20 Saham Ini Bagi Dividen 2021, No 20 Paling Oke

Dividen 2021

Kuhuni.com –
Jadwal dividen 2021 telah diumumkan dan banyak saham yang bagi dividen ke investor. Pembagian dividen ada di bulan Juli 2021 dan sebagian besar di bulan Juni 2021. Sementara untuk cum dividen semuanya di bulan Juni.

Misalnya Telkom akan membagikan dividen tanggal 2 Juli 2021 ke para investor. Unilever, TOWR,MPMX, KINO, WTON, Kalbe Farma dan saham lainnya membagi dividen bulan Juni 2021.

Cara mendapatkan dividen saham. Bagi investor yang ingin mendapatkan dividen saham-saham yang disebutkan di atas. Kamu cukup membeli sahamnya sebelum tanggal cum date. Setelah itu kamu akan mendapatkan dividen dari saham yang sudah kamu beli.

Saham yang bagi dividen perlu diperhatikan berapa dividen yield yang akan diperoleh. Apa itu dividen yield? Dividen yield adalah persentase nilai yang kita dapatkan saat membeli saham. Persentase ini diperoleh dengan cara membagi jumlah dividen per lembar dengan harga saham yang kita beli.

Kredit Macet Bank BRI, BNI, BCA dan Mandiri Kuartal I/2021, Siapa Terbesar?


Kuhuni.com
– Kredit macet adalah kredit yang cicilannya terlambat dibayar dan berpotensi untuk tidak dibayar. Untuk itu setiap bank biasanya melakukan pengawasan terhadap kredit yang diberikan ke setiap debitur. Baik dibitur perorangan maupun korporasi.

Kredit macet bank seperti Bank BCA, BRI, BNI dan Bank Mandiri juga selalu dinformasikan jumlahnya setiap kuartal ke pada publik. Pelaporan ini dilakukan untuk memberikan keterbukaan informasi mengenai kualitas kredit yang dimiliki setiap bank. Berikut akan diuraikan jumlah kredit macet dari masing-masing bank besar di atas pada kuartal 1 tahun 2021. Bank mana yang memiliki kredit macet terbesar? Dan bank mana yang memiliki kredit macet terkecil? Berikut ulasan kredit macetnya.

Kredit Macet Bank BNI, BCA, BRI dan Mandiri Kuartal 1 Tahun 2021

1. Kredit Macet Bank BNI

Kredit macet Bank BNI (BBNI) hingga kuartal I/2021 tercatat sebesar Rp 12,13 triliun. Meningkat sebesar 2,70% dari sebelumnya Rp 11,81 triliun pada akhir tahun 2020.

Bank BNI memiliki rasio rasio kredit bermasalah (NPL) bruto sebesar 4,12% dan rasio NPL neto 1,03%. Rasio kredit bermasalah (NPL) bruto Bank BNI turun dibandingkan akhir tahun 2020 yang NPL bruto mencapai 4,25%. Sementara rasio kredit bermasalah (NPL) neto mengalami kenaikan dari sebelumnya hanya 0,98%.

2. Kredit Macet Bank BCA

Kredit macet Bank BCA kuartal I/2021 macet sebesar Rp 8,13 triliun. Meningkat sebesar 13,14% dibanding akhir tahun 2020 kredit macetnya hanya sebesar Rp 7,18 triliun.

Kredit macet terbesar terjadi di sektor ekonomi Perdangan, Restoran dan Hotel sebesar Rp 4,29 triliun. Bank BCA memiliki rasio kredit bermasalah (NPL) bruto 1,83%, naik dibanding akhir tahun 2020 NPL tercatat sebesar 1,79%.

LIHAT JUGA: Luar Biasa! Laba BCA Salip BRI dan Mandiri Kuartal I/2021

3. Kredit Macet Bank Mandiri

Kredit macet Bank Mandiri sebesar Rp 20,00 triliun. Turun sebesar 12% dari sebelumnya mencapai Rp 22,78 triliun di akhir tahun 2020. Kredit bermasalah banyak terjadi di modal kerja sebesar Rp 11,84 dan investasi sebesar Rp 2,05 triliun.

Bank Mandiri memiliki rasio kredit bermasalah (NPL) bruto 3,30%, meningkat dibanding akhir tahun 2020 hanya 3,29%.

4. Kredit Macet BRI

Kredit macet BRI sebesar Rp 9,47 triliun di kuartal 1 tahun 2021. Naik 10% dibanding tahun 2020 kredit macetnya hanya Rp 8,60 triliun. Bank BRI memiliki rasio kredit bermasalah (NPL) bruto 3,12% meningkat dibanding akhir tahun 2020 hanya 2,94%.

LIHAT JUGA: Aplikasi Trading Saham Terbaik dan Resmi Terdaftar di OJK

Kesimpulan

Bank Mandiri memiliki jumlah kredit macet paling besar yaitu Rp 20 triliun. Lalu diikuti kredit macet Bank BNI sebesar Rp 12,13 triliun. Kredit Macet Bank BCA paling sedikit hanya sebesar Rp 8, 13 triliun dan diikuti Bank BRI Rp 9,47 triliun.

Kredit macet yang paling besar dimiliki oleh BNI. Bank BNI memiliki rasio kredit bermasalah (NPL) bruto paling tinggi yaitu sebesar 4,12%, kemudian diikuti oleh Bank Mandiri sebesar 3,30%. Bank BCA memiliki rasio kredit bermasalah (NPL) bruto paling rendah hanya 1,83%.

LIHAT JUGA: Histori Dividen BCA Sejak IPO

Tidak adil, toh?


Gaji ketua KPK itu berkisar 120 juta sebulan (termasuk tunjangan dll). Gaji staf-staf KPK bervariasi sekitar 20 s/d 50 juta sebulan.  Tinggi? Wajarlah, pekerjaan mereka penting sekali. Melawan korupsi.

Kalian tahu berapa gaji ditambah bonus komisaris BUMN? Kalau yang sekelas Telkom, PLN, Pertamina, Mandiri, itu sebulan bisa 1.000.000.000 s/d 2.000.000.000, alias milyaran.

Nah, nasibnya adalah, untuk jadi PNS KPK, pegawai-pegawai KPK yang sudah belasan tahun mengabdi, sudah nyata sekali prestasi kerja mereka, kongkrit, nangkepin koruptor, mereka harus ikut buanyak sekali test, termasuk Test Wawasan Kebangsaan. Barulah jadi PNS.

Sekarang pertanyaannya, untuk jadi komisaris, testnya apa?

Luar Biasa! Laba BCA Salip BRI dan Mandiri Kuartal I/2021


Kuhuni.com
– Laba bersih Bank BRI (BBRI) kuartal 1 tahun 2021 Rp 16,37 triliun. Laba bersih BBRI kuartal I/2021 turun 16,37 persen dibanding periode yang sama tahun 2020. Dari segi pendapatan BBRI juga mengalami penurunan di kuartal I/2021 jadi Rp 29,63 triliun dari sebelumnya mencapai Rp 30,38 triliun. Alhasil laba bersih per saham BBRI pada kuartal 1 tahun 2021 menjadi Rp 55 per lembar saham (QI-2020 Rp 66 per lembar saham).

Jadi kenapa laba bersih Bank BRI turun? Laba Bersih Bank BRI kuartal I/2021 turun karena naiknya beban penyisihan kerugian penurunan nilai aset keuangan Bank BRI menjadi Rp 8,46 triliun sedangkan kuartal I/2020 hanya Rp 6,54 triliun atau naik 29,3 persen.

Cara Mendapatkan Dividen Saham


Cara mendapatkan dividen saham itu cukup mudah. Kamu hanya perlu memiliki sahamnya hingga cum date. Jika belum punya, kamu tinggal beli sahamnya saat atau sebelum cum date. Kamu pun akan mendapatkan dividen saham dan uang hasil dividen saham akan ditransfer ke rekening kamu.

Contoh cara mendapatkan dividen saham BBRI (Bank BRI)

Dividen saham biasaya dibagikan setiap tahun, pembagian dilakukan setelah diputuskan di RUPST (Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan). Misalnya tahun 2021 saham BBRI membagikan dividen sebesar Rp 90,90 per lembar. Pengumuman pembagian dividen saham BBRI biasanya diumumkan di KSEI dan Bursa Efek Indonesia. Bentuk pengumuman dan jadwal pembagian dividen biasanya seperti berikut:

  1. Cum Dividen di Pasar Reguler & Pasar Negosiasi: Tanggal 5 April 2021
  2. Ex Dividen di Pasar Regular & Pasar Negosiasi: Tanggal 6 April 2021
  3. Cum Dividen di Pasar Tunai: Tanggal 7 April 2021
  4. Ex Dividen di Pasar Tunai: Tanggal 8 April 2021
  5. Pencatatan (Recording Date): Tanggal 7 April 2021
  6. Pembayaran Dividen Tunai: Tanggal 28 April 2021
  7. Dividen BBRI Per Lembar: Rp 90,905

LIHAT JUGA: Histori Dividen Bank BRI

Nah, bagaimana cara mendapatkan dividen saham BBRI? Caranya yaitu perhatikan tanggal cum date. Pada contoh di atas, cum date BBRI yaitu tanggal 5 April 2021. Jika kamu ingin mendapatkan dividen BBRI, maka kamu harus membeli sahamnya terakhir tanggal 5 April 2021. Maka, otomatis kamu akan dapat dividen.

Bagaimana kalau kita sudah punya saham BBRI sebelumnya? Kalau kamu sudah punya saham BBRI, jangan jual saat tanggal cum date di 5 April 2021. Kalau kamu menjual sahamnya di tanggal cum date, otomatis kamu tidak dapat dividen. 

Bagaimana kalau saya jual di tanggal ex dividen? Tidak masalah, kamu akan tetap dapat dividen.

Kapan uang dividen akan diterima? Uang dividen akan diterima investor pada tanggal pembayaran dividen tunai. Contoh untuk dividen saham BBRI di atas yaitu tanggal 28 April 2021.

LIHAT JUGA: Histori Dividen Unilever

Berapa jumlah dividen yang akan saya terima? Jumlah dividen yang akan kamu terima tergantung dari jumlah saham yang kamu miliki. Misalnya untuk saham BBRI di atas. Katakan kamu membeli 100 lot saham BBRI.

100 lot = 10.000 lembar saham.
Dividen BBRI per lembar yaitu Rp 90,90

Maka, jumlah dividen yang akan kamu terima yaitu: 10.000 × 90,90 = Rp 909.000, (sembilan ratus sembilan ribu rupiah). Tanpa ada potongan pajak, karena pajak dividen telah dihapuskan untuk para investor warga Negara Indonesia sejak Maret 2021.

LIHAT JUGA: 20 Istilah Pasar Saham yang Sering Dipakai dan Wajib Diketahui Para Pemula

Tanya jawab cara mendapatkan dividen saham

Siapa yang berhak menerima dividen?

Yang berhak menerima dividen yaitu para investor yang namanya terdaftar dalam daftar pemegang saham saat dilakukannya pencatatan. Nama para investor akan tercatat apabila memiliki sahamnya hingga cum date.

Berapa lama pembagian dividen saham?

Dividen saham biasanya dibagikan satu tahun sekali setelah diadakannya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Namun, ada juga saham yang membagikan dividen dua kali dalam setahun yaitu dalam bentuk dividen interim dan dividen tunai.

Jual saham saat ex date apakah dapat dividen?

Ya, tetap dapat dividen. Namun, harga saham biasanya akan turun setelah cum date selesai.

1 lot dapat dividen berapa?

1 lot sama dengan 100 lembar saham. Maka jumlah yang kamu dapat yaitu dikalikan dengan jumlah dividen per lembar. Misalnya dividen BBRI sebesar Rp 90,90 per lembar. Maka jumlah yang kamu dapat yaitu sebesar Rp 9.090

Dividen ditransfer kemana?

Dividen akan ditransfer ke rekening milik investor atau biasa disebut RDI. Kamu bisa mengecek RDI kamu saat tanggal pembayaran dividen. Pastikan dividen saham yang kamu miliki sudah masuk rekening.

Apakah semua saham bagi dividen?

Tidak, saham yang bagi dividen biasanya saham-saham yang memperoleh laba atau untung. Namun, ada juga beberapa saham yang untung, tetapi tidak bagi dividen. Biasanya labanya di tahan untuk modal, tidak dibagikan ke investor.

Siapa yang menentukan akan bagi dividen?

Yang menentukan yaitu investor pengendali atau pengendali perusahaan. Pengendali perusahaan biasanya pemegang saham terbesar. 

Syarat mendapatkan dividen saham?

Syarat mendapatkan dividen saham adalah memiliki saham sampai cum date, maka akan dapat dividen saham. 

Histori Dividen Unilever dari Tahun Ke Tahun


Kuhuni.com
– Histori Dividen Unilever (UNVR) dari info grafis di atas menunjukkan bahwa Unilever Indonesia royal membagikan dividen ke investor. Jumlah dividen Unilever per lembar dari tahun ke tahun senantiasa mengalami kenaikan. Hanya beberapa kali ada penurunan.

Jumlah dividen Unilever sejak tahun 2010 sampai tahun 2014 terus mengalami kenaikan tiap tahun. Kemudian dividen tahun 2015 mengalami penurunan. Namun, dari tahun 2016 sampai 2019, dividen Unilever kembali naik tiap tahun.

Histori Dividen Indofood / INDF


Kuhuni.com
- Histori dividen Indofood Sukses Makmur (INDF) sejak tahun 2010 sampai 2020 dapat kita lihat dari info grafis di atas. Jumlah dividen Indofood dari tahun ke tahun mengalami kenaikan dan penurunan.

Jumlah dividen Indofood (INDF) tertinggi ada di tahun 2018 sebesar Rp 302 per lembar. Lalu diikuti pada tahun 2020 sejumlah Rp 278 per lembar dan tahun 2017 sebesar Rp 235 per lembar.

Bank BCA Merestrukturisasi Kredit Senilai Rp 99 Triliun hingga Kuartal 1 2021


Kuhuni.com – Bank BCA (BBCA) hingga kuartal 1 2021 telah merestrukturisasi kredit sebesar Rp 99,10 triliun. Dari laporan keuangan Bank BCA kuartal 1 2021, perseroan menyatakan bahwa Bank BCA memberikan fasilitas restrukturisasi dengan modifikasi persyaratan kredit, pengurangan, atau pengampunan sebagian saldo kredit dan/atau keduanya. Bank BCA juga tidak mempunyai komitmen untuk memberikan fasilitas kredit tambahan terhadap kredit yang telah direstrukturisasi.

Kredit yang telah direstrukturisasi terdiri dari kredit lancar sebesar Rp 86,73 triliun. Kredit kategori dalam perhatian khusus sebesar rp 7,53 triliun. Kategori kurang lancar sebesar Rp 923,30 miliar. Diragukan sebesar Rp 773,51 miliar dan kategori macet sebesar Rp 3,13 miliar.

Bank BNI Merestrukturisasi Kredit Senilai Rp 130 Triliun hingga Kuartal 1 2021


Kuhuni.com - Bank BNI Tbk (BBNI) hingga 31 Maret 2021 sudah merestrukturisasi kredit sebesar Rp 130,65 triliun. Fasilitas restrukturisasi kredit ini berupa penurunan suku bunga kresit sebesar Rp 27,79 triliun. Perpanjangan jangka waktu kredit sebesar Rp 40,94 triliun. Penambahan fasilitas kredit, perjanjian penyelesaian hutang dan interest balloon payments (IBP) sebesar Rp 61,91 triliun.

Sementara jumlah kredit yang telah direstrukturisasi dalam kategori kredit bermasalah sebesar Rp11.76 triliun dari total kredit yang direstrukturisasi.

20 Saham Ini Meraih Kinerja Terbaik Kuartal I/2021


1. Laba Bersih Saham BJTM Kuartal I/2021

Kuhuni.com – Laba bersih Bank Jatim kuartal 1 2021 menjadi Rp 448,15 miliar, naik 2,20% dibanding kuartal I/2020 laba bersih hanya Rp 439,28 miliar. Dengan demikian laba bersih per saham BJTM juga ikut naik jadi Rp 29,85 per saham dari sebelumnya hanya Rp 29,26 per saham pada QI/2020.

Bank Jatim (BJTM) kuartal 1 tahun 2021 berhasil meraih pendapatan bunga dan syariah Rp 1,60 triliun. Mengalami peningkatan dibanding periode yang sama tahun lalu yang pendapatan bunga dan syariah hanya sebesar Rp 1,48 triliun.

2. Laba Bersih Saham PGAS Kuartal I/2021

Laba bersih saham PGAS (Perusahaan Gas Negara) kuartal 1 tahun 2021 sebesar US$ 61,57 juta. Meningkat 29 persen dibanding kuartal I/2020 laba bersihnya hanya US$ 47,77 juta.

Saham PGAS kuartal I/2021 berhasil meraih pendapatan bersih sebesar US$ 733,15 juta. Turun 16,09% dibanding kuartal I/2020 pendapatan mencapai US$ 873,80 juta.

Aplikasi Trading Saham Terbaik

Aplikasi Trading Saham Terbaik
10 Aplikasi Saham Terbaik OJK: Resmi dan Aman Digunakan

Berita Utama

20 Aplikasi Trading Terdaftar di OJK: Paling Banyak Digunakan

Aplikasi Trading Terdaftar di OJK – Paling banyak digunakan tahun 2022  yaitu Neo Host Mobile milik Mirae Aset Sekuritas (YP),  aplikasi IPO...