Rangkuman Pasar Saham Sepekan: IHSG Anjlok, Asing Net Sell

JAKARTA, Kuhuni.com – Pasar saham Indonesia berada dalam tekanan sepanjang perdagangan sepekan periode 28 September hingga 2 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 6.036,888, turun 3,28% dibandingkan posisi akhir pekan sebelumnya di level 6.241,892.

Penurunan IHSG terjadi di tengah tingginya aktivitas perdagangan saham dan berlanjutnya aksi jual investor asing di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Gedung Bursa Efek Indonesia. Dokumentasi Kuhuni.com

IHSG Turun 3,28% dalam Sepekan

Pada awal pekan, Senin (28/9/2026), IHSG ditutup di level 6.147,859. Tekanan berlanjut pada Selasa dan Rabu hingga indeks masing-masing ditutup di level 6.121,700 dan 6.071,138.

IHSG kembali melemah pada Kamis (1/10) ke level 6.009,502, sebelum berbalik menguat pada perdagangan Jumat (2/10) dan ditutup di level 6.036,888.

Secara mingguan, IHSG bergerak dalam rentang 5.973,163 hingga 6.227,899. Meskipun perdagangan terakhir ditutup menguat, kenaikan tersebut belum mampu menghapus tekanan yang terjadi pada sebagian besar perdagangan pekan tersebut.

Aktivitas Transaksi Saham Meningkat

Di tengah pelemahan IHSG, aktivitas perdagangan saham justru meningkat.

Rata-rata volume transaksi saham harian melonjak 72,51% menjadi 50,37 miliar saham, dari 29,20 miliar saham pada pekan sebelumnya.

Rata-rata nilai transaksi saham harian juga meningkat 5,40% menjadi Rp12,63 triliun, dibandingkan Rp11,98 triliun pada pekan sebelumnya.

Sebaliknya, rata-rata frekuensi transaksi harian turun 7,54% menjadi sekitar 1,68 juta transaksi, dari 1,82 juta transaksi pada pekan sebelumnya.

Secara keseluruhan, selama sepekan tercatat sekitar 251,85 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai sekitar Rp63,13 triliun.

10 Saham Naik Tertinggi Pekan Ini, BSWD Melonjak 142,42%

Kuhuni.com, JAKARTA — Sejumlah saham mencatat kenaikan harga signifikan pada perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang pekan 28 September hingga 2 Oktober 2026.

Meskipun IHSG turun 3,28% ke level 6.036,888, sejumlah saham justru mampu mencatat kenaikan puluhan hingga lebih dari 100%.

Saham Cuan
Ilustrasi Grafik saham mengalami kenaikan. Kuhuni.com

BSWD Naik 142,42%

BSWD menjadi saham dengan kenaikan harga terbesar sepanjang pekan.

Harga BSWD naik dari Rp1.485 menjadi Rp3.600 per saham, atau melonjak 142,42% dalam sepekan.

Di posisi kedua terdapat BLTZ yang naik 80% dari Rp2.000 menjadi Rp3.600. SEMA menyusul dengan kenaikan 78,03%, dari Rp264 menjadi Rp470.

Baca: Dividen Saham Paling Besar di Indonesia 2026

10 Saham Top Gainer Mingguan

No

Saham

Harga Pekan Lalu

Harga Pekan Ini

Kenaikan

1

BSWD

Rp1.485

Rp3.600

142,42%

2

BLTZ

Rp2.000

Rp3.600

80,00%

3

SEMA

Rp264

Rp470

78,03%

4

CSMI

Rp202

Rp332

64,36%

5

SONA

Rp2.390

Rp3.760

57,32%

6

ASPI

Rp650

Rp980

50,77%

7

AIMS

Rp472

Rp710

50,42%

8

ROCK

Rp2.110

Rp2.960

40,28%

9

SMAR

Rp6.200

Rp8.500

37,10%

10

UVCR

Rp200

Rp266

33,00%

FORU Jadi Saham dengan Penurunan Terbesar

Di sisi lain, FORU menjadi saham dengan penurunan harga terdalam sepanjang pekan.

Harga FORU turun dari Rp360 menjadi Rp163, atau merosot 54,72%.

DADA berada di posisi berikutnya dengan penurunan 52%, sementara MAXI turun 48%. BABP dan WMUU masing-masing melemah 44%.

Gunakan Tools Kalkulator Average Down Saham Online

10 Saham Top Loser Mingguan

No

Saham

Harga Pekan Lalu

Harga Pekan Ini

Penurunan

1

FORU

Rp360

Rp163

-54,72%

2

DADA

Rp50

Rp24

-52,00%

3

MAXI

Rp50

Rp26

-48,00%

4

BABP

Rp50

Rp28

-44,00%

5

WMUU

Rp50

Rp28

-44,00%

6

BCAP

Rp50

Rp29

-42,00%

7

GOTO

Rp50

Rp30

-40,00%

8

ALKA

Rp7.400

Rp4.570

-38,24%

9

ATLA

Rp50

Rp32

-36,00%

10

NETV

Rp50

Rp33

-34,00%

GOTO Turun 40%

Salah satu saham yang menjadi perhatian adalah GOTO. Saham tersebut turun 40% dalam sepekan, dari Rp50 menjadi Rp30.

GOTO juga menjadi saham dengan volume perdagangan terbesar sepanjang pekan, mencapai 110,96 miliar saham.

Penurunan GOTO memberikan tekanan cukup besar terhadap IHSG. Berdasarkan data index movers BEI, GOTO memberikan kontribusi negatif sebesar 36,71 poin terhadap IHSG sepanjang pekan.

Baca: 89 Daftar Aplikasi Trading Saham Resmi di Indonesia

Saham Penggerak Positif IHSG

Di tengah pelemahan IHSG, beberapa saham justru memberikan kontribusi positif.

DSSA memberikan kontribusi positif terbesar sebesar 7,96 poin, disusul UNTR 5,39 poin dan VKTR 3,02 poin.

DSSA sendiri naik 8,06%, sedangkan UNTR naik 7,33% dan VKTR naik 7,05%.

Sumber: Bursa Efek Indonesia (BEI), IDX Weekly Statistics periode 28 September–2 Oktober 2026.

 

Disclaimer: Artikel ini bertujuan sebagai informasi edukasi dan bukan  rekomendasi atau perintah jual atau beli saham tertentu. Investasi saham memiliki risiko fluktuasi harga. Redaksi kuhuni.com tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi pembaca.

Daily Stock Market Summary: IHSG Anjlok 1,02%, Asing Kembali Net Sell pada 1 Oktober 2026

IHSG Hari Ini Turun 1,02 Persen

JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis, 1 Oktober 2026.

Berdasarkan statistik perdagangan BEI, IHSG ditutup di level 6.009,502, turun 61,636 poin atau 1,02 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di level 6.071,138.

Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak pada rentang 5.973,163 hingga 6.095,234.

Penurunan IHSG tersebut terjadi di tengah aktivitas perdagangan saham yang mencapai puluhan miliar saham. Total volume perdagangan saham tercatat sebanyak 32,038 miliar saham, sedangkan nilai transaksi mencapai Rp11,052 triliun.

Frekuensi transaksi saham tercatat sebanyak 1,571 juta kali.

Gedung Bursa Efek Indonesia. Dokumentasi Kuhuni.com

Investor Asing Catat Net Sell Rp241,86 Miliar

Tekanan di pasar saham juga terlihat dari aktivitas investor asing.

Pada perdagangan 1 Oktober 2026, investor asing mencatat net sell sebesar Rp241,86 miliar atau sekitar US$13,48 juta.

Secara year to date (YTD), akumulasi net sell investor asing mencapai Rp81,28 triliun atau sekitar US$4,53 miliar.

Sementara itu, market PER tercatat sebesar 12,38 kali dan market PBV berada di level 1,60 kali.

Rangkuman Pasar Saham 30 September 2026: IHSG Lanjut Turun dan Asing Terus Jualan

Kuhuni.com, JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat perdagangan saham pada Rabu, 30 September 2026 berlangsung dengan IHSG ditutup melemah 0,83 persen ke level 6.071,138.

Berdasarkan IDX Daily Statistics Trading Day 176, berikut rangkuman lengkap perdagangan pasar saham Indonesia pada 30 September 2026.

Rangkuman Pasar Saham
Ilustrasi Rangkuman Pasar Saham 30 September 2026. Kuhuni.com

IHSG dan Aktivitas Perdagangan

IHSG ditutup di level 6.071,138, turun 50,562 poin atau 0,83 persen dari posisi sebelumnya 6.121,700.

Sepanjang perdagangan, IHSG mencatat level tertinggi 6.187,046 dan level terendah 6.071,138.

Indikator30 September 2026
IHSG6.071,138
Perubahan-50,562 poin
Perubahan-0,83%
Volume saham28,294 miliar saham
Nilai transaksiRp14,030 triliun
Frekuensi1,790 juta kali
Kapitalisasi pasar BEIRp10.695 triliun
Kapitalisasi IHSGRp2.644 triliun

Kurs USD/IDR Bank Indonesia yang digunakan dalam laporan BEI adalah Rp17.877.


Asing Kembali Net Sell

Investor asing mencatat net sell Rp1.613,47 miliar atau sekitar Rp1,61 triliun pada perdagangan 30 September 2026.

Nilai tersebut setara sekitar US$90,25 juta.

Secara YTD, investor asing mencatat net sell sebesar Rp81.038,72 miliar atau Rp81,04 triliun, setara sekitar US$4,53 miliar.

10 Saham Top Gainers Per 29 September 2026

Kuhuni.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Selasa, 29 September 2026. IHSG turun 26,159 poin atau 0,43% ke level 6.121,700, dari posisi penutupan perdagangan sebelumnya di 6.147,859.

top gainers
Saham top losers dan saham top gainers. Kuhuni.com


SEMA Naik 24,85%, Jadi Top Gainer

Di tengah pelemahan IHSG, sejumlah saham justru mencatat kenaikan signifikan.

SEMA menjadi saham dengan kenaikan harga terbesar, yakni 24,85%, dari Rp330 menjadi Rp412 per saham.

IFSH naik 24,80% menjadi Rp1.560, sedangkan SOSS menguat 24,77% menjadi Rp1.385.

10 Top Gainer 29 September 2026

SahamHarga SebelumnyaHarga Hari IniPerubahan
SEMA330412+24,85%
IFSH1.2501.560+24,80%
SOSS1.1101.385+24,77%
BSWD1.8552.310+24,53%
ALDO9601.195+24,48%
CSMI193240+24,35%
ASPI680830+22,06%
SONA2.9803.530+18,46%
MSIN176206+17,05%
KUAS8498+16,67%

DSFI Turun 15%, Jadi Top Loser

Sebaliknya, DSFI menjadi saham dengan penurunan terbesar. Harga DSFI turun dari Rp100 menjadi Rp85 atau -15%.

RISE turun 14,79%, sementara MBTO dan SAFE masing-masing melemah 14,77%.

10 Top Loser 29 September 2026

SahamHarga SebelumnyaHarga Hari IniPerubahan
DSFI10085-15,00%
RISE710605-14,79%
MBTO176150-14,77%
SAFE535456-14,77%
AKKU4135-14,63%
FORU306262-14,38%
TAMU3530-14,29%
ATLA4337-13,95%
BABP4337-13,95%
BCAP4337-13,95%

Transaksi Saham Rp13,22 Triliun

Berdasarkan IDX Daily Statistics, total volume perdagangan saham pada 29 September 2026 mencapai 36,13 miliar saham.

Nilai transaksi saham tercatat sebesar Rp13,22 triliun, dengan frekuensi perdagangan mencapai sekitar 1,79 juta kali.

10 Saham Top Gainers dan Top Losers Per 28 September 2026

JAKARTA — Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sejumlah saham mengalami pergerakan harga signifikan pada perdagangan Senin, 28 September 2026.

Berdasarkan data IDX Daily Statistics, saham TAMU menjadi top gainer dengan kenaikan harga terbesar pada perdagangan hari ini. Sementara itu, FORU dan TRUE menjadi saham dengan penurunan harga paling dalam.

Pergerakan saham tersebut terjadi ketika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,51% ke level 6.147,859.

Top Gainers
Ilustrasi Saham Top Gainers dan Top Losers. Kuhuni.com

10 Saham yang Menekan IHSG, BYAN Jadi Pemberat Terbesar

JAKARTA, Kuhuni.com — Pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang pekan 21–25 September 2026 turut dipengaruhi penurunan sejumlah saham berkapitalisasi pasar besar.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG turun 3,09% selama sepekan dan ditutup di level 6.241,892.

Dalam data index movers BEI, BYAN menjadi saham dengan kontribusi negatif terbesar terhadap IHSG.

IDX Weekly Statistics

Asing Net Sell Rp3,15 Triliun, Saham Apa yang Paling Banyak Diperdagangkan?

JAKARTA, Kuhuni.com — Investor asing kembali mencatatkan aksi jual bersih atau net sell di pasar saham Indonesia sepanjang pekan perdagangan 21–25 September 2026.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), investor asing mencatat net sell sebesar Rp3,155 triliun selama periode sepekan.

Nilai transaksi asing terdiri dari pembelian sekitar Rp18,812 triliun dan penjualan sekitar Rp21,967 triliun.

Dengan demikian, nilai transaksi jual investor asing lebih besar sekitar Rp3,155 triliun dibandingkan transaksi belinya.

Asing Net Sell Rp3,15 Triliun
IDX Weekly Statistics, Bursa Efek Indonesia, periode 21–25 September 2026. Kuhuni.com


Superbank (SUPA) Ambles Mentok ARB ke Rp1.050, Broker FZ, CP dan MG Distribusi Masif

Saham Superbank (SUPA) Mentok ARB 14,63%, Broker FZ Lepas Kepemilikan Masif | Mediasaham.com
Logo Superbank / SUPA


Tekanan jual masif melanda saham PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) pada perdagangan Senin, 22 Desember 2025. Saham bank digital ini tercatat anjlok tajam hingga 14,63% dan menyentuh level Auto Reject Bawah (ARB) di posisi Rp1.050 per lembar saham.

Berdasarkan data perdagangan, SUPA sempat dibuka pada level tertinggi Rp1.230 sebelum akhirnya merosot ke zona merah hingga penutupan pasar. Sepanjang hari, total volume perdagangan mencapai 1.169.944.700 saham dengan nilai transaksi fantastis sebesar Rp1.262.423.030.000.

Bumilangit Entertainment and MAGMA Begin Production of Si Buta dari Gua Hantu: Mata Malaikat

film si buta dari gua hantu
Si Buta dari Gua Hantu / Bumilangitofficial


Jakarta, 2 December 2025 — PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX), through its subsidiary PT Bumilangit Entertainment Corpora, has officially announced the development of the upcoming feature film Si Buta dari Gua Hantu: Mata Malaikat (The Blind Warrior from the Phantom Cave: Angel Eyes). The announcement was made during the 20th Jogja-NETPAC Asian Film Festival, marking a major step in advancing Indonesia’s character-based intellectual property ecosystem.

According to DMMX Group, this initiative strengthens the company’s presence in the broader creative industry while supporting the growth of iconic Indonesian IPs. As reported by Mediasaham.com, the project underscores the Group’s strategy to enrich its content portfolio and deepen the integration of its AI-powered Smart Retail Platform.


A Legendary Indonesian Icon Returns to the Big Screen

Si Buta dari Gua Hantu is one of Indonesia’s most iconic martial arts comic characters, with a legacy spanning nine feature films and an 86-episode television series. For this new adaptation, Bumilangit has appointed Charles Gozali as Director, with MAGMA Entertainment—renowned for its action-horror titles Qodrat (2022) and Qodrat 2 (2025)—serving as the production company.

Film production is scheduled to begin in 2026, with theatrical release targeted for 2027.

Created in 1967 by legendary comic artist Ganes TH, the character remains one of Indonesia’s most recognized IPs, spanning more than 180 comic volumes and amassing over 20 million readers. The story follows a blind martial arts warrior from 1870s Banten who journeys across the archipelago fighting crime and oppression.

The upcoming adaptation will focus on one of the character’s most celebrated arcs: his confrontation with Mata Malaikat, a ruthless blind crime lord, set against the backdrop of Dutch colonial rule.


Baca:

Statements from Key Stakeholders

Bismarka Kurniawan, Founder and CEO of Bumilangit, emphasized the cultural significance of the project:

“Adapting such a longstanding and beloved Indonesian character into a feature film is an honor. We are committed to delivering a film that resonates with audiences and strengthens national pride.”

Director Charles Gozali, who also serves as CEO of MAGMA Entertainment, expressed similar enthusiasm:

“For us, this is more than a film—it is part of our dream to preserve, celebrate, and introduce Indonesia’s legacy of stories to future generations. We are proud to revive one of the country’s most iconic IPs.”

Budiasto Kusuma, CEO of DMMX Group, highlighted the broader strategic value:

“We are pleased to see Bumilangit and MAGMA collaborate to bring this legendary character back to the big screen. This initiative adds significant value to the DMMX ecosystem, especially in enriching the content offering of our AI-powered Smart Retail Platform.”


Bumilangit

Bumilangit is an IP-based entertainment group that manages one of Asia’s largest collections of comic heroes and martial arts characters—totaling more than 1,200 characters, including Gundala, Sri Asih, Godam, and Virgo. The company focuses on film and animation production, comic publishing, licensing & merchandising, and digital initiatives.


PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX)

DMMX is a leading Indonesian technology company specializing in cloud-based digital advertising solutions with nationwide reach. The company integrates artificial intelligence (AI) into its services to enable smart retail operations and personalized customer engagement. DMMX has also formed strategic partnerships with international technology and business partners.


MAGMA Entertainment

MAGMA Entertainment is a film production company continuing the creative legacy of Garuda Film, founded by the late Hendrick Gozali. Established in 2003 by Linda Gozali and Charles Gozali, MAGMA has produced several notable Indonesian box-office titles, including Qodrat (2022), Qodrat 2 (2025), Pemukiman Setan (2024), and Tumbal Darah (2025). Its portfolio also spans drama and comedy, such as Sobat Ambyar / The Heartbreak Club for Netflix (2022), Juara (2016), Nada Untuk Asa (2015), Finding Srimulat (2013), Demi Dewi (2010), and Rasa (2009).

Harga Perak Hari Ini 13 Oktober 2025

Perak adalah salah satu jenis logam mulia. Selain emas, perak saat ini banyak dipakai sebagai perhiasan. Perak juga bisa dimanfaatkan sebagai alat kesehatan seperti antimikroba, bersifat antiseptic dan antiinflamasi. Di dunia industri perak dimanfaatkan untuk keperluan industri yang berhubungan dengan listrik. Sebab perak memiliki konduktivitas terhadap listrik yang tinggi.

Perak ternyata juga dijadikan sebagai produk investasi oleh sebagian orang. Memang, pamor perak kalah jauh dengan emas, tetapi perak tetap bisa dijadikan sebagai salah satu pilihan investasi.

Harga perak jauh lebih murah dibandingkan dengan harga emas. Namun pergerakan harga perak tidak kalah jauh dengan emas. Biasanya harga perak mengikuti kenaikan harga emas di pasaran.   yang lebih mrah dibandingkan dengan logam mulia lainnya membuatnya sangat menarik.

LIHAT JUGA: 10 Tips Trading Saham untuk Pemula Supaya Untung

IPO ADCP / Adhi Commuter Tetapkan Harga Bawah Rp130 Per Lembar

Adhi Commuter


Kuhuni.com – IPO ADCP akan listing di Bursa Efek Indonesia 23 Februari 2022. Jadwal masa penawaran awal (bookbuilding) saham PT Adhi Commuter Properti Tbk (IDX: ADCP) telah dimulai sejak tanggal 27 Januari 2022 – 7 Februari 2022. Jadwal masa penawaran umum perdana saham dimulai tanggal 16-21 Februari 2022.

Harga saham ADCP (Adhi Commuter) dijual ke masyarakat pada harga Rp130 per lembar. Harga ini merupakan harga bawah saat masa penawaran awal berkisar dari harga Rp 130 – Rp 200 per lembar saham.

PT Adhi Commuter Properti Tbk 

Adhi Commuter Properti Tbk  (IDX: ADCP) adalah perusahaan pengembang properti berbasis transportasi massal pertama dan terbesar di Indonesia mengembangkan beberapa brand Transit Oriented Development (TOD) yang terdiri dari LRT City, Member of LRT City, dan Adhi City.

LIHAT JUGA: Keuntungan Trading Saham Harian

PT Adhi Commuter Properti juga mengembangkan hotel dengan sebutan Grandhika Hotel, perkantoran (sewa), komersial area, dan bisnis sewa lainnya.

Sampai saat ini Perseroan telah membangun 12 projek dengan tota luas lahan 144 Ha dan total penjualan sebanyak 17.896 unit. Adhi Commuter memiliki konsep yang unik dimana properti-properti yang ditawarkan mengusung prinsip TOD (Transit Oriented Development). Konsep TOD ini memungkinkan masyarakat bisa menikmati akses mudah ke media transportasi seperti, Transjakarta, MRT, LRT dan transportasi lainnya.

Line Bank, Cek Kelebihan dan Promonya

link bank

Line Bank resmi meluncur di Indonesia. Line Bank adalah sebuah aplikasi bank digital milik PT Bank KEB Hana Indonesia atau lebih dikenal sebutan Hana Bank. Line Bank menawarkan 3 layanan sekaligus dalam satu aplikasi yaitu: simpanan / tabungan, deposito dan pembayaran.

Nah kamu pasti bertanya, apakah Line Bank aman dan resmi? Tentu, Line Bank telah terdaftar resmi di OJK dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sehingga sudah aman untuk dipakai. Selain itu, Hana Bank juga sudah dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Saham ADMR Naik 1.200 Persen, Broker RX Beli 821 Juta Lembar Saham Adaro Minerals

ADMR ARA

Kuhuni.com
 – Saham ADMR ARA selama berhari-hari sejak IPO di Bursa Efek Indonesia. Saat ini saham Adaro Minerals Indonesia (IDX: ADMR) sudah naik 1200 persen sejak harga IPO.

Saham ADMR pada saat IPO dijual dengan harga Rp100 per lembar. Kini harganya sudah mencapai Rp1.300 per lembar, artinya naik 12 kali lipat. Para investor yang membeli saham ADMR pun meraup cuan besar dari saham ini.

Saham ADMR merupakan perusahaan pertama listing di BEI dan diikuti oleh saham SEMA di urutan kedua listing di tahun 2022. Saham PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (IDX: ADMR) resmi tercatat di Papan Utama Bursa Efek Indonesia (BEI).

Sejak listing 3 Januari 2022 hingga 2 Februari 2022. Saham ADMR sudah ditransaksikan sebanyak 4,7 miliar lembar saham.

Broker saham yang paling banyak melakukan aksi beli yaitu Kode Broker RX sebanyak 821 juta lembar. Selanjutnya diikuti Kode Broker DX sebanyak 410 juta lembar, selanjutny diikuti oleh Kode Broker PD dan Broker BB.

Saham NETV ARA, Broker AI Borong Jutaan Lembar Saham NETV

Saham NETV ARA
Kuhuni.com – Saham NET TV (IDX: NETV) sudah ARA selama 3 hari berturut-turut.  Saham NETV naik 110 persen dari harga IPO.

Sejak hari pertama pertama listing di Bursa Efek Indonesia. Saham NETV langsung menlonjak 34,69% dari level Rp196 per lembar saham ke level Rp264 per lembar.

Selanjutnya pada hari kedua saham NETV kembali ARA dan naik 25%. Saham NETV langsung naik ke lever Rp330 per lembar. Begitu juga pada hari ketiga saham NETV kembali naik ke level Rp412 per saham.

Selama tiga hari berturut-turut saham NETV sudah naik 216 poin dari level Rp196 per lembar.

Saham ASLC ARA, Investor Happy

ASLC IDX

Kuhuni.com
– Saham ASLC langsung ARA hari pertama listing di Bursa Efek Indonesia. Saham ASLC langsung menlonjak 25% dari level Rp256 per lembar saham ke level Rp320 per lembar.

Melonjaknya saham ASLC hingga ARA tentu membuat para investor happy karena langsung dapat cuan 25%.

Saham PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (IDX: ASLC) tercatat di papan pengembangan di BEI. Saham ASLC merupakan saham ketiga listing di BEI di tahun 2022.

Terbaru

      Konten Pilihan