaruhi hasil transaksi.
  4. Hanya melihat jumlah pip
    Trader seharusnya juga melihat nilai uang dari pip.
  5. Menggunakan lot terlalu besar
    Nilai setiap pip menjadi lebih besar sehingga kerugian dapat meningkat dengan cepat.
  6. Tidak menghubungkan pip dengan stop loss
    Padahal jarak stop loss biasanya sangat penting dalam menentukan risiko.

Kesimpulan

Apa itu pip dalam forex?

Pip adalah satuan yang digunakan untuk mengukur perubahan harga dalam trading forex.

Untuk sebagian besar pasangan mata uang, 1 pip biasanya berada pada angka desimal keempat, misalnya EUR/USD bergerak dari 1,1000 menjadi 1,1001. Untuk pasangan yang melibatkan yen Jepang, seperti USD/JPY, 1 pip biasanya berada pada angka desimal kedua, misalnya 150,00 menjadi 150,01.

Namun, pip bukan uang.

Nilai uang dari pip bergantung pada ukuran posisi, pasangan mata uang dan faktor lainnya.

Karena itu, trader forex harus memahami hubungan:

Pip → Lot → Nilai Pip → Stop Loss → Risiko

Ditambah dengan:

Leverage → Margin → Ukuran Posisi

Dengan memahami hubungan tersebut, pemula akan lebih mudah menghitung potensi keuntungan dan kerugian sebelum membuka posisi.

Dan yang paling penting, jangan menganggap jumlah pip sebagai ukuran pasti keuntungan.

10 pip dengan posisi kecil bisa menghasilkan uang yang kecil. 10 pip dengan posisi besar bisa menghasilkan keuntungan atau kerugian yang jauh lebih besar.

Jadi, sebelum berpikir tentang berapa banyak pip yang ingin didapat, pahami terlebih dahulu berapa besar risiko uang yang Anda siap tanggung.

FAQ Apa Itu Pip dalam Forex?

Apa itu pip dalam forex?

Pip adalah satuan yang digunakan untuk mengukur perubahan harga pada pasangan mata uang dalam trading forex.

1 pip berapa?

Untuk sebagian besar pasangan mata uang, 1 pip biasanya bernilai 0,0001. Untuk pasangan yang menggunakan yen Jepang sebagai mata uang kuotasi, 1 pip biasanya bernilai 0,01.

Apa itu pipette?

Pipette adalah pecahan dari satu pip. Pada kuotasi lima desimal, 10 pipette biasanya sama dengan 1 pip.

Apakah pip sama dengan profit?

Tidak. Pip menunjukkan perubahan harga. Nilai profit atau loss dalam uang bergantung pada jumlah pip, ukuran posisi dan nilai pip.

Apakah semakin banyak pip berarti semakin banyak keuntungan?

Belum tentu. Jumlah keuntungan juga bergantung pada ukuran posisi. 100 pip pada posisi kecil dapat menghasilkan keuntungan lebih kecil dibandingkan 50 pip pada posisi yang jauh lebih besar.

Bagaimana cara menghitung profit berdasarkan pip?

Secara sederhana: Profit/Loss = Jumlah Pip × Nilai Pip. Namun nilai pip harus diketahui terlebih dahulu berdasarkan pasangan mata uang, ukuran posisi dan mata uang akun.

Apa hubungan pip dengan lot?

Lot menunjukkan ukuran transaksi, sedangkan pip menunjukkan perubahan harga. Semakin besar ukuran transaksi, biasanya semakin besar nilai uang dari setiap pip.

Apa hubungan pip dengan stop loss?

Stop loss dapat ditentukan berdasarkan jarak pip dari harga entry. Misalnya entry 1,1000 dan stop loss 1,0975 berarti jaraknya 25 pip.

Apa hubungan pip dengan leverage?

Leverage memungkinkan trader membuka posisi lebih besar dengan margin tertentu. Semakin besar posisi, semakin besar pula dampak setiap pip terhadap keuntungan atau kerugian.

Apakah pemula wajib memahami pip?

Ya. Pip merupakan salah satu istilah dasar yang perlu dipahami sebelum belajar lebih jauh tentang lot, leverage, stop loss, take profit dan manajemen risiko.

Serial Belajar Trading Forex

  1. Apa Itu Trading? Pengertian Trading untuk Pemula
  2. Apa Itu Trading Forex: Pengertian, Cara Kerja, Cara Trading dan Risikonya untuk Pemula
  3. Cara Trading Forex untuk Pemula: Panduan Lengkap dari Nol
  4. Apa Itu Pip dalam Forex? Pengertian, Cara Menghitung dan Contohnya
  5. Daftar Pialang Berjangka Resmi BAPPEBTI 
  6. Aplikasi Trading Forex Terbaik di Indonesia, Ini Daftar Resmi Bappebti
  7. 5 Aplikasi Trading Forex Terbaik di Indonesia, Legal dan Cocok untuk Pemula
  8. 15 Aplikasi Trading Terbaik di Indonesia: Pilihan untuk Pemula dan Trader
  9. Apa Itu Trading Saham? Pengertian, Cara Kerja dan Contohnya untuk Pemula
  10. Cara Trading Saham untuk Pemula: Panduan Lengkap dari Nol
  11. Panduan Lengkap Investasi Saham untuk Pemula 

Disclaimer: Artikel ini bertujuan sebagai informasi edukasi dan bukan  rekomendasi atau perintah jual atau beli investasi tertentu. Trading forex memiliki risiko fluktuasi harga. Redaksi kuhuni.com tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi pembaca.

0 comments

Posting Komentar

Terbaru

      Konten Pilihan